Tamblang, kerajaan / Bali – kab. Buleleng

Kerajaan Tamblang terletak di pulau Bali, kab. Buleleng.

Lokasi kab. Buleleng

—————————-
Lokasi pulau Bali


* Foto foto Bali dulu: link
* Foto foto situs kuno di Bali: link


Sejarah kerajaan Tamblang

– Sumber: http://kadekagusekapermana.blogspot.com/2017/02/sejarah-desa-dangintukadaya_23.html

Menurut sumber yang mengetahui dan layak dipercaya disamping juga dipadukan dengan prasasti Druwe Jero Bakungan bahwa asal usul Desa Dangintukadaya berkaitan erat dengan keberadaan kerajaan Jimbarwana pada zaman Bahari dan Kerajaan Berangbang dan Kerajaan Jimbarwana diserang oleh I Gusti Ngurah Panji Sakti Raja Kerajaan Denbukit (Buleleng). Di dalam peperangan tersebut kalahlah Kerajaan Berangbang dan Kerajaan Jimbarwana serta sekaligus menjadi kekuasaan Kerajaan Denbukit (Buleleng). Dengan perdamaian Gelar (Perdamaian dilakukan di medan peperangan di lembah Gunung Merbuk dan sampai sekarang tempat tersebut bernama Gelar).

I Gusti Ngurah Giri Raja Kerajaan Berangbang dan I Gusti Pancoran Raja Kerajaan Jimbarwana ditunjuk sebagai Mangkubumi atas daerah kekuasaan masing-masing  dibawah Pengawasan Patih I Gusti Ngurah Tamblang. I Gusti Ngurah Tamblang adalah Patih dari Kerajaan Denbukit (Buleleng) yang memimpin Pasukan Goak untuk menggempur Kerajaan Berangbang dan Kerajaan Jimbarwana. Berkat jasanya itu, disamping beliau ditunjuk sebagai pengawas terhadap kedua Mangkubumi tersebut, juga beliau diberikan daerah kekuasaan khusus yaitu disebelah timur sungai aya. Disitulah kemudian beliau bermukim dengan diikuti oleh para Hulubalang dan prajurit-prajurit Kerajaan Denbukit (Buleleng).

Tidak berselang lama daerah pemukiman I Gusti Ngurah Tamblang berkembang dengan pesatnya dengan kedatangan imigran besar-besaran dari Denbukit (Buleleng). Membuka hutan blantara sekitarnya, dijadikan perladangan dan persawahan sehingga akhirnya daerah yang tadinya kecil lambat laun menjadi besar. Karena I Gusti Ngurah Tamblang pulang ke Denbukit (Buleleng), sebagai pengganti beliau ditunjuklah I Gusti Ngurah Meranggi. Untuk mengenang jasa-jasa I Gusti Ngurah Tamblang oleh Raja I Gusti Ngurah Panji Sakti, daerah kekuasaan I Gusti Ngurah Tamblang ditetapkan menjadi Kerajaan Tamblang dalam kesatuan Denbukit (Buleleng).

Dalam kepemimpinan I Gusti Meranggi atas Kerajaan Tamblang suasana kehidupan masyarakat antara masyarakat Kerajaan Jimbarwana dan masyarakat Kerajaan Berangbang dalam keadaan damai, aman, tentram dan sejahtera. Akan tetapi tanpa sama sekali diduga oleh Raja I Gusti Ngurah Meranggi, Raja Anak Agung Made Agung dari Kerajaan Denbukit (Buleleng) setelah peperangan sengit sekian lamanya, kalanya Kerajaan Denbukit (Buleleng) dan sekaligus menjadi kekuasaan kerajaan Mengwi termasuk juga daerah kekuasaan Kerajaan Tamblang, Kerajaan Jimbarwana dan Kerajaan Berangbang dibawah kekuasaan Raja Anak Agung Made Agung (Raja Mengwi) dalam proses selanjutnya Kerajaan Tamblang, Kerajaan Jimbarwana serta Kerajaan Berangbang oleh Anak Agung Made Agung dijadikan satu kerajaan yang diberi nama Kerajaan Jembrana.