Panei, Kerajaan / Sumatera – Sum. Utara, Kab. Simalungun

Kerajaan Panei adalah kerajaan Suku Simalungun, marga Purba Dasuha, terletak di Sumatera, Kabupaten Simalungun, prov. Sumatera Utara.

The Kingdom of Panei was a kingdom of the Simalungun People, Purba Dasuha clan, located in Kab. Simalungun, province of North Sumatera.

Klik foto untuk besar !

Kab. Simalungun

Kab. Simalungun

Provinsi Sumatera Utara (hijau)

Provinsi Sumatera Utara (hijau)


* Foto kerajaan-kerajaan Simalungun: link
* Foto kerajaan / kingdom Panei: link
*
Foto kerajaan-kerajaan di Sumatera: link
* Foto situs kuno di Sumatera:
link


1) Tentang Raja / About the king

Raja Kerajaan Panei adalah raja marga Purba Dasuha.

Raja Panei XIV (1886-1946) Tuan Bosar Sumalam Purba Sidasuha adalah raja Panei terakhir.


2) Sejarah kerajaan-kerajaan Simalungun

Dalam sejarahnya ada 3 (tiga) fase kerajaan yang pernah berkuasa dan memerintah di Simalungun. Adapun pada fase pertama adalah fase kerajaan yang dua (harajaon na dua), yaitu:

* kerajaan Nagur (marga Damanik) dan
* Batanghio (marga Saragih).

Sedang fase kedua adalah kerajaan berempat (harajaon na opat), yaitu:
* kerajaan Siantar (marga Damanik),
* kerajaan Panai (marga Purba Dasuha),
* kerajaan Silau (marga Purba Tambak), dan
* kerajaan Tanoh Jawa (marga Sinaga).

Fase ketiga adalah kerajaan yang tujuh (harajaon na pitu), yaitu:
* kerajaan Siantar (marga Damanik),
* kerajaan Panai (marga Purba Dasuha),
* kerajaan Silau (marga Purba Tambak),
* kerajaan Tanoh Jawa (marga Sinaga),
* kerajaan Raya (marga Saragih Garingging),
* kerajaan Purba (marga Purba Pakpak) dan
* kerajaan Silimakuta (marga Purba Girsang) (Damanik, 2010:1-2).

Fase ketiga ini dimulai dari tindakan pemerintah Belanda menyusun pemerintahan di wilayah Simalungun dengan memperlakukan Belsuit Gubernur General Hindia Belanda Stbl. No 531 tahun 1906 dengan susunan pemerintah Swapraja, terdiri dari tujuh wilayah Kerajaan yang disebut dengan “Raja Napitu” (Raja yang Tujuh) (awisaragih.blogspot.com).


3) Marga Purba Dasuha

Purba adalah salah satu marga atau morga dari empat marga asli dari suku Simalungun yang aslinya berasal dari daerah yang bernama Simalungun di provinsi Sumatera Utara.
Secara Etimologi Purba berasal dari bahasa Sanskerta, purwa yang berarti timur. Arti lainnya adalah gelagat masa datang, pegatur, pemegang Undang-undang, tenungan pengetahuan, cendekiawan/sarjana.
Purba adalah marga dari Raja di kerajaan Banua Purba, salah satu kerajaan yang pernah ada di daerah Simalungun. Raja Purba memiliki keturunan: Tambak, Sigumonrong, Tua, Sidasuha (Sidadolog, Sidagambir). Kemudian ada lagi Purba Siborom Tanjung, Pakpak, Girsang, Tondang, Sihala, Raya.
Marga Purba di Simalungun juga masih dibagi-bagi : Purba Pakpak, Purba Tambak, Purba Dasuha, Purba Tua, Purba Silangit, Purba Sidadolok, Purba Tondang, Purba Sigumonrong dan Girsang.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Purba


4) Sejarah / History kerajaan Panei

Kerajaan Panei adalah marga Purba Sidasuha dengan wilayah bagian pedalaman sampai ke pegunungan simanuk-manuk terus kelaut Tawar sekitar daerah Salbe Tigaras. Menurut sejarah Kerajaan Dolok Silau dari kitab Pustaha Bandar Hanopan di Kecamatan Silau Kahean Kabupaten Simalungun bahwa Purba Dasuha adalah marga yang muncul kemudian dari Kerajaan Silau di Simalungun sekitar tahun 1450. Tuan Suha Bolak yang mendirikan Kerajaan Panei merupakan anak dari Raja Silau bermarga Purba Tambak, tetapi kemudian dirubah marganya menjadi Purba Dasuha.
Raja Panei terakhir bernama Tuan Bosa Sumalam Purba Dasuha wafat pada tanggal 3 Maret 1946 dan istana raja juga turut dibakar (Dasuha, 2005:2). Kerajaan Panei di Pematang Panei.

Sumber:  http://sopopanisioan.blogspot.co.id/2014/04/kerajaan-kerajaan-di-simalungun.html

——————–
The kingdom of Panei is from the Purba Dasuha clan.  According to the book Pustaha Bandar Hanopan, the Purba Dasuha clan originated from the kingdom of  Silau in Simalungun about 1450. Tuan Suha Bolak, who founded the Kingdom Panei, is the son of the King of Silau, of the clan Purba Tambak, but then changed his clan and became  a Purba Dasuha. The last king of Panei was Tuan Bosa Sumalam Purba Dasuha; he died on March 3, 1946 and the king’s palace urned down (Dasuha, 2005: 2). Kingdom of Panei in Pematang Panei.


Peta Kab. Simalungun sekarang



5) Daftar Raja / List of kings Panei

1700: Panei state founded / dibentuk.

Penguasa / Rulers (Sutan Gagar Alam):

* c.1775 – c.1790: Raja Marhum Mangkat Salih
* 1790 – 1813: Raja Sati
* 1813 – 1856: Raja Badiri Sutan Mengedar Alam
* 1856 – 1880: Sutan Gagar Alam I
* 1880 – 1905: Sutan Mengedar Alam Syah
* 1905 – 1907: Tengku Sulung Syahmara
* 1907 – 1938: Sutan Gagar Alam II Rahmatullah
* 1938 – 1946: Sutan Mahmud Aman

– Sumber / Source: http://www.worldstatesmen.org/Indonesia_princely_states2.html

Klik foto di bawah untuk besar !

– Sumber / Source:  https://sejarahsumaterautara.wordpress.com/tag/purbadasuha/


Peta-peta kuno Sumatera

Untuk peta kuno Sumatera (1565, 1588, 1598, 1601, 1616, 1620, 1707, 1725, 1760), klik di sini

Sumatera, tahun 1707


6) Sumber / Source

– Tentang kerajaan Panei:  http://sopopanisioan.blogspot.co.id/2014/04/kerajaan-kerajaan-di-simalungun.html
Sejarah kerjaan Panei dan silsilah: https://sejarahsumaterautara.wordpress.com/tag/purbadasuha/
Daftar Raja kerajaan Panei: http://www.worldstatesmen.org/Indonesia_princely_states2.html
Tentang raja Panei XIV (1886-1946):  http://www.simalungunonline.com/tuan-bosar-sumalam-purba-sidasuha.html
———————-
– Sejarah kerajaan Simalungun:  http://uun-halimah.blogspot.co.id/2007/12/raja-dan-kerajaan-di-simalungun.html
Sejarah kerajaan Simalungun: http://awisaragih.blogspot.co.id/2011/03/kerajaan-simalungun-dan-siantar.html
– Sejarah kerajaan Simalungun: http://tondangmargana.blogspot.co.id/2013/02/sejarah-singkat-kerajaan-kerajaan.html
———————-
– Sejarah Suku Simalungun di Wiki: Wiki
Marga marga Simalungun: link
Sejarah marga Purba di Wiki: Wiki
Sejarah marga Saragih di Wiki: link
Sejarah marga Sinaga di Wiki: link
Sejarah marga Damanik di Wiki: link
Asal usul bangsa Simalungun: link


Parade Raja-raja Simalungun pada Harungguan Bolon di Pamatang Siantar, 1930. Dari kiri ke kanan: Raja Tanoh Jawa - Sang Majadi (morga Sinaga), Partuanon Silou Kahean - Tuan Gaib (morga Purba), Raja Raya - Tuan Gomok (morga Saragih Garingging), Raja Siantar - Tuan Sawadim (morga Damanik), Raja Panei - Tuan Bosar Sumalam (morga Purba), Raja Dolog Silou - Tuan Ragaim (morga Purba) , Raja Purba - Tuan Mogang (morga Purba), Partuanon Bandar - Tuan Desta Bulan (morga Damanik) dan Raja Silimakuta - Tuan Padiraja (morga Girsang)

Parade Raja-raja Simalungun pada Harungguan Bolon di Pamatang Siantar, 1930. Dari kiri ke kanan: Raja Tanoh Jawa – Sang Majadi (morga Sinaga), Partuanon Silou Kahean – Tuan Gaib (morga Purba), Raja Raya – Tuan Gomok (morga Saragih Garingging), Raja Siantar – Tuan Sawadim (morga Damanik), Raja Panei – Tuan Bosar Sumalam (morga Purba), Raja Dolog Silou – Tuan Ragaim (morga Purba) , Raja Purba – Tuan Mogang (morga Purba), Partuanon Bandar – Tuan Desta Bulan (morga Damanik) dan Raja Silimakuta – Tuan Padiraja (morga Girsang)


 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: