Masapi, kerajaan / Prov. Sulawesi Selatan – kab. Luwu Utara

Kerajaan Masapi terletak di prov. Sulawesi Selatan, kab. Luwu Utara.

Lokasi kab. Luwu Utara


* Foto sultan dan raja yang masih ada di Sulawesi: link
* Foto sultan dan raja di Sulawesi dulu: link

* Foto kerajaan2 di wilayah Poso: link
* Foto suku Bugis: link
* Foto suku Toraja: link
* Foto situs kuno di Sulawesi: link


Tomakaka (raja) sekarang (2020)

8 febr. 2020
Pengukuhan Tomakaka Kombong  Pitu Masapi yang ke -25 di desa Sepakat, kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara.


Tentang kerajaan Masapi

Info di bawah di ambil dari: http://oedheentz.blogspot.com/2011/04/komunitas-adat-masapi.html

Komunitas Masyarakat Adat Masapi adalah merupakan hasil dari perkawinan seorang laki-laki yang berasal dari Kamiri atau anak datu dari Palopo yang bernama Mangirang dan seorang perempuan yang berasal dari Baluli yang sekarang bernama Balebo. Perkawinan tersebut menghasilkan 3 orang anak masing-masing bernama; Pese, Mo’ne dan Rangkei. Ketiga anak ini diberi kekuasaan untuk menempati wilayah yang masing-masing;

1. Pese diberi kekuasaan untuk menempati wilayah Masapi.
2. Mo’ne diberi kekuasaan untuk tinggal di Bone yang sekarang bernama Masamba
3. Rangkei diberi kekuasaan untuk tinggal di Uraso

Selain pemberian kekuasaan tersebut diatas, Pese diberi kuasa untuk membawahi kombongan pitu yaitu;

Masapi atau kombongan pitu yang terdiri atas Salu Bomba, Salu Tolambu, Manuk, Salu Lindu, Salu Balombong, Latang Tallang, Bala Kala. Nama Masapi memberi makna yang terkait dengan sumber kekayaan alamnya terutama sungai. Masapi adalah satu lembar daun tarra’ di sungai jika dibuka banyak ikan belut didalamnya.

• Maipi atau kombongan karua dan memiliki Tomakaka tersendiri,

• Mo’ne yang sekarang dibernama Masamba. Nama Mo’ne bermakna sebagai penghasil beras di tana rata

• Kombongan Kasera. Nama ini bermakna ada 9 kampung yaitu; Bone, KurriKurri, Baliase, Panda, Tondok Tuwara, Indo Koro, Po’do, Kappuna, Sa’pe (Tonduk Tua).


 

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: