Kodi, Kerajaan / Nusa Tenggara Timur – Sumba

Kerajaan Kodi. Terletak di pulau Sumba, Prov. Nusa Tenggara Timur, Kab. Sumba Barat Daya.

The kingdom of Kodi is located on the island of Sumba, district of  Sumba Barat Daya.

Klik foto untuk besar !

Lokasi pulau Sumba

Lokasi pulau Sumba

Sumba

Sumba


* Foto kerajaan-kerajaan Sumba: link
* Foto situs kuno / megalitik di Sumba: link


Sejarah kerajaan-kerajaan di Sumba: link


Sejarah / History kerajaan Kodi

Kerajaan Kodi dikukuhkan dengan “Korte Verklaring” tanggal 3 Mei 1913. Pemerintah Belanda sebetulnya sudah mengajukan penandatangan Korte Verklaring pada tahun 1908 namun di tolak oleh Rato Loghe Kandua, raja Kodi Bokol yang saat itu berkuasa. Penolakan ini mendapat reaksi keras dari Belanda dan pada akhirnya memicu munculnya perlawanan rakyat dibawah pimpinan Wona Kaka.
Sebelum tahun 1912 di wilayah Kodi terdapat dua kerajaan yaitu kerajaan Kodi Bokol dan kerajaan Mbangedo. Pada tahun 1915 wilayah Rara dan Ede dilepas dari kerajaan Mbangedo dan digabungkan dengan kerajaan Wewewa, begitu pula wilayah Gaura digabungkan dengan kerajaan Lamboya.
Pada tahun 1919 raja Mbangedo, Rija Kanda, meninggal dunia dan digantikan oleh Rangga Kura. Tahun 1929 Rangga Kura digantikan oleh Rya Bokola samapi tahun 1931. Selanjutnya kerajaan Mbangedo digabung dengan kerajaan Kodi dibawah kekuasaan raja Kodi waktu itu, Dera Wula. Untuk wilayah kerajaan Mbangedo sendiri diangkat seorang raja bantu, yaitu Tari Loghe. Sewaktu beliau wafat digantikan oleh Hermanus Rangga Horo. Raja bantu ini kemudian diangkat menjadi raja Kodi menggantikan Dera Wula yang meninggal dunia pada tahun 1945. Hermanus Rangga Horo menjabat sebagai raja Kodi sampai terjadinya perubahan sistim pemerintahan.

Sumber: http://www.rri.co.id/kupang/post/berita/185216/sumba/kerajaan_kerajaan_di_sumba_barat.html

Peta pulau Sumba tahun 1925

klik peta untuk besar

——————–

Kodi kingdom was founded by the Korte Verklaring” of the dutch government on 3 May 1913. The Dutch government has actually signed the Korte Verklaring in 1908, but it was rejected by Rato Loghe Kandua, king of Kodi Bokol, who was in power. This rejection caused a strong reaction from the Netherlands and in the end led to resistance of the people under the leadership of Wonâ Kaka.
Before 1912 there were in the region two kingdoms, namely Kodi Bokol and Mbangedo. In 1915 the regions of Rara  and Ede were removed from the kingdom of Mbangedo and combined with the kingdom of Wewewa, also the Gaura region was coupled with the Lamboya kingdom.
In 1919 the king of Mbangedo, Rija Kanda, died and was replaced by Rangga Kura. 1929 Rangga Kura was replaced by Rya Bokola who served until 1931. The kingdom of Mbangedo was connected with the kingdom of Kodi, under the power of the king of Kodi that time, Dera Wula. For Mbangedo kingdom was appointed an assistent king, named Tari Loghe. When he died, he was replaced by Hermanus Rangga Horo. This assistent king  Kodi became king of Kodi, replacing Dera Wula, who died in 1945. Hermanus Rangga Horo served as king Kodi of until the change of the government system in Indonesia.


Daftar raja / list of kings

* 1931 – 1943: Dera Wula
* 1943 – 1962: Hermanus Rangga Horo (b. 1903 – d. 1985)

 – Sumber / Source: http://www.worldstatesmen.org/Indonesia_princely_states2.html


Peta kuno

klik peta untuk besar

Lokasi Sumba (Subao) abad ke-15

Lokasi Sumba, tahun 1656

Lokasi Sumba tahun 1660


Sumber / Source

– Kerajaan Kodi, Alexander Umbu Goda: http://umbugoda.blogspot.com/2014/01/kerajaaumbu-goda.html

 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: