Kasimbar, kerajaan / Sul. Tengah – Kab. Parigi Moutong

Kerajaan Kasimbar, 1711 – 1912,  terletak di Sulawesi, Kab. Parigi Moutong, prov. Sulawesi Tengah.

The kingdom of Kasimbar, 1711- 1912, located in the district  of Parigi Moutong. Central Sulawesi.

Klik foto untuk besar !

Kasimbar

Lokasi Kasimbar

Provinsi Sulawesi Tengah

Provinsi Sulawesi Tengah


* Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link


Sejarah / History kerajaan Kasimbar

Dahulu  Kasimbar  dikenal dengan nama Tanainolo yang artinya tanah terpotong, masyarakat hidup secara berkelompok-kelompok yang dikuasi oleh seorang Kepala Suku Gelar Toi Bagis dalam satu wilayah yang disebut dengan Boya. Daratan Kasimbar dahulu terbagi atas 7 Boya, yaitu: Boya Mayapo, Boya Vintonung, Boya Liovung, Boya Sambali, Boya Tagali, Boya Apes dan Boya Ranang dan atas kondisi seperti itulah secara pelan-pelan tercipta nilai-nilai adat istiadat Kasimbar yang dikenal dengan sebutan Pitu Pole (artinya 7 bagian) atau sebutan lain yaitu Sanja Pitu.

Suasana seperti diatas berjalan hingga akhir abad 16, ditandai dengan datangnya rombongan pelayar Orang-orang Mandar yang dipimpin oleh Puang Tomessu Gelar Arajang Taunai. Tujuan kedatangan orang-orang Mandar semula berdagang dan siar agama Islam, namun perlahan-lahan terjadi perkawinan dengan penduduk setempat hingga berhasil melahirkan keturunan bernama Datu Ranang.

Dalam kekuasaan Raja Pue Masaile Yusuf sekitar tahun 1912 kerajaan Kasimbar di aklamasikan ke kerajaan Parigi sebagai wilayah yang berstatus Lanschap atau Distrik dibawah Onder Afdeeling Parigi.

– Sumber: http://skpantim.blogspot.co.id/2013/07/sejarah-desa-kasimbar.html


Daftar Raja

Pemimpin besar yang dikenal berkuasa di wilayah Kerajaan Kasimbar yaitu :

1) 1711-1762: Puang Tomessu Gelar Arajang Taunai
2)  1762-1778: Puataikacci Gelar Puang Logas
3) 1778-1822:  Magalattu Gelar Pua Datu Mula, memegang kekuasaan sebagai Raja pertama di Moutong yang berkedudukan di Pulau Matoro.
4) 1895: Buralangi Gelar Puang Lei, dibantu oleh seorang Olongian yang bernama Sariani Gelar Olongian Gurang berkedudukan di Kasimbar dan Olongian Daeng Malindu yang berkedudukan di Toribut.
5) Pawajoi Gelar Matoa, dibantu oleh seorang Olongian bernama To’eng.
6) 1899-1901: Suppu , dibatu oleh seorang Olongian yang bernama Tanggudi, Malafai sebagai Jogugu dan Lahia sebagai Kapitalau.
7) 1902-1906: Lamangkona Gelar Pue Sanjata
8) 1907-1913: Pue Masaile Gelar Paduka Raja Muda , dibantu oleh seorang pabicara adat bernama Akas Bin Kadang Malingka, Anteng Palimbui sebagai Jogugu dan Bambalang sebagai Olongian.

– Sumber: http://skpantim.blogspot.co.id/2013/07/sejarah-desa-kasimbar.html


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber

– Sejarah kerajaan Kasimbar: http://randanutajio.blogspot.co.id/2012/03/sejarah-singkat-kecamatan-kasimbar.html
– Sejarah kerajaan Kasimbar: http://skpantim.blogspot.co.id/2013/07/sejarah-desa-kasimbar.html


 

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: