Arangkaa, kerajaan / P. Karakelong – Prov. Sulawesi Utara

Kerajaan Arangkaa terletak di P. Karakelong, prov. Sulawesi Utara, Kab. Kepulauan Talaud.
Terletak di pulau Karakelang, di selatan dari pulau Talaud.

1-tal-lokasi-pulau-talaud

Lokasi kepulauan Talaud

Lokasi pulau Talaud. Di selatan pulau ini terletak pulau Karakelang

Pulau Karakelang, pulau Salebabu dan pulau Kabaruan

Pulau Karakelang, pulau Salebabu dan pulau Kabaruan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


* Foto foto kepulauan Talaud: link


Sejarah kerajaan Arangkaa

Kerajaan Arangkaa sendiri berada di timur laut Pulau Karakelang (kep. Talaud), dan wilayahnya mencakup Arangkaa, Taruan, Gemeh, dan Taturan. Sewaktu masuknya pemerintah kolonial Belanda, Arangkaa diperintah Raja Manee. Oleh karena kedudukannya juga diturunkan menjadi jogugu, maka Raja Manee murka dan ia menuntut agar tetap diakui sebagai raja oleh pemerintah kolonial. Beliau menyatakan bahwa jabatan jogugu itu lebih tepat bagi anaknya beranma Andrias Binilang atau Rumenta (halaman 28). Kendati demikian, pemerintah kolonial tidak mau memenuhi tuntutan ini.

Pada 23 Juli 1893 meletuslah perang Arangkaa, karena kerajaan Arangkaa dibawah raja Mane’e dengan panglima perangnya raja Larenggam menolak menandatangani Korte Verklaring atau Perjanjian Pendek yang dipaksakan oleh penguasa penjajah Belanda. Akibat politik Devide et Impera, maka kerajaan Arangkaa dapat ditaklukan dan rajanya ditembak mati bersama isterinya.

Sumber dan sejarah lengkap: http://sejarahastrologimetafisika.blogspot.co.id/2012/12/sedikit-mengenal-kerajaan-arangkaa.html


Tentang Raja Larenggam

Puluhan kapal perang tentara Hindia Belanda tiba di perairan Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Peristiwa itu terjadi sekitar akhir abad ke-19. Kapal-kapal itu siap menggempur kerajaan-kerajaan kecil yang berada di sekitar Kepulauan Talaud.
Pemimpin tentara Belanda melakukan negosiasi dengan raja-raja kecil di sana.
Namun, raja-raja kecil itu menolak. Mereka tidak ingin tentara Hindia Belanda masuk dan mengobrak-abrik wilayah mereka. Termasuk di antara raja kecil itu adalah Raja Larenggam.
– Sumber dan lengkap: talaudnews.wordpress.com

Makam raja Larenggam di desa Bannada


Raja kerajaan Arangkaa

* 1851-1890: Manee Binilang
* 1891-1893: Larenggam Sumalle

Lengkap tentang raja Binilang dan Raja Larenggam: klik di sini


Sumber

– Sejarah kep. Talaud: http://sejarahastrologimetafisika.blogspot.co.id/2012/12/sedikit-mengenal-kerajaan-arangkaa.html
– Sejarah kep. Talaud: https://talaudnews.wordpress.com/2015/05/01/kisah-raja-larenggam-si-pahlawan-porodisa-yang-gaga-berani/


Peta kuno Talaud, Sangihe, Siau

klik peta untuk besar

Nusantara, tahun 1493, incl. Sulawesi utara

———-

Peta Sangihe-Talaud, tahun 1724

———-

Peta Sangihe-Talaud, tahun 1894


 

Advertisements

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: