Endekang, kerajaan / Prov. Sulawesi Selatan, Kab. Enrekang

Kerajaan Endekang (Enrekang,) adalah kerajaan di Sulawesi, Kab. Enrekang, prov. Sulawesi Selatan.
Kerajaan ini berdiri sejak abad ke-14. Kerajaan ini termasuk konfederasi Massenrempulu.
Raja bergelar Arung.

The Kingdom of Endekang was a kingdom in the Enrekang region. South Sulawesi.
This kingdom exists siince the 14th century.
The title of the king is Arung.

Klik foto untuk besar !

Wilayah Enrekang

Wilayah Enrekang

Provinsi Sulawesi Selatan (hijau)

Provinsi Sulawesi Selatan (hijau)


* Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link


Sejarah kerajaan Endekang

– Sumber: http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsulsel/2015/06/01/kerajaan-kecil-di-kabupaten-enrekang-diperintah-oleh-raja-paluang-digelar-puang-leoran/

Sebelum Islam masuk disebelah Tenggara Kota Enrekang sekarang, telah ada satu kerajaan kecil yang diperintah oleh seorang raja bernama paluang yang digelar Puang Leoran. Beliau adalah cicit dari Tomanurung Pallipada di Kallupuni dan istrinya bernama Embong Bulan dari paratiwi. Perkawinan Antara Tomanurung Pallipada dengan Embong Bulan memperoleh anak Lima orang yaitu : Pakka, Lakamumu, La bilong, I Pute, I Monno.

Lakamumu (laki) kawin dengan Puang Taulan, maka Lahirlah Palindungan. Palindungan inilah yang memperanakan Paluang atau Puang Leoran dan seorang lagi perempuan bernama Takke Buku yang diperisterikan oleh Aru Bollo dari Maiwa. Sepeniggalan Paluang (Puang Leoran I) beliau digantikan oleh anaknya bernama Paluluang menjadi Puang Leoran.

Pada masa pemerintahan Palulung Istana dipindahakan ke Pi’nang (± 3 km di sebelah Selatan Kota Enrekang sekarang), sehingga beliau biasa juga digelar Puang Pinang. Palullung kemudian digantikan oleh anaknya Mappeangka menjadi Puang leoran atau Puang Pi’nang. Mappeangka kawin dengan Mallimangan dari Kallupini bergelar Puang Pallidan memperoleh anak tiga orang yaitu; Tanri Angka, Tandi Lawa dan Tandi Solor. Setelah Mappeangka wafat, beliau digantikan oleh puteranya yaitu Tanriangka . Pada masa pemerintahan Tanriangka kerajaan berpindah ke Endekan (Enrekang) dan beliau digelar Arung Enrekang (I). Tanriangka memperisterikan Damarkati yaitu seorang gadis cantik yang ditemukan di dalam hutan, ketika Tanriangka sedang berburu.


Sejarah Konfedersi Massenrempulu

Sejak abad XIV, daerah ini disebut Massenrempulu’ yang artinya meminggir gunung atau menyusur gunung, sedangkan sebutan Enrekang dari Endeg yang artinya Naik Dari atau Panjat dan dari sinilah asal mulanya sebutan Endekan.

Menurut sejarah, pada mulanya Kabupaten Enrekang merupakan suatu kerajaan besar yang bernama Malepong Bulan, kemudian kerajaan ini bersifat Manurung dengan sebuah federasi yang menggabungkan 7 kawasan/kerajaan yang lebih dikenal dengan federasi ”Pitue Massenrempulu”, yaitu:

  1. Kerajaan Endekan yang dipimpin oleh Arung/Puang Endekan
  2. Kerajaan Kassa yang dipimpin oleh Arung Kassa’
  3. Kerajaan Batulappa’ yang dipimpin oleh Arung Batulappa’
  4. Kerajaan Tallu Batu Papan (Duri) yang merupakan gabungan dari Buntu Batu, Malua, Alla’. Buntu Batu dipimpin oleh Arung/Puang Buntu Batu, Malua oleh Arung/Puang Malua, Alla’ oleh Arung Alla’
  5. Kerajaan Maiwa yang dipimpin oleh Arung Maiwa
  6. Kerajaan Letta’ yang dipimpin oleh Arung Letta’
  7. Kerajaan Baringin (Baringeng) yang dipimpin oleh Arung Baringin

Pitu (7) Massenrempulu’ ini terjadi kira-kira dalam abad ke XIV M. Tetapi sekitar pada abad ke XVII M, Pitu (7) Massenrempulu’ berubah nama menjadi Lima Massenrempulu’ karena Kerajaan Baringin dan Kerajaan Letta’ tidak bergabung lagi ke dalam federasi Massenrempulu’.

Akibat dari politik Devide et Impera, Pemerintah Belanda lalu memecah daerah ini dengan adanya Surat Keputusan dari Pemerintah Kerajaan Belanda (Korte Verkaling). Beberapa bentuk pemerintahan di wilayah Massenrempulu’ pada masa itu, yakni Kerajaan Endekang. Ini terjadi sekitar 1905.
Beberapa bentuk pemerintahan di wilayah Massenrempulu’ pada masa itu, yakni: kerajaan Enrekang.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Enrekang
———————
Historically, Enrekang (14th century) was a large kingdom, called Malepong Bulan. Later it was part of the federation, that consisted of 7 regions / kingdoms, known as the federation “Pitu Massenrempulu”, among others, the Kingdom Endekang.
As a result of the politicy of divide et impera of the dutch Government , this region was split up (Decree of the Government of the Kingdom of the Netherlands (Korte Verkaling). Several lokal governments were founded in region of Massenrempulu, among them was the kingdom of Endekang. It happened around 1905.

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Enrekang


Daftar Raja / List of kings kerajaan Endekang

– Sumber: http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsulsel/2015/06/01/kerajaan-kecil-di-kabupaten-enrekang-diperintah-oleh-raja-paluang-digelar-puang-leoran/

Sesudah pemerintahan Tanriangka sebagai Arung (Raja) Enrekang I , kemudian berturut-turut di gantikan oleh:

  • Takke Buku Arung Enrekang II, Putri dari Tanriangka .
  • I Kotang Arung Enrekang III, Putra dari Takke Buku dari suaminya bernama Mappe Tangka Arung Buttu.
  • Bissutonang Arung Enrekang IV, Putra dari I Kotang dari Istrinya bernama Passoloi.
  • Maemuna Arung Enrekang V, Putri dari Bissutonang.
  • Baso Panca Arung Enrekang VI, Putra dari saudara Maemuna yang bernama Mappa Tunru
  • Masagumi Arung Enrekang VII, Putra dari Baso Panca .
  • Tuang Lala Arung Enrekang VIII, Menantu laki laki dari Tanri Sessu saudara dari Baso Panca .
  • Arung Enrekang IX (Namanya Tidak Diketahui) , Putra dari Masagumi Arung Enrekang VII.
  • Baso Enrekang Arung Enrekang X, Putra Tuang Lala Dari isterinya bernama I Billang ( Arung Gilirang ).
  • Wetonang Arung Enrekang XI, Putra dari Baso Enrekang .
  • Pancaitana Bunga Walie Arung Enrekang XII, Putri dari Wetonang dari istrinya yang bernama Towaccalo’ (Arung Maewa).
  • Andi Ahmad Arung Enrekang XIII, Anak tiri dari Pancaitana Bunga Walie ( beliau pewaris kerajaan).
  • Andi Muhammad Tahir Arung Enrekang XIV, (terakhir) salah seorang pewaris kerajaan Enrekang yang berada di Soppeng . Andi Muhammad Tahir kawind dengan Andi Dio (datu Lompulle).

—————————-

Info tambahan / Additional information- Sumber:

* ….Princess Regnant Takkebuku
She was the first known ruler and daughter of Chieftain Tanriangka Patta Taulanand Danrakati Patta Tinggalung. Her son, was succeeded by daughter.….

* Princess Regnant .Kota
Succeeded by daughter Bissu Tonang

* …..Princess Regnant Bissu Tonang
Diganti / Succeeded by son Andi Mappatunru

* Until 1915 Princess Regnant Andi Pancaetana
Her successor, Patta Ahmad ruled until 1934.

– Sumber: http://www.guide2womenleaders.com/indonesia_substates.htm


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber / Source

Kerajaan Endekang

– Sejarah kerajaan Endekang dan daftar raja: http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsulsel/2015/06/01/kerajaan-kecil-di-kabupaten-enrekang-diperintah-oleh-raja-paluang-digelar-puang-leoran/
– Daftar raja:  http://www.worldstatesmen.org/Indonesia_princely_states2.html
Additional information about the raja’s:  http://www.guide2womenleaders.com/indonesia_substates.htm

Massenrempulu

Sejarah Kabupaten Enrekang (Massenrempulu):  https://massenrengpulu.wordpress.com/pertama/sejarah-kab-enrekang/
Sejarah Enrekang di Wiki: Wiki
– Sejarah Massenrempulu: http://matabugis.blogspot.co.id/2016/05/sejarah-kerajaan-massenrempulu.html
– Suku Massenrempulu: https://www.kompasiana.com/taufikhasyim/mengenal-suku-massenrempulu-di-kabupaten-enrekang_552b8e306ea83426158b4570
– Sejarah asal mula Enrekang: http://indryqhy.blogspot.co.id/2013/10/tamanurung-dari-bambapuang.html


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: