Pakantan Lombang, kerajaan / Prov. Sumatera Utara – kab. Mandailing Natal

Kerajaan Pakantan Lombang terletak di Kec. Pakantan, Kab. Mandailing Natal, prov. Sumatera Utara.
Kerajaan ini kerajaan Suku Mandailing.

The kingdom of Pakantan Lombang is located on Sumatera, District of Kab. Mandailing Natal, prov. Sumatera Utara.
This kingdom is a kingdom of the Mandailing People.
For english, click here

Kab. Mandailing Natal


* Foto Suku / Wilayah Mandailing: link


Sejarah kerajaan Pakantan Lombang

Lihat pula: kerajaan-kerajaan di Mandailing: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sumatera/mandailing-kerajaan-kerajaan-prov-sumatera-utara/

Beberapa marga yang terdapat di Pakantan: Marga Lubis, Marga Hasibuan, Marga Nasution, Marga Batubara dan Marga Lintang (marga yang terbentuk di Pakantan).

Menurut Tarombo (silsilah) marga Lubis di Pakantan, yang pertama kali diakui sebagai nenek moyang bernama Datu Sang Maima Na Bolon. Selanjutnya beberapa generasi kemudian, keturunan Datu tersebut bernama Namora Pande Bosi II. Diakui sebagai awal yang menurunkan Lubis Si Langkitang dan Si Baitang.
Dan kemudian, beberapa generasi kemudian lahirlah Sutan Mogol, keturunan langsung dari Mangaradja Ulu Balang. Sekitar tahun 1540-an, Raja Mangalaon Tua (Raja Pakantan I), membuka perkampungan di Pakantan. Saat itu yang menjadi kepala kampung di Huta Padang adalah anak Raja Mangalaon Tua yang pertama, Namora Tolang. Raja Gumanti Porang Debata, anak yang kedua menjadi raja di Pakantan Dolok. Kemudian anak Raja Mangalaon Tua yang ketiga, Raja Sutan Barayun, menjadi raja di Pakantan Lombang.

Pakantan Lombang Sopo Godang Pakantan

Beralihnya paham Parbegu* (belum beragama, animisme), menjadi Islam di Pakantan sangat berhubungan dengan peristiwa Perang Padri di Bonjol (1825-1830). Para perwira kerajaan waktu itu banyak masuk ke wilayah Pakantan dan wilayah Mandailing lain untuk menyebarluaskan agama Islam.

Misi Zending Belanda pernah menugaskan Hendrick Dirks untuk berkiprah di Pakantan. Atas persetujuan kepala kuria Pakantan Lombang, Raja Mangatas, ia mendapat pinjaman tanah tahun 1871. Akhirnya Dirks membuat rumah. Kemudian kampung itu dikenal dengan nama Huta Bargot.

Masuknya penyebaran agama Kristen ke Pakantan, jauh lebih dulu dibandingkan masuknya Kristen ke daerah Silindung dan Toba. Ajaran Kristen ke Pakantan Madina dibawa oleh penginjil dari Rusia dan Swiss tahun 1821, sedangkan ajaran Kristen yang dibawa ke Toba dibawa oleh missionaris dari Jerman. Itulah sebabnya gereja tertua di Tapanuli Selatan terletak di Pakantan Huta Bargot.


Bagas Godang

Bagas Godang Adalah Rumah adat atau arsitektur tradisional Suku Mandailing. Rumah besar ini dahulu sebagai tempat tinggal atau tempat istirahat raja.
Bagas Godang merupakan rumah berarsitektur Mandailing dengan konstruksi yang khas. Berbentuk empat persegi panjang yang disangga kayu-kayu besar berjumlah ganjil. Ruang terdiri dari ruang depan, ruang tengah, ruang tidur, dan dapur. Terbuat dari kayu, berkolong dengan tujuh atau sembilan anak tangga, berpintu lebar dan berbunyi keras jika dibuka. Kontruksi atap berbentuk tarup silengkung dolok, seperti atap pedati. Satu komplek dengan Bagas Godang terdapat Sopo Godang, Sopo Gondang, Sopo Jago, dan Sopo Eme. Keseluruhan menghadap ke Alaman Bolak.
– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Bagas_Godang

Bagas Godang, Pakantan Lombang


Peta-peta kuno Sumatera

Untuk peta kuno Sumatera (1565, 1588, 1598, 1601, 1616, 1620, 1707, 1725, 1760), klik di sini

Sumatera, tahun 1707


Sumber

– Sejarah Pakantan Dolok: https://id.wikipedia.org/wiki/Pakantan,_Mandailing_Natal
– Sejarah Pakantan Dolok / Namora Pande Bosi: http://patuandolok.blogspot.co.id/2010/02/namora-pande-bosi-asal-usul-marga-lubis.html
– Sejarah Pakantan: http://amalmadina.blogspot.co.id/2007/07/pakantan-sebagai-cakrawala-kebangkitan.html

Facebook

Lembaga Pakantan Lombang


Foto

Rumah Raja Mangalaon. Beratap lalang yang dulunya berada di Talobu. Pakantan lombang. dan di pindahkan ke belakang rumah Kepala kuria terahir Raja Mangatas. atau tepat nya di belakang sopo godang pakantan lombang sekarang ini, foto ini di gambar kira-kira tahun 1912. menurut Mgr.Gadumbang. saat ini bangunan ini sudah tidak ada dan tanah kosong di belakang Sopo godang. (bukti peradapan sejarah Pakantan.)

————————————
Rumah Panggung milik warga Pakantan

——————————–
Pakantan. Sumber foto: Collectie Tropenmuseum, Netherlands