Samet, negeri / P. Haruku – Prov. Maluku

Negeri Samet terletak di P. Haruku, prov. Maluku.

Samet berada di pesisir barat Pulau Haruku dan berjarak lebih kurang 17,5 km dari ibukota kecamatan yang berada di Pelauw. Berdasarkan catatan BPS, Samet tergolong sebagai negeri swadaya. Dengan penduduk sebanyak 698 jiwa per tahun 2017 dan kepadatan 87 jiwa/km2, Samet adalah negeri dengan penduduk paling sedikit dan kepadatan penduduk paling rendah di Kecamatan Haruku. Wassu menyusul sebagai negeri dengan penduduk paling sedikit dan kepadatan penduduk paling rendah kedua di Kecamatan Haruku.

Lokasi P. Haruku


Negeri Samet di P. Haruku


* Foto foto Baileo di Maluku: link
* Foto foto Maluku masa dulu: link
* Foto foto situs kuno di Maluku: link


Tentang raja negeri Samet

Sebagai sebuah negeri atau desa adat, Samet dipimpin oleh seorang raja yang berkedudukan layaknya kepala desa. Raja Samet bergelar sebagai Tuan Latu. Apabila raja belum terpilih, tampuk kepemimpinan dijabat oleh pejabat negeri. Pada tahun 2017 Negeri Samet dipimpin oleh Bapak Benjamin Rieuwpassa.Jabatan raja di negeri ini dipangku oleh fam (matarumah parentah) Rieuwpassa.


Sejarah negeri Samet

– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Sameth,_Haruku,_Maluku_Tengah

Sebelum tahun 1627, masyarakat Samet masih tinggal di Tanjung Batu Kapal, tidak jauh dari petuanan Negeri Oma. Daerah yang ditinggali orang Samet itu tidak rata dan berkarang-karang. Kehidupan masyarakat Samet terbilang susah. Ditambah pula serangan dan gangguan yang mereka hadapi dari perompak-perompak Mandar. Beberapa warga Samet pun diculik. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, masyarakat Samet mempersiapkan diri dengan baik. Mereka dikenal memiliki kapitan yang disegani. Kapitan tersebut bernama Kapitan Sopawari. Keturunannya saat ini berfam Tahya.

Keberanian Kapitan Sopawari didengar oleh masyarakat negeri tetangga, Haruku. Haruku secara konstan mendapat serangan dari Amarima Hatuhaha terkait perselisihan mengenai tapal batas dan petuanan. Amarima Hatuhaha sendiri adalah konfederasi lima negeri yang bermukim di Gunung Alaka. Lima negeri di pesisir utara Haruku seperti Rohomoni, Kabau, Kailolo, Pelauw, dan Hulaliu adalah jelmaan dari Amarima Hatuhaha. Konfederasi ini sangat kuat dan Haruku bukanlah tandingan mereka. Merasa terancam, Negeri Haruku meminta pertolongan Negeri Samet untuk mempertahankan diri dari Amarima Hatuhaha.

Persekutuan Haruku-Samet tak hanya berhasil mempertahankan diri dari serangan Amarima Hatuhaha. Menurut kisah yang dipefcayai masyarakat Haruku-Samet, persekutuan kedua negeri mampu menembus benteng pertahanan di Gunung Alaka dan mengalahkan Amarima Hatuhaha hingga konfederasi itu terpecah mejadi lima negeri di pesisir utara. Empat di antaranya beragama Islam dan satu lagi yaitu Hulaliu berpindah menganut ajaran Kristen. Sebagai kebalikan dari Amarima Hatuhaha atau Uli Hstuhaha, negeri-negeri di sebelah selatan Pulau Haruku juga memiliki konfederasi yang bernama Uli Buangbesi walaupun tidak sekompak Uli Hatuhaha. Uli Buangbesi dikenal pula sebagai Hatulohu. Mereka terdiri dari sembilan negeri yaitu Haruku, Samet, Oma, Wassu, Kariu, Amaharua, Amaika, Amamahina, dan Amatupa. Empat negeri yang terakhir kemudian menjelma menjadi Negeri Aboru. Kariu yang bergandong dengan Aboru di kemudian hari berpindah dari selatan ke utara, dekat Negeri Haruku.

Sebagai balas jasa dan penghargaan atas kerelaan masyarakat Samet membantu masyarakat Haruku, pemimpin Haruku menghadiahkan sepetak tanah di sebelah utara permukiman mereka kepada Samet. Tanah tersebut kemudian digunakan masyarakat Samet untuk membangun negeri mereka dan hidup bertetangga secara rukun dengan Negeri Haruku. Posisi Negeri Samet yang berada di utara adalah kesengajaan karena sewaktu-waktu bisa saja Amarima Hatuhaha menyerang kembali dari arah utara. Seiring berjalannya waktu, kedekatan kedua negeri menyebabkan perkawinan masuk-keluar antarkeduanya berlangsung marak. Hal ini menyebabkan beberapa fam Samet bermukim di Haruku atau sebaliknya. Perempuan-perempuan Samet yang menikah (keluar) ke Haruku atau sebaliknya disebut dikenal dengan istilah marahuai.


Baileo negeri Samet

Rumah Baileo adalah rumah adat Maluku dan Maluku Utara. Rumah Baileo merupakan representasi kebudayaan Maluku dan memiliki fungsi yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Rumah Baileo adalah identitas setiap negeri di Maluku selain Masjid atau Gereja. Baileo berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda-benda suci, tempat upacara adat, sekaligus sebagai balai warga.
Lantai baileo dibuat tinggi karena dipercaya agar roh-roh nenek moyang memiliki tempat dan derajat yang tinggi dari tempat berdirinya masyarakat. Dan agar masyarakat tahu permusyawaratan yang berlangsung di balai.
– Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_baileo
* https://kangapip.com/rumah-adat-maluku/

Tidak ada foto baileo negeri Samet. Sebagai contoh baileo, foto baileo negeri Aboru.


Marga, SOA dan Pela / Gandong negeri Samet

1) Nama Fam negeri Samet

Hataul
Hatuina
Henalale
Titapele

– Sumber: Atlas Maluku

2) SOA

Untuk SOA, klik: http://www.nunusaku.com/pdfs/LastNamesbyVillage05_28_07.pdf

3) Cari nama marga dan negeri

Daftar nama marga di Maluku, dan Negeri: nunusaku.com/pdfs
– Daftar Negeri di Maluku, dan marga: nunusaku.com/pdfs
– Daftar Negeri di Maluku, dan marga: Atlas Maluku

4) Pela dan Gandong

Negeri Mahia pela / gandong dengan.Ulat dan Ouw.

Sumber daftar Pela dan Gandong:
Atlas Maluku
Kumpulan Pela dan Gandong
Nunusaku.com


Subjek penting budaya Maluku

1) Penjelasan Baileo negeri Maluku
2) Foto foto Baileo di Maluku
3) Penjelasan Pela dan Gandong
4) Penjelasan Panas Pela
5) Struktur pemerintahan dan masyarakat negeri Maluku
6) Penjelasan Fam, marga dan SOA
7) Lain

Untuk subjek penting, klik di sini


Peta Maluku kuno

Untuk peta kuno Maluku, 1493, 1616, 1630, 1700, 1706, 1714, 1750, 1750, 1753, 1756, 1764 klik di sini

Peta Maluku tahun 1640


Sumber / Source

– Sumber daftar Pela dan Gandong: Atlas Maluku
– Sumber daftar Pela dan Gandong: Kumpulan Pela dan Gandong
– Sumber daftar Pela dan Gandong: Nunusaku.com

– Daftar nama matarumah dan negeri di Maluku: nunusaku.com/pdfs
– Daftar Negeri di Maluku, dan Matarumah: nunusaku.com/pdfs

– Penjelasan Pela dan Gandong: http://pelagandong.blogspot.com/2013/05/pengertian-pela-dan-gandong-sebagai.html
– Penjelasan Pela dan Gandong: https://id.wikipedia.org/wiki/Pela
– Penjelasan Pela dan Gandong: http://historymaluku.blogspot.com/2016/06/pela-gandong-hanya-di-maluku.html

– Struktur pemerintahan dan masyarakat Negeri di Maluku: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/maluku/struktur-pemerintahan-dan-masyarakat-negeri-maluku/
Sejarah Maluku: http://pelangimaluku.blogspot.co.id/2008/05/sejarah-maluku.html
– Sejarah Maluku: http://juliansoplanit.blogspot.co.id/2011/03/maluku-merupakan-salah-satu-propinsi.html
Sejarah Maluku: https://singalodaya.wordpress.com/2009/10/07/sejarah-maluku/comment-page-1/
.
Suku di Maluku: http://protomalayans.blogspot.co.id/2012/08/suku-di-maluku.html
– Suku di Maluku: http://www.lasamahu.com/2011/06/mengenal-suku-maluku-dari-dekat.html
– Asal usul penduduk Maluku:
http://www.angelfire.com/home/SiAPAPorto/asal_usul_mal.htm