Tabukan, kerajaan / P. Sangihe – Prov. Sulawesi Utara

Kerajaan Tabukan terletak di pulau Sangihe, Kab. Kepulauan Sangihe, provinsi Sulawesi Utara.

The kingdom of Kendahe is located on the island of Sangihe, province of North Sulawesi (Nusa Utara).

Klik foto untuk besar !

Wilayah kerajaan p. Sangihe sampai tahun 1957.

——————————————————————————————————————-
Foto kerajaan Tabukan: link

Foto kepulauan Sangihe: link
——————————————————————————————————————
Sejarah / History kerajaan Tabukan

Terbentuknya Kerajaan-Kerajaan dan Kulano di Sangihe

Antonio Pigafetta (jurutulis Magellan tahun 1421) mencatat di Sangihe ada empat raja. Dua di Siau dan satu di Tagulandang. Tapi sumber sejarah tiga abad sesudahnya, hasil tulisan F. Valentijn yang datang ke Sangihe awal abad ke-18, menyebut awalnya hanya dua saja kerajaan di Sangihe, yaitu Tabukan dan Kalongan. Menurutnya, nanti kira-kira tahun 1670 muncul sembilan kerajaan di Sangihe, yaitu: Kerajaan Kendahe , Kerajaan Taruna, Kerajaan Kolongan, Kerajaan Manganitu, Kerajaan Kauhis, Kerajaan Limau, Kerajaan Tabukan, Kerajaan Sawang (Saban) dan Kerajaan Tamako.
Setelah raja Makaampo (memerintah 1530-1575) meninggal, putranya Wuatengsemba menjadi raja Tabukan yang pertama dalam masa penjajahan Portugis dan Spanyol 1575-1610. Wuatengsemba kawin dengan putri Tansekoa, putri ratu Lohoraung. Wilayah kerajaan meliputi tanjung Selimahe sampai tanjung Padarehokang, kecuali wilayah Tamako dari tanjung Lelapide sampai Toademanandu, yang tergabung dengan kerajaan Siau pada masa pemerintahan Makaampo dan kepulauan Talaud dikurangi dengan kerajaan Nanusa termasuk pulau Miangas diberikan kepada putri Doloweli, saudaranya, setelah kawin dengan raja Tahuna Tatehe Woba. Dalam pemerintahannyalah bangsa Portugis mengunjungi Tabukan.

Sumber: link
————————

Antonio Pigafetta (a Magellan clerk in 1421) recorded that on the Sangihe there were four kings. Two on Siau and one on Tagulandang. But three centuries later historical sources, accoring to the writings of F. Valentijn, who came to the Sangihe early 18th century, mentioned only two kingdoms on Sangihe, namely Tabukan and Kalongan. According to him, then approximately in 1670 appeared nine kingdoms on Sangihe, namely: the kingdoms of Kendahe, Taruna, Kolongan, Manganitu, Kauhis, Limau, Tabukan, Sawang (Saban) and the Tamako.
After king Makaampo died, his son, Wuatengsemba, became the first king of Tabukan in the Portuguese and Spanish colonial period 1575-1610. Wuatengsemba married  with Tansekoa daughter, the daughter of the queen Lohoraung. The kingdom covered Selimahe untill Padarehokang, except the Tamako region from Lelapide to Toademanandu, which belonged to the kingdom of Siau during the reign of Makaampo. During his reign the Portugese came to Tabukan.

– Source: link
—————————————————————————————————————————-
Daftar Raja / List of kings

* 1530-1575: Raja don Macaampo / Wawenggehe
* 1575-1610: Raja Pahawuateng / Wuatengsemba, putera
* 1610-1677: R. Hama / Gamanbanua / Gadma, putera. From 1654 Markus Vascoda Filianena (penguasa pertama yang bergelar Raja)
* 1677-1700: R. Don Francesco/Franciscus Macaampo Juda I/Rolongsego Juda I. (dibunuh), putera – link
* 1700-1718: R. Mehengkelangki /Matheus Fransicscos Macaampo. Putera
* 1718-1722: R. Jacob Markus Dalero. Saudara.
* 1722-1757:
A) R. Don Philip Macaampo/Karula. Putera 5.
B) Around 1748 t; dari 1748-17.e Raja sakit. The Jogugu (district chief) was temporary-ruler: Jacobus Takalima.
* 1757-1782: R. David Johan Philip/ Macaampo Sani/Mawu Sinaka. Cucu.
* 1782-1785?: Hendrik Daniel Paparang/Pahawuateng II. Cucu.
* 1……-1847: R. Willem Alexander Paparang/Juda II. Putera

* 1847?-1851: Jacob Nicolaas Paparang/Bebesang. Putera
* 1851-1880: Hendrik David Paparang/Kumuku/Mawu Nilawu. Saudara
* 1880-1881: Regent Ahogho Paparang/Herman Paparang. Saudara
* 1881-1882: Regent L.W. Israel Kakomba
* 1882-1883: Regent Labanasse Manossoh
* 1883: Regent Manganguling Laihad
* 1883: Regent Buli-Wuli (W.) Janis. Memerintah 6 bulan.
* 1883-1885: Regent Ansa Dulage Kansil
* 1885-1892: Regent Cornelis Sirih Darea (1885-1892 (meninggal saat ditangkap)
* 1892-1922: Raja David Jonathan Papukule Sarapil. Sampai 1897 regen.
Keturunan Raja 7, Who had no legal royal children. One son was prince Sarapil, whose descendent after some generations was Raja David Sarapil, who was much praised by the dutch as a superb ruler. Born in 1850.

* 1922-1929: R. Willem Alexander Kahendage Sarapil (dibuang ke Sulawesi tahun 1928. .Already ruled 1-9-1922
* 1929-1944: R. Lefinus Israel Petrus Macpal. Dibunuh Jepang.
* 1944-1946: Temporary-Raja Umar Muhammad (Colonial official from Minahass) (also ruler of Tahuna 1942-1945?)
* 1946: Temp. Raja Abdullah Mohammad (Colonial official From Gorontalo)
* 1949-1951: Rudolf A. Tasin. Former Jogugu)
* 1951-1952: J.M. Laihad; Highest Ruler of the Self Governed State/Pejabat Swapraja
* 1952-1953: Buol Pontoh. Chief / Kepala Swaparaja

– Sumber / Source: link
———————————————————————————————————————————-
Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Tabukan:  http://historyroemahboenga.blogspot.co.id/2009/12/kerajaan-tabukan.html?zx=3fd9667434ec7f07
Sejarah kerajaan Tabukan: https://www.facebook.com/permalink.php?id=431709483533877&story_fbid=437480712956754
Daftar Raja Tabukan:  https://sitaro.wordpress.com/raja-raja-tabukan/
– Makam raja Tabukan Ampo Wawengeh (1530): http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbgorontalo/2014/07/01/makam-raja-maka-ampo-wawengeh-raja-pertama-tabukan-1530/
——————————
Terbentuknya Kerajaan-Kerajaan dan Kulano di Sangihe
Sejarah terbentuknya kerajaan2 dan kolano di Sangihe:  http://dhevinadalinda.blogspot.co.id/2014_10_01_archive.html
– Sejarah kebudayaan pulau Sangihe: http://www.dikpora-sangihe.com/file-file/Hasil_Karya_Guru/ORANG_Sangihe.pdf
– Jejak sejarah Islam Sangihe: http://sangihepirua.blogspot.co.id/2015_07_01_archive.html?view=flipcard#!
– Asal usul Manado, Siau dan Sangihe Talaud: http://manado.tribunnews.com/2013/06/25/asal-usul-manado-siau-dan-sangihe-talaud
-Sejarah kerajaan di Sangihe: http://dhevinadalinda.blogspot.co.id/2014/10/cerita-sejarah-raja-gumansalangi-raja.html
-Suku Sangir: http://kebudayaanindonesia.net/kebudayaan/983/suku-sangir-sulawesi-utara
———————————————————————————————————————————

Keluarga Raja Sarapil (Raja Tabukan), Keluarga K.G.F. Steller dan Kel G.F Schroder (Penginjil Sangihe)

Keluarga Raja Sarapil (Raja Tabukan), Keluarga K.G.F. Steller dan Kel G.F Schroder (Penginjil Sangihe). Sumber foto: https://www.facebook.com/olden.kansil.9/media_set?set=a.2276013906180.285772.1423707031&type=3

Di Kampung Salurang Kecamatan Tabukan Selatan Tengah merupakan cikal bakal lahirnya kerajaan – kerajaan di Bumi Pulau Sangihe Besar ini dengan Kerajaan yang pertama yaitu Kerajaan Tabukan dengan Rajanya yang pertama yaitu Raja Makaampo (1530 – 1575), yang dimakamkan di Pulau Sura.Makam ini terbuat dari batu lapis.


Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: