Limbangan, kabupaten / Prov. Jawa Barat – kab. Garut

Kabupaten Limbangan terletak di provinsi Jawa Barat, Kabupaten Garut.
Tahun 1913, nama Kabupaten Limbangan diganti menjadi Kabupaten Garut

The regency of Limbangan is located on Jawa, provinsi Jawa Barat, Kabupaten Garut.
For english, click here

Lokasi kabupaten Garut


* Foto sultan dan raja, yang masih ada di Jawa: link
* Foto keraton di Jawa, yang masih ada: link
* Foto Batavia (Jakarta) masa dulu: link

* Foto Jawa masa dulu: link
* Penyerbuan Batavia oleh Sultan Agung, 1628/1628: link
* Foto perang Diponegoro, 1825: link

* Foto situs kuno di Jawa: link


Sejarah kabupaten Limbagan, menjadi kabupaten Garut

Seperti tercatat dalam sejarah, Limbangan awalnya bagian dari wilayah kerajaan Sunda. Pada saat itu namanya adalah Rumenggong (berasal dari kata rumenggang yang dalam bahasa Sunda artinya renggang atau jauh, karena berada di antara Galuh dan Sunda), dan penguasanya dikenal sebagai Sunan Rumenggong. Setelah kerajaan Sunda runtuh, wilayah ini sempat menjadi wilayah bawahan Sumedang Larang.
Pada tanggal 24 Maret 1706, Limbangan yana awalnya hanya sebuah distrik di bawah Kabupaten Sumedang oleh VOC statusnya dikembalikan menjadi kabupaten yang mandiri dengan Rangga Mertasinga sebagai bupatinya. Sampai pada tanggal 22 Maret 1811 Gubernur Jenderal Daendels membubarkan Kabupaten Limbangan karena alasan-alasan ekonomis. Namun pada tanggal 16 Februari 1813, Gubernur Jenderal Raffles mengembalikan status Limbangan menjadi kabupaten.

Berdasarkan sejarah Limbangan, bahwa sejarah Keluarga Besar Limbangan (Garut) dimulai sejak keberadaan Kerajaan Rumenggong atau Keprabuan Kerta Rahayu, yang rajanya bernama Prabu Rakean Layaran Wangi atau Prabu Jayakusumah.

Bupati Adiwijaya (1813–1831) membentuk panitia survei lokasi untuk ibukota kabupaten yang baru. Pilihan akhirnya jatuh di tempat yang dikelilingi gunung dan memiliki mata air yang mengalir ke Ci Manuk. Tempat tersebut berjarak ± 17 km dari pusat kota lama. Saat menemukan mata air, seorang panitia kakarut (bahasa sunda: tergores) belukar. Orang Belanda yang ikut survei tak dapat menirukan kata tadi, dan menyebutnya gagarut. Pada awalnya, nama kabupaten yang ibukotanya telah dipindahkan tidak akan diubah, masih Kabupaten Limbangan.
Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jenderal No: 60 tanggal 7 Mei 1913, nama Kabupaten Limbangan diganti menjadi Kabupaten Garut dan beribukota di Kota Garut pada tanggal 1 Juli 1913. Saat itu yang menjadi Bupati RAA adalah Wiratanudatar (1871–1915).

– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Balubur_Limbangan
– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Garut

Raden Adipati Wira Tanu Datar VII adalah bupati terakhir kabupaten Limbangan setelah berubah nama menjadi kabupaten Garut oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda pada tanggal 7 Mei 1913.


Peta kuno Jawa

Klik di sini untuk peta kuno Jawa tahun 1598, 1612, 1614, 1659, 1660, 1706, 1800-an, awal abad ke-18, 1840.

Jawa, awal abad ke-18

1234


Sumber

– Sejarah Kabupaten Limbangan: https://djoemanwiranatakoesoemah.wordpress.com/2012/11/19/sejarah-balubur-limbangan-garut/
– Sejarah Kabupaten Limbangan: https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Balubur_Limbangan
– Sejarah keluarga besar Limbangan: http://limbangangarut.com/article/93457/sejarah-keluarga-besar-limbangan.html
– Makam Sunan Rumenggong: http://cipakudarmaraja.blogspot.co.id/2017/07/ziarah-ke-makam-sunan-rumenggong.html


 

Create a free website or blog at WordPress.com.

<span>%d</span> bloggers like this: