Nusaniwe, negeri / P. Ambon – prov. Maluku

Negeri Nusaniwe terletak di pulau Ambon, kec. Nusaniwe di Kota Ambon, prov. Maluku.
Negeri Nusaniwe terdiri dari dua dusun, yaitu Dusun Erie dan Dusun Airlouw.

Lokasi pulau Ambon

———————-

Lokasi negeri Nusaniwe di P. Ambon


Foto raja-raja negeri di Maluku yang ada sekarang

Untuk foto raja-raja, klik di sini


Video negeri Nusaniwe

* Video pelantikan raja Nusaniwe, 1993: link
* Video pelantikan raja Nusaniwe, 2020: link
* Video prosesi pelantikan raja Nusaniwe, 2020: link


Foto Maluku

* Foto Ambon masa dulu: link
* Foto Maluku masa dulu: link
* Foto Baileo di Maluku: link
* Foto tarian Cakalele: link
* Foto situs kuno di Maluku: link


Nederlands (bah. belanda)

* Klik Molukken en Nederland voor:
– lijsten met marga’s en negeri’s,
– zoekmachine voor marga’s,
– informatie over Molukkers in Nederland en molukse onderwerpen.


NEGERI NUSANIWE

Tentang Raja negeri Nusaniwe (2020)

1 september 2020
Gunter de Soysa resmi menjabat sebagai Raja Negeri Nusaniwe periode 2020-2026 setelah dilantik secara pemerintahan oleh Walikota Ambon Richard Louhenapessy di Balai Kota.

- 1 september 2020  Gunter de Soysa resmi menjabat sebagai Raja Negeri Nusaniwe periode 2020-2026

————————
Video pelantikan raja negeri Nusaniwe, 2020


Sejarah negeri Nusaniwe

Menurut cerita, orang pertama atau generasi mula-mula yang masuk dan mendiami negeri tau Dusun Nusaniwe berasal dari Seram utara, tepatnya kampong tobu pada abad 13 M. Kisah ini berawal dari dua bersaudara yaitu Surihai dan Lasang Pius Wattilete. Dengan bertolak dari tempat asal dan menyisir pantai Hutumuri ke arah barat tibalah mereka di suatu Labuan atau pantai yang di sebut juga “Labuan sipadore”, artinya sampai sudah sore (Labuan Sipadore disebut juga Labuan Raja” yang artinya pantai tempat mandi raja dan keluarga).

Tempat yang pertama Surinai dan Lasang pius Wattilete adalah Lahuung yang berlokasi di sebuah gunung yang diberi nama gunung Tola (artinya tempat bertolak) dari Lahuung mereka bertolak ke “Tariu” (artinya tempat yang tenang,teduh,sunyi/tidak ada suara), daerah disamping sekarang merupakan tempat rumah tua Kapitan Wattilete dan sebagai tempat upacara panas Adat/ panas Pela Kapitan dan Malessy.
Pada perkembangan selanjutnya, ketika terjadi pertambahan penduduk di kemudian hari maka mulailah terbentuk suatu kelompok masyarakat kecil yang bertempat di “Amanila (artinya tinggal Bapa)” yang berdekatan dengan “Rumila(artinya rumah Ilah)”. Amanila dihubungkan dengan tempat tinggal Surinai dan Lasang Pius Wattilete, disitu terdapat “Rumila” yang merupakan baileo(sebutan sekarang) adalah tempat berkumpul Upulatu/Raja dan warganya serta berbagai tempat upacara kepada Ilah-ilah(arimistik). Menurut penuturan, dari Amanila da Rumila mereka membangun sebuah kota kecil dan disitu terbentuklah kerajaan Nusaniwe yang pertama.

Warga Latuhalat-Nusaniwe Satukan Tekad Menangkan Pasangan “PANTAS”, 2017

Gerelateerde afbeelding


Pemerintahan negeri Nusaniwe

Di daerah Maluku Tengah dan Maluku Tenggara umumnya atau di pulau-pulau kecil Ambon dan Uliaser khususnya, bentuk dan susunan masyarakat hokum yang merupakan persekutuan hokum Adat menganut prinsip hubungan kekerabatan berdasarkan hokum Genealogis menurut garis keturunan ayah / Patrilineal. Kesatuan Sosial setiap Komuniti Desa di Ambon disebut “Negeri” atau “Uli-uli”. Di masa lampau kesatuan-kesatuan social itu berdiam di daerah pedalaman dalam daerahnya sendiri dalam kesatuan “Uli”.

Pada dasarnya semua Negeri Ambon memiliki struktur pemerintahan yang sama. Namun demikian ada juga Negeri yang memiliki perbedaan, karena adanya pengaruh dan perkembangan dari luar. Dalam struktur pemerintahannya setiap Negeri dipimpin oleh seorang Kepala Negeri yang disebut “Raja” yang bergelar Upu-Latu yang dibantu oleh para pembantu Raja yang duduk dalam dewan musyawarah Negeri yang disebut “Saniri Negeri” (Penjelasan Daerah Maluku No. 14 tahun 2005 pasal 5 Poin C).

Di dalam dewan Saniri Negeri lengkap, Kapitan (Kabitan) merupakan salah satu anggota Saniri tersebut sebagai pembantu Raja yang bertugas dalam masalah pertahanan Negerinya dari serangan musuh dan mempunyai seorang pembantu yang disebut “Malessy”.


Fam, SOA dan Pela / Gandong negeri Nusaniwe

Tidak ada info tentang Fam, SOA dan Pela / Gandong negeri Nusaniwe.


Cari nama Fam SOA, pela, gandong, klik di sini


Subjek penting budaya Maluku

1) Penjelasan Baileo negeri Maluku: klik di sini
2) Foto foto Baileo di Maluku: klik di sini
3) Penjelasan Pela dan Gandong, klik di sini
4) Penjelasan Panas Pela, klik di sini
5) Struktur pemerintahan dan masyarakat negeri Maluku, klik di sini
6) Penjelasan Fam, marga dan SOA, klik di sini


Peta Maluku kuno

Untuk peta kuno Maluku, 1493, 1616, 1630, 1700, 1706, 1714, 1750, 1750, 1753, 1756, 1764 klik di sini

Peta Maluku 1640 (Gilolo = Halmahera)


Sumber negeri Nusaniwe

– Tentang Nusaniwe: https://id.wikipedia.org/wiki/


Foto

Dari kiri ke kanan: Raja Halong, raja Soya dan raja Nusanive. 1925

——————————-

2nd from left: Raja of Nusaniwe, middle: Raja of Soya, right: Raja of Kilang.

 ———————————

All raja’s of Ambon about 1920.


Maluku, tahun 1700 M

Maluku, tahun 1700 M


Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: