Tela, kerajaan / P. Lombok – prov. Nusa Tenggara Barat

Kerajaan Tela terletak di pulau Lombok, prov. Nusa Tenggara Barat.

pulau Lombok

Lokasi pulau Lombok


Tentang kerajaan Tela

Disebutkan pada Babad dan lontar, beberapa kerajaan yang pernah ada di pulau Lombok. Diantaranya adalah: kerajaan Desa Lae’, Suwung, Pamatan, dan Selaparang, Lombok, Mumbul, Pemokong, Bayan, Sokong, Langko, Penjanggik, Parwa, Kedaro, Karangasem Lombok (Singasari) dan Mataram. Beberapa kerajaan lainnya meliputi wilayah kecil yang disebut Kedatuan di masa lalu yang kini disebut Desa.
Kedatuan Kedaro terdiri dari mayoritasnya masyarakat golongan Menak (bangsawanan) pada dasarnya dari semua Kedatuan yang ada di pulau Lombok, Kedatuan Kedarolah yang paling besar. Kisah terbentuknya Kedatuan Kedaro berasal dari kata “Kediri” karena orang dulu sulit menyebut nama Kediri kesulitan. Hal ini disebabkan karena masyarakat dahulu memakan Sirih untuk kekuatan gigi dan stamina. Ketika menyebut Kediri, maka akan berubah menjadi Kedaro.

Kerajaan Kedaro                             

1) Sayyidina Syeh Pangeran Ariya Layangsari, 571 – 595
2) Sayyidina Syeh Pangeran Ariya Tumurun, 595 – 655
3) Sayyidina Syeh Pangeran Ariya Layangsari, 655 – 690
4) Sayyidina Syeh Pangeran Ariya Tumurun, 690 – 745
5) Sayyidina Syeh Pangeran Ariya Panjisari. 745 – 810.

Pada tahun inilah Kerajaan Datu Kedaro pindah untuk mendirikan sebuah kerajaan yang baru disebelah selatan Pulau Lombok yang bernama Kerajaan Tela.

Kerajaan Tela

1) Sayyidina Syeh Pangeran Ariya Panjisari, 810 – 830,
2) Pangeran Ariya Zohor atau nama panggilannya Pangeran Ariya Satus, 830 – 870.
Pada  tahun inilah Kerajaan Datu Tela bubar karena diserang oleh Kerajaan Bayan dan Kerajaan Seleparang.
Pada inilah pindah lagi untuk mendirikan sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Sawung.


Sejarah kerajaan-kerajaan di Lombok permulaan

Menurut isi Babad Lombok, kerajaan tertua yang pernah berkuasa di pulau ini bernama Kerajaan Laeq (dalam bahasa sasak laeq berarti waktu lampau), namun sumber lain yakni Babad Suwung, menyatakan bahwa kerajaan tertua yang ada di Lombok adalah Kerajaan Suwung yang dibangun dan dipimpin oleh Raja Betara Indera. Kerajaan Suwung kemudian surut dan digantikan oleh Kerajaan Lombok. Pada abad ke-9 hingga abad ke-11 berdiri Kerajaan Sasak yang kemudian dikalahkan oleh salah satu kerajaan yang berasal dari Bali pada masa itu.

Di Lombok, dalam perkembangannya meninggalkan jejak berupa empat kerajaan utama saling bersaudara, yaitu Kerajaan Bayan di barat, Kerajaan Selaparang di Timur, Kerajaan Langko di tengah, dan Kerajaan Pejanggik di selatan. Selain keempat kerajaan tersebut, terdapat kerajaan-kerajaan kecil, seperti Parwa dan Sokong serta beberapa desa kecil, seperti Pujut, Tempit, Kedaro, Batu Dendeng, Kuripan, Samarkaton dan Kentawang. Seluruh kerajaan dan desa ini selanjutnya menjadi wilayah yang merdeka, setelah kerajaan Majapahit runtuh. Di antara kerajaan dan desa itu yang paling terkemuka dan paling terkenal adalah Kerajaan Lombok yang berpusat di Labuhan Lombok.

– Kajian tentang kerajaan-kerajaan di Lombok, klik di sini


Sumber kerajaan Tela

– Garis sejarah kerajaan Kedaro dan daftar raja: http://kerajaanlombok.blogspot.com/2017/12/gambar-bagian-depan-buku-sejarah.html
– Garis sejarah kerajaan Kedaro dan daftar raja: http://keturunandatukedaro.blogspot.com/2019/06/assalamualaikum-bismillahirrahmaanirroh.html

Sumber kedatuan / kerajaan kuno di Lombok

– Sejarah Kedatuan kuno Sasak: http://suparmanol.blogspot.co.id/2010/12/sejarah-kedatuan-sasak.html
– Sejarah Kedatuan kuno Sasak: http://gdefik.blogspot.co.id/2012/10/kedatuan-di-gumi-sasak-1.html
– Sejarah kerajaan di Lombok: https://oediku.wordpress.com/2010/12/29/sejarah-dan-asal-usul-lombok/
– Sejarah kerajaan di Lombok: http://www.lomboksociety.web.id/2018/02/sejarah-lombok.html