Purba, Kerajaan / Sumatera – Sum. Utara, Kab. Simalungun

Kerajaan Purba adalah kerajaan Suku Simalungun, marga Purba Pakpak; terletak di Sumatera, Kab. Simalungun, prov. Sumatera Utara.

The Kingdom of Purba was a kingdom of the Simalungun People, Purba Pakpak clan; located in Kab. Simalungun. Province of North Sumatera.

Klik foto untuk besar !

Kab. Simalungun

Kab. Simalungun

Provinsi Sumatera Utara (hijau)

Provinsi Sumatera Utara (hijau)


* Foto kerajaan Purba: link

* Foto kerajaan-kerajaan Simalungun: link
*
Foto kerajaan-kerajaan di Sumatera: link
*
Foto situs kuno di Sumatera: link


1) Sejarah / History kerajaan Purba

dulu Desa Purba dikenal sebagai salah satu pusat pemerintahan kerajaan tertua di Simalungun, yaitu Kerajaan Purba yang hingga akhir kekuasaanya, terhitung ada 14 raja yang pernah memegang tampuk kekuasaannya. Jadi jelaslah bahwa kerajaan ini bukanlah satu-satunya kerajaan yang pernah ada di wilayah Simalungun.
Sejarah mencatat, ada lima kerajaan besar yang masing-masing menguasai wilayahnya sendiri-sendiri yang di antaranya tersebar di beberapa wilayah: Siantar, Panambean, Tanah Jawa, Pematang Raya dan Purba. Wilayah ini kemudian didiami oleh marga-marga tertentu pula, seperti Saragih, Manik, Sinaga dan Purba sendiri.

Rumah Bolon Pematang Purba sendiri merupakan kediaman Raja Purba yang pertama kali diduduki Tuan Pangultop-ultop (1624-1648), yang kemudian diteruskan secara turun-temurun dengan sebuah tradisi budaya setempat. Raja terakhir yang memimpin adalah Raja Tuan Mogang, yang konon jasadnya hingga kini belum ditemukan. Disinyalir ia dibunuh ketika revolusi sosial berlangsung di Simalungun pada tahun 1947.

Sumber dan lengkap:  http://sopopanisioan.blogspot.nl/2012/06/kerajaan-purba-simalungun.html


2) Peta kerajaan-kerajaan di Sumatera Utara abad ke-19, incl. Purba

klik peta untuk besar


3) Peta Kabupaten Simalungun sekarang


4) Sejarah kerajaan-kerajaan Simalungun

Dalam sejarahnya ada 3 (tiga) fase kerajaan yang pernah berkuasa dan memerintah di Simalungun. Adapun pada fase pertama adalah fase kerajaan yang dua (harajaon na dua), yaitu:

* kerajaan Nagur (marga Damanik) dan
* Batanghio (marga Saragih).

Sedang fase kedua adalah kerajaan berempat (harajaon na opat), yaitu:
* kerajaan Siantar (marga Damanik),
* kerajaan Panai (marga Purba Dasuha),
* kerajaan Silau (marga Purba Tambak), dan
* kerajaan Tanoh Jawa (marga Sinaga).

Fase ketiga adalah kerajaan yang tujuh (harajaon na pitu), yaitu:
* kerajaan Siantar (marga Damanik),
* kerajaan Panai (marga Purba Dasuha),
* kerajaan Silau (marga Purba Tambak),
* kerajaan Tanoh Jawa (marga Sinaga),
* kerajaan Raya (marga Saragih Garingging),
* kerajaan Purba (marga Purba Pakpak) dan
* kerajaan Silimakuta (marga Purba Girsang) (Damanik, 2010:1-2).

Fase ketiga ini dimulai dari tindakan pemerintah Belanda menyusun pemerintahan di wilayah Simalungun dengan memperlakukan Belsuit Gubernur General Hindia Belanda Stbl. No 531 tahun 1906 dengan susunan pemerintah Swapraja, terdiri dari tujuh wilayah Kerajaan yang disebut dengan “Raja Napitu” (Raja yang Tujuh) (awisaragih.blogspot.com).


5) Marga Purba

Secara Etimologi Purba berasal dari bahasa Sanskerta, purwa yang berarti timur. Arti lainnya adalah gelagat masa datang, pegatur, pemegang Undang-undang, tenungan pengetahuan, cendekiawan/sarjana.
Purba adalah marga dari Raja di kerajaan Banua Purba, salah satu kerajaan yang pernah ada di daerah Simalungun. Raja Purba memiliki keturunan: Tambak, Sigumonrong, Tua, Sidasuha (Sidadolog, Sidagambir). Kemudian ada lagi Purba Siborom Tanjung, Pakpak, Girsang, Tondang, Sihala, Raya.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Purba


6) Daftar Raja / List of kings

* 1624-1648: Tuan Pangultop Ultop
* 1648-1669: Tuan Ranjiman
* 1670-1692: Tuan Nanggaraja
* 1692-1717: Tuan Batiran
* 1718-1738: Tuan Bakkaraja

* 1738-1769: Tuan Baringin
* 1769-1780: Tuan Bona Batu
* 1781-1800: Tuan Raja Ulan
* 1800-1825: Tuan Atian
* 1826-1856: Tuan Horma Bulan

* 1856-1886: Tuan Raondop
* 1886-1921: Tuan Rahalim
* 1921-1931: Tuan Karel Tanjung
* 1933-1947: Tuan Mogang
* 1985-sekarang: Tuan Ricky Herianto Purba

– Sumber / Source: Wiki


7) Peta-peta kuno Sumatera

Untuk peta kuno Sumatera (1565, 1588, 1598, 1601, 1616, 1620, 1707, 1725, 1760), klik di sini

Sumatera, tahun 1707


8) Sumber / Source

Tentang kerajaan Purba: http://sopopanisioan.blogspot.co.id/2014/04/kerajaan-kerajaan-di-simalungun.html
– Daftar Raja kerajaan Purba: Wiki
Asal usul marga Purba: http://www.akuntt.com/2014/02/asal-usul-marga-purba-simalungun.html
Asal usul kerajaan Purba: http://tondangpurbatambunsaribu.blogspot.co.id/2011/07/asal-usul-kerajaan-purba.html
Sejarah Purba di Wiki: link
– Rumah Bolon, Raja Purba di Pematang: http://permatasumut.blogspot.co.id/2012/08/rumah-bolon-pematang-purba.html
———————-

Sejarah kerajaan-kerajaan di Simalungun:  http://uun-halimah.blogspot.co.id/2007/12/raja-dan-kerajaan-di-simalungun.html
– Sejarah kerajaan-kerajaan di Simalungun: http://tondangmargana.blogspot.co.id/2013/02/sejarah-singkat-kerajaan-kerajaan.html
– Sejarah kerajaan-kerajaan di Simalungun: http://sopopanisioan.blogspot.co.id/2014/04/kerajaan-kerajaan-di-simalungun.html
– Bangun dan runtuhnya kerajaan-kerajaan Simalungun: http://girsangvision.blogspot.co.id/2012/02/bangun-dan-runtuhnya-kerajaan.html
———————-
– Sejarah Suku Simalungun di Wiki: Wiki
Marga marga Simalungun: link
Sejarah marga Purba di Wiki: Wiki
Sejarah marga Saragih di Wiki: link
Sejarah marga Sinaga di Wiki: link
Sejarah marga Damanik di Wiki: link
Asal usul bangsa Simalungun: link


Foto

Parade Raja-raja Simalungun pada Harungguan Bolon di Pamatang Siantar, 1930. Dari kiri ke kanan: Raja Tanoh Jawa - Sang Majadi (morga Sinaga), Partuanon Silou Kahean - Tuan Gaib (morga Purba), Raja Raya - Tuan Gomok (morga Saragih Garingging), Raja Siantar - Tuan Sawadim (morga Damanik), Raja Panei - Tuan Bosar Sumalam (morga Purba), Raja Dolog Silou - Tuan Ragaim (morga Purba) , Raja Purba - Tuan Mogang (morga Purba), Partuanon Bandar - Tuan Desta Bulan (morga Damanik) dan Raja Silimakuta - Tuan Padiraja (morga Girsang)

Parade Raja-raja Simalungun pada Harungguan Bolon di Pamatang Siantar, 1930. Dari kiri ke kanan: Raja Tanoh Jawa – Sang Majadi (morga Sinaga), Partuanon Silou Kahean – Tuan Gaib (morga Purba), Raja Raya – Tuan Gomok (morga Saragih Garingging), Raja Siantar – Tuan Sawadim (morga Damanik), Raja Panei – Tuan Bosar Sumalam (morga Purba), Raja Dolog Silou – Tuan Ragaim (morga Purba), Raja Purba – Tuan Mogang (morga Purba), Partuanon Bandar – Tuan Desta Bulan (morga Damanik) dan Raja Silimakuta – Tuan Padiraja (morga Girsang)


Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: