Panei, kerajaan / Prov. Sumatera Utara – kab. Simalungun

Kerajaan Panei adalah kerajaan Suku Simalungun, marga Purba Dasuha, terletak di Sumatera, Kabupaten Simalungun, prov. Sumatera Utara.
Kerajaaan Panei muncul dari kerajaan Silau di Simalungun sekitar tahun 1450.

The Kingdom of Panei was a kingdom of the Simalungun People, Purba Dasuha clan, located on Sumatera, in Kab. Simalungun, province of North Sumatera. Founded about 1450.
For english, click here

Lokasi kab. Simalungun


* Foto kerajaan Panei: link
* Foto raja-raja di Simalungun dulu: link


Garis kerajaan-kerajaan di Sumatera: link


Foto kerajaan-kerajaan di Sumatera

* Foto sultan dan raja yang masih ada di Sumatera: link
* Foto sultan dan raja di Sumatera dulu: link


Video sejarah kerajaan / kesultanan di Sumatera

* Video sejarah kerajaan di Sumatera, 75.000 SM – sekarang: link
* Video sejarah kerajaan di Sumatera Utara, 0 M – sekarang: link
*
Video sejarah kerajaan di Sumatera Barat, 0 M – sekarang, link


Tentang keturunan Raja Panei

Raja kerajaan Panei adalah raja marga Purba Dasuha.
Raja Panei ke-14 (1886-1946) Tuan Bosar Sumalam Purba Sidasuha adalah raja Panei terakhir.

Tuan Kamen Purba Dasuha, keturunan Raja Panei, liat gotong yang di pakai lengkap dengan Dormani Emas Tujuh Tingkat, yang mana domarnai tujuh tingkat hanya dipakai oleh raja-raja simalungun, tapi sekarang udah agak bergeser sedikit, bukan keturunan raja pun memakai dormani tujuh tingkat, yang penting ada uang dan kedudukan, untuk partuanon biasanya lima tingkat dormaninya,untuk panghulu tiga tingkat, Begitulah jaman dahulu untuk mengetahui status sosial sesorang dijaman kerajaan.


Sejarah kerajaan Panei, 1450

Umum

Kemunculan, kerajaan-kerajaan di Simalungun diperkirakan sudah ada setidaknya sejak abad ke-14.
Kerajaan  tertua Nagur diperkirakan sudah ada sejak abad ke-5 (sampai 1400) berdasar sumber Cina (Dinasti Swi).
Nagur kemudian pecah menjadi dua:
kerajaan Si Tonggang dan
kerajaan Batangio.
Batangio menjadi Tanah Jawa.
Si Tonggang beralih menjadi Siantar.
Belakangan Nagur pecah lagi menjadi Silau.
Adapun Silau pecah lagi menjadi Panei dan Dolok Silau. Belakangan setelah masuknya Belanda vasal Silau yakni Purba, Raya dan Silimakuta diakui swapraja oleh Belanda.

Raja Panei di istananya di Asahan.

Sejarah kerajaan Panei

Kerajaan Panei berdiri sekitar abad ke-15, rajanya bermarga Purba Sidasuha menjemput isteri puteri Raja Siantar marga Damanik Bariba. Sebelumnya leluhur Purba Dasuha yaitu Tuan Suha Bolag menikah dengan puteri raja Nagur marga Damanik.

Kerajaan Panei adalah marga Purba Sidasuha dengan wilayah bagian pedalaman sampai ke pegunungan simanuk-manuk terus kelaut Tawar sekitar daerah Salbe Tigaras. Menurut sejarah kerajaan Dolok Silau dari kitab Pustaha Bandar Hanopan di Kecamatan Silau Kahean Kabupaten Simalungun bahwa Purba Dasuha adalah marga yang muncul kemudian dari kerajaan Silau di Simalungun sekitar tahun 1450. Tuan Suha Bolak yang mendirikan kerajaan Panei merupakan anak dari raja Silau bermarga Purba Tambak, tetapi kemudian dirubah marganya menjadi Purba Dasuha.
Raja Panei terakhir bernama Tuan Bosa Sumalam Purba Dasuha wafat pada tanggal 3 Maret 1946 dan istana raja juga turut dibakar (Dasuha, 2005:2). Kerajaan Panei di Pematang Panei.
Sumber:  http://sopopanisioan.blogspot.co.id/2014/04/kerajaan-kerajaan-di-simalungun.html

Penobatan tuan bosar Raja Panei.


3) Daftar raja Panei

Penguasa (Sutan Gagar Alam):

* c.1775 – c.1790: Raja Marhum Mangkat Salih
* 1790 – 1813: Raja Sati
* 1813 – 1856: Raja Badiri Sutan Mengedar Alam
* 1856 – 1880: Sutan Gagar Alam I
* 1880 – 1905: Sutan Mengedar Alam Syah
* 1905 – 1907: Tengku Sulung Syahmara
* 1907 – 1938: Sutan Gagar Alam II Rahmatullah
* 1938 – 1946: Sutan Mahmud Aman

– Sumber / Source: http://www.worldstatesmen.org/Indonesia_princely_states2.html

– Sumber / Source:  https://sejarahsumaterautara.wordpress.com/tag/purbadasuha/

Istana raja Panei


Sejarah kerajaan-kerajaan di Simalungun

Batak Simalungun adalah salah sub Suku Bangsa Batak yang berada di provinsi Sumatera Utara,  yang menetap di Kabupaten Simalungun dan sekitarnya. Beberapa sumber menyatakan bahwa leluhur suku ini berasal dari daerah India Selatan tapi ini hal yang sedang diperdebatkan. Sepanjang sejarah suku ini terbagi ke dalam beberapa kerajaan. Marga asli penduduk Simalungun adalah Damanik, dan 3 marga pendatang yaitu, Saragih, Sinaga, dan Purba. Kemudian marga marga (nama keluarga) tersebut menjadi 4 marga besar di Simalungun.

Dalam sejarahnya Simalunun ada 3 (tiga) fase kerajaan yang pernah berkuasa dan memerintah di Simalungun.

1) Fase pertama adalah fase kerajaan yang dua (harajaon na dua), yaitu:

* kerajaan Nagur, 500-1400 (marga Damanik). Kerajaan ini merupakan cikal bakal kerajaan di Simalungun berikutnya.
Nagur kemudian pecah menjadi dua:
* kerajaan Si Tonggang; kerajaan ini beralih menjadi kerajaan Siantar.
* kerajaan Batanghio (marga Saragih). Kerajaan Batangio menjadi: kerajaan Tanah Jawa.
* Belakangan Nagur pecah lagi menjadi Silau, 1300-1400.
Adapun Silau pecah lagi menjadi Panei dan Dolok Silau. Belakangan setelah masuknya Belanda vasal Silau yakni Purba, Raya dan Silimakuta diakui swapraja oleh Belanda.

2) Fase kedua: pada masa setelah abad ke-14, muncullah empat raja utama di Simalungun; di mana Nagur masih tetap ada, tetapi peranannya sudah semakin menghilang. Keempat raja itu adalah:

* kerajaan Siantar (marga Damanik),
* kerajaan Panai (marga Purba Dasuha),
* kerajaan Dolok Silou (marga Purba Tambak), dan
* kerajaan Tanoh Jawa (marga Sinaga).

3) Fase ketiga: fase ini berkaitan dengan kolonial Belanda di Simalungun.
Tahun 1865 kolonialisme Belanda mulai memasuki wilayah  Simalungun. Sejak   masuk intervensi Pemerintahan Kolonial banyak terjadi perubahan –perubahan yang signifikan di Simalungunadalah kerajaan yang tujuh (harajaon na pitu), yaitu:

* kerajaan Siantar (marga Damanik),
* kerajaan Panai (marga Purba Dasuha),
* kerajaan Dolok Silou (marga Purba Tambak),
* kerajaan Tanoh Jawa (marga Sinaga),
* kerajaan Raya (marga Saragih Garingging),
* kerajaan Purba (marga Purba Pakpak) dan
* kerajaan Silimakuta (marga Purba Girsang).

Keadaan seperti ini berlanjut hingga memasuki tahun 1946 sehingga mendorong kebencian masyarakat terhadap golongan elit. Sejalan dengan itu, berkembangnya pemahaman politik pada waktu itu, turut pula menyulut keprihatinan terhadap perbedaan kelas yang didorong oleh keinginan untuk menghapuskan sistem feodalisme di Sumatera Timur.
Demikianlah hingga akhirnya terjadi peristiwa berdarah yang meluluhlantakkan feodalisme di Sumatera Timur terutama pada rakyat Simalungun dan Melayu. Pada peristiwa tersebut empat dari tujuh kerajaan Simalungun yaitu Tanoh Jawa, Panai, Raya dan Silimakuta pada periode ketiga ini musnah dibakar. Sementara Silau, Purba dan Siantar luput dari serangan kebringasan massa. Raja dan kerabatnya banyak dibunuh. Peristiwa ini menelan banyak korban nyawa, harta dan benda.

Tiga fase kerajaan2 di Simalungun

Fase Nama Kerajaan Marga Pemerintah
I Kerajaan yang dua Nagur Damanik
Batanghoiu Saragih
II Kerajaan yang empat Siantar Damanik
Tanoh Jawa Sinaga
Dolog Silau Tambak
Panai Dasuha
III Kerajaan yang tujuh Siantar Damanik
Tanoh Jawa Sinaga
Dolog Silau Tambak
Panai Dasuha
Raya Garingging
Purba Pakpak
Silimakuta Girsang

1.Tn Gomok Saragih Garingging I Pematang Raya, Radja Raya
2.Tn Bosar Sumalam Purba Dasuha I Pematang Panei,. Radja Panei
3.Tn Sang Madjadi Sinaga Dadihoyong I Pematang Tanah Djawa, Radja Tanah Djawa
4.Tn Ragaim Purba Tambak I Pematang Dologsilou, Radja Dologsilou
5.Tn Padiraja Purba Girsang I Naga Saribu, Radja Silimakuta
6.Tn Sawadin Damanik I Pematang Siantar, Radja Siantar
7.Tn Karel Tanjung ( Parjabayak ) Purba PakPak I Pematang Purba. Radja Purba


Daftar kerajaan-kerajaan dan negeri-negeri di wilayah Simalungun:

* Aji Sinombah
* Bandar
* Batanghio
* Dolog Silou
* Maligas
* Marompat
* Marpitu
* Marubun
* Nagori Bayu
* Nagur
* Panei
* Purba
* Raya
* Siantar
* Sidabutar
* Sidamanik
* Silimakuta
* Silou Kahean
* Silou
* Sipolha
* Tanoh Jawa


Marga Purba Dasuha

Purba adalah salah satu marga atau morga dari empat marga asli dari suku Simalungun yang aslinya berasal dari daerah yang bernama Simalungun di provinsi Sumatera Utara.
Secara Etimologi Purba berasal dari bahasa Sanskerta, purwa yang berarti timur. Arti lainnya adalah gelagat masa datang, pegatur, pemegang Undang-undang, tenungan pengetahuan, cendekiawan/sarjana.
Purba adalah marga dari Raja di kerajaan Banua Purba, salah satu kerajaan yang pernah ada di daerah Simalungun. Raja Purba memiliki keturunan: Tambak, Sigumonrong, Tua, Sidasuha (Sidadolog, Sidagambir). Kemudian ada lagi Purba Siborom Tanjung, Pakpak, Girsang, Tondang, Sihala, Raya.
Marga Purba di Simalungun juga masih dibagi-bagi : Purba Pakpak, Purba Tambak, Purba Dasuha, Purba Tua, Purba Silangit, Purba Sidadolok, Purba Tondang, Purba Sigumonrong dan Girsang.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Purba


Sumber / Source

– Tentang kerajaan Panei:  http://sopopanisioan.blogspot.co.id/2014/04/kerajaan-kerajaan-di-simalungun.html
Sejarah kerjaan Panei dan silsilah: https://sejarahsumaterautara.wordpress.com/tag/purbadasuha/
Daftar Raja kerajaan Panei: http://www.worldstatesmen.org/Indonesia_princely_states2.html
Tentang raja Panei XIV (1886-1946):  http://www.simalungunonline.com/tuan-bosar-sumalam-purba-sidasuha.html
———————-
– Sejarah kerajaan Simalungun:  http://uun-halimah.blogspot.co.id/2007/12/raja-dan-kerajaan-di-simalungun.html
Sejarah kerajaan Simalungun: http://awisaragih.blogspot.co.id/2011/03/kerajaan-simalungun-dan-siantar.html
– Sejarah kerajaan Simalungun: http://tondangmargana.blogspot.co.id/2013/02/sejarah-singkat-kerajaan-kerajaan.html
———————-
– Sejarah Suku Simalungun di Wiki: Wiki
Marga marga Simalungun: link
Sejarah marga Purba di Wiki: Wiki
Sejarah marga Saragih di Wiki: link
Sejarah marga Sinaga di Wiki: link
Sejarah marga Damanik di Wiki: link
Asal usul bangsa Simalungun: link


Peta Kab. Simalungun (wilayah kerajaan2 Simalungun) sekarang


Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: