Lamajang, kerajaan / Jawa Timur

Kerajaan Lamajang terletak di Jawa, wilayah kota Lumajang, kabupaten Lumajang, provinsi Jawa Timur.
Pada 1295 masehi Lamajang menjadi Kerajaan yang berdaulat.

Kabupaten Lumajang

Kabupaten Lumajang

Prov. Jawa Timur

Prov. Jawa Timur


* Foto foto Jawa dulu, situs kuno dan Batavia: link

Sejarah kerajaan Lamajang
.
Pada 1295 masehi Lamajang menjadi Kerajaan yang berdaulat (tanah pardikan) dengan Prabu Arya Wiraraja sebagai rajanya. Arya Wiraraja menjadi raja Mojopahit Timur dengan ibu kota di Lamajang dikarenakan sesuai perjanjian dengan raden Wijaya, Raja Wilwatikta (Majapahit Barat) akan membagi wilayah Majapahit menjadi dua.

Wiraraja menjadi Raja di Lamajang setelah anaknya Ranggalawe tewas dibunuh oleh pungawa majapahit yang dipimpin Adipati Nambi, dikarenakan melawan Wilwatikta.

Arya Wiraraja meninggal pada tahun 1316 masehi dalam usia 87 tahun. Patih Nambi sebagai salah satu putra beliau pulang ke Lamajang untuk mengadakan upacara dukacita ayahnya dan diserang majapahit dengan mendadak oleh Jayanegara (Raja Majapahit setelah Raden Wijaya) atas hasutan dari Mahapatih(dalam kitab Pararton). Lamajang jatuh karena tidak ada persiapan perang. Fitnah ini membawa bencana. Tujuh menteri utama Majapahit yang juga teman-temn seperjuangan Raden Wijaya yang tidak puas pada keputusan memalukan ini ikut gugur di Lamajang membela patih Nambi.

Kebesaran dan kekuatan ideologi kerajaan Lamajang ini bertahan sampai tahun 162o-an dimana Lamajang sebagai pusat pusat pertahan terakhir Kerajaan Hindu di Jawa bagian timur. Kerajaan Mataram yang jaya dan menyebarkan ideologi keyakinin, Lamajang di hancurkan oleh Sultan Agung dan Ibu kota Lamajang di daerah Biting dibakar, munculnya Kutorenon (Ketonon alias terbakar atau dibakar).


Situs Biting

Situs Biting terletak di desa Kutorenon, kecamatan Sukodono, Lumajang.

Kawasan Situs Biting adalah sebuah kawasan ibu kota kerajaan Lamajang Tigang Juru yang dipimpin Prabu Arya Wiraraja.
Situs Biting adalah sebuah situs arkeologis. Situs ini diperkirakan merupakan peninggalan dari kerajaan Lamajang dan tersebar di atas kawasan seluas sekitar 135 hektaree. Bangunan yang paling mengesankan adalah bekas tembok benteng dengan dengan panjang 10 kilometer, lebar 6 meter dan tinggi 10 meter.
Kawasan Situs Biting ini memang baru berkembang menjadi salah satu destinasi wisata pilihan di Kabupaten lumajang. Namun masyarakat disekitar situs dan beberapa komunitas yang peduli akan kelestarian Situs Biting ini telah lama mempromosikan event-event ataupun kegiatan yang berhubungan dengan situs.
.
Foto situs Biting di bawah.
.

Peta-peta kuno Jawa

Untuk peta kuno Jawa (1598,  1612, 1614, 1650, 1660, 1800-an, abad ke-18, 1840) klik di sini

Jawa, tahun 1650


Sumber
.

Situs Biting:https://id.wikipedia.org/wiki/Situs_Biting


Foto foto Situs Biting

Akses menuju Benteng situs Biting

Pintu masuk kawasan

Pintu masuk kawasan

Makam Arya Wiraraja

Makam Arya Wiraraja

Makan Arya Wiraraja

Makan Arya Wiraraja

Menara pengawas yang terdapat di dalam perumahan bumi biting 


Advertisements

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: