Adonara, kerajaan / P. Adonara – Prov. Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Adonara terletak di pulau Adonara, Kab. Flores Timur, Prov. Nusa Tenggara Timur. Kerajaan ini berdiri sekitar tahun 1650.
Kerajaan ini dengan rajanya masih ada (2022).

The kingdom of Adonara is situated on the island of Adonara, prov. of Nusa Tenggara Timur. It was founded in 1650.
For english, click here

Lokasi pulau Adonara

————————-
Lokasi Pulau Adonara


* Foto kerajaan Adonara: di bawah
* Foto kerajaan-kerajaan di pulau Adonara: link


KERAJAAN ADONARA

Tentang Raja sekarang

Perwakilan adalah (2014): Muhammad Banjir Eke.
Info dari Muhammad Banjir Eke (dikirim / sent to us augustus 2014):
* perwakilan dari turunan raja terakhir Adonara adalah ayah saya, Muhammad Banjir Eke.
* Arifin Nueng Ape adalah salah satu turunan raja Adonara, tetapi bukan raja terakhir yaitu dari turunan Raja Muhammad Nur yang memerintah sebelum raja Bapa Kaya dan raja terakhir Muhammad Eke.

Putera Raja Adonara (augustus 2014)


Sejarah kerajaan Adonara

Umum

Sejarah lokal Adonara terdokumentasikan dari abad ke-16, ketika para pedagang dan misionaris Portugis mendirikan pos di dekat Pulau Solor. Pada saat itu Pulau Adonara dan pulau-pulau di sekitarnya dibagi di antara penduduk pesisir yang dikenal sebagai Paji, dan penduduk pegunungan yang disebut Demon. Para Paji mudah menerima Islam, sementara Demon cenderung di bawah pengaruh Portugis. Wilayah Adonara milik Paji mencakup tiga kerajaan, yaitu Adonara (berpusat di pantai utara pulau), Terong dan Lamahala (di pantai selatan).
Bersama dengan dua kerajaan di Pulau Solor, Lohayong dan Lamakera, mereka membentuk sebuah persekutuan yang disebut Watan Lema (“lima pantai”). Watan Lema bekerja sama dengan VOC pada 1613 dan ditegaskan pada 1646. Kerajaan Adonara sendiri sering permusuhan dengan Portugis di Larantuka, Flores, dan tidak selalu taat kepada Belanda.

Pada abad ke-19, penguasa Adonara di utara memperkuat posisinya di Kepulauan Solor; saat itu, ia juga menjadi penguasa bagian timur Flores dan Lembata. Wilayah Demon berdiri di bawah kekuasaan kerajaan Larantuka, yang berada di bawah kekuasaan Portugis sampai tahun 1859, ketika wilayah tersebut diserahkan pada Belanda. Kerajaan Larantuka dan Adonara dihapuskan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1962.

Ditutur oleh Imron Sadewo

– Sumber: https://www.facebook.com/notes/

Turunan raja Adonara adalah kaum pendatang yang terakhir memasuki Adonara. Mereka turunan Sultan Hamerskoro dari kesultanan Goram di pulau Seram. Karena terjadi perdebatan mahkota, mereka meninggalkan Goram, dengan rombongan besar di pimpin oleh tiga orang saudara yaitu Lama Ata Wadan, Sili Sengaji, La Asan. Mereka berlayar tiba di Lewotolok. Lama Ata Wadan dan La Asan menetap di Lewotolok dan Sili Sengaji terus berlayar.

Perpisahan mereka ini dapat dibuktikan dalam sastra klasik “kaka tolok lamadike arin tadon adonara”, yang artinya “kakaknya di daerah indah Lewotolok, adiknya di pulau indah Adonara.

Dalam perjalanan mengarungi laut Flores menuju pulau Adonara maka mereka berteduh di Koliwutun daerah Utaneban yang waktu itu diduduki oleh suku Korebima. Maka terjadilah peperangan antara rombongan Sili Sengaji dan suku Korebima. Suku Korebima kalah dan meninggalkan Utaneban. Rombongan Sili Sengaji melajutkan perjalanan sampai ke Lewo Uwun tetapi cuma sebentar karena Ola Lakunara dari kerjaan Lian Lolon datang meminta Sili Sengaji rela tinggal bersama mereka dan di beri kedudukan di Lian Lolon. Mereka namakan sukunya Adonara dan kampung Lian Lolon dirubah namanya menjadi kampung Adonara dan kerajaan dirubah namanya menjadi kerajaan Adonara.

Adapun perjanjian antara Sili Sengaji dan Ola Lakunara yaitu:
1. Sili Sengaji jadi raja Lian Lolon;
2. Turunan Enga jadi Kapitan;
3. Turunan Ola Lakunara jadi ba’an lewo pehen suku.

Dalam pemerintahan Sili Sengaji terjadilah perubahan besar, ketika La Asan sendiri memimpin ekspansi penaklukan terhadap kerajaan Molungang dan Libu Kliha. Dua kerajan itu ditaklukan oleh La Asan. Hal itu menyebapkan Botun, Boleng, Tengadei, Kwela, Kedang mengakui yang dipertuan raja Lian Lolon dengan tidak melalui penaklukan.

Raja Arakian Kamba. Beliau adalah salah satu raja Kerajaan Adonara yg berpusat di Sagu Atumatan.


Daftar Raja

Menurut sejarah lokal, keturunan dari raja-raja Adonara ini adalah termasuk:

* c. 1650:           Foramma,
* 1671-1684:     Boli saya,
* 1684-1688:     Eke (dibunuh oleh orang gunung)
* c. 1702:           Gogok,
* 1688-1719:     Wuring (saudara Eke),
* 1719-1756:     Boli II (anak dari Wuring), 1719-setelah 1756 diketahui penguasa
* c. 1815:           Jou,
* c. 1832:           Lakabella Jou (anak dari Jou),
* 1850 (28 juli): Begu,
* 1850-1857:     Pela (ng) (anak Begu),
* 1857-1868:     Jou (saudara Pela),
* 1868-1893:     Kamba Begu (saudara Lakabella),
* 1893:              Bapa Tuan (anak dari Kamba Begu), sementara Raja pada tahun 1893 selama 6 bulan
* 1893 (atau 1894)-1930 (18 desember) : Arkiang Kamba (Arakang; saudara Bapa Tuan, b 1866.),
* 1930-1935:     Bapa Ana (anak dari saudara perempuan dari Kamba Begu), Bupati dengan gelar Kapitan, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tahun 1935 dan dikirim ke Kupang
* 1941-1947:     Bapa Nuhur, (anak Gela, putra Bapa Tuan, b. 1915),
* 1947-1951:     Bupati, Bapa Kaya, (anak dari Bapa Ana, d. 1954/12/01),
* 1951-1962:     Mohamad Eke (cicit Raja Jo, 1929 -. C 1985), pertama disebut Pemerintah Asst selama pemerintahan Bapa Kaya dan juga dari Kapitan Adonara. Wafat 1979.

Daftar raja:  https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Adonara#Raja_Adonara

Makam Raja Adonara


Istana kerajaan Adonara

Bekas istana raja Adonara terletak di desa Sagu.
Sisa bangunan bekas kerajaan mengalami kehancuran ketika gempa dahsyat disertai tsunami menguncang pulau Flores 12 Desember 1992.
Di bekas rumah raja, kata Arifin Nueng Ape (63) keturunan raja Adonara, masih tersimpan dua buah keris dan 5 buah peci kuno. Ruang tamu rumah sederhana ini juga dihiasi dua meja bundar dari marmer dengan penyangga kayu jati berukir.
“Meja ini dipesan raja dari Jepara saat beliau menjabat dan memindahkan ibukota kerajaan ke Sagu sekitar tahun 1783. Ini merupakan salah satu peninggalan yang masih tersisa,” kata Arifin.

Bekas istana raja Adonara di desa Sagu

——————-

Pagar batu yang mengelilingi istana raja Adonara di desa Sagu dan didalamnya terdapat sebuah sumur tua serta puing kolam pemandian raja. Foto : Ebed de Rosary/Mongabay Indonesia

————————–


DAFTAR DAN SEJARAH KERAJAAN-KERAJAAN DI P. ADONARA

Untuk daftar dan sejarah kerajaan-kerajaan di P.Adonara, klik di sini.

Adonara, 1350 M

Adonara, 1350 M


Sumber kerajaan Adonara

– Sejarah kerajaan Adonara: https://id.wikipedia.org/wiki/
Sejarah kerajaan Adonara: https://www.facebook.com/notes/
Sejarah kerajaan Adonara: https://p2k.stekom.ac.id/
Sejarah kerajaan Adonara: http://lewobahan.blogspot.co.id/
Daftar raja:  https://id.wikipedia.org/wiki/

Sumber sejarah P.Adonara

– Sejarah kerajaan-kerajaan di P. Adonara: http://santipelu888.blogspot.com/
– Sejarah kerajaan-kerajaan di P. Adonara: http://bolengatumatan.blogspot.com/
– Sejarah kerajaan-kerajaan di P. Adonara: https://www.gotravelaindonesia.com/


Foto foto

Rumah tua bekas peninggalan kerajaan Adonara dengan meriam kuno di depannya yang berada dalam areal perkampungan Adonara yang dibangun di atas perbukitan. Foto: Ebed de Rosary/Mongabay Indonesia

——————————-

Pagar batu yang mengelilingi istana raja Adonara di desa Sagu dan didalamnya terdapat sebuah sumur tua serta puing kolam pemandian raja. Foto : Ebed de Rosary/Mongabay Indonesia

——————————-

Meja peninggalan Kerajaan Adonara

——————————-

Raja Adonara hadir sebagai mediator atau pendamai perang antara Sukutokan-Witihama

——————————-

Raja Adonara pada tahun 1973 menyambut tamu dari Vatikan.

——————————-

Raja kerajaan Adonara Ara Kian Kamba.

——————————-

Raja Adonara Kamba Begu bersama Sultan Lampung (1889)

——————————-

Raja Arkian Kamba di atas geladak kapal miliknya (1907)


Peta kerajaan Adonara, Lohayong, Lamakera, Terong, Lamahala, Labata

 ——————————-

Peta pulau Adonara, tahun 1910


Sumber kerajaan Adonara


4 Comments

4 thoughts on “Adonara, kerajaan / P. Adonara – Prov. Nusa Tenggara Timur

  1. MOH FAISAL DIFINUBUN

    Assalamu’alaikum…
    Saya dari maluku tenggara ingin mencari tau asal nenek moyang saya dari adonara yang merupakan anak dari sultan adonara apakah ada yang nernama DIDSAT??

    • Kesultanan dan Kerajaan di Indonesia / Sultanates and Kingdoms in Indonesia

      Terima kasih atas mail anda. Info tentang keturunan raja adonara tidak ada. Semua info sudah di website kita. Dengan hormat, paul, penerbit website

  2. Andriansyah

    Assalamualaikum saya andriansyah anak dari bapak Hamzah cory bima kake saya Machmud cory bima.jadi rencana saya kehilangan kontak silsilah kake saya pernah saya dengar kalau di pulau adonara ada satu wilayah yang nama nya cory bima.adakah yang bisa membantu info untuk saya terimakasih

    • Kesultanan dan Kerajaan di Indonesia / Sultanates and Kingdoms in Indonesia

      Terima kasih atas mail anda. Tidak ada info tambahan tentang Adonara. Semua info yang kami punya, ada di website. Paul, penerbit website

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: