* FOTO situs kuno di Papua

Situs Koan. Lokasi: Distrik Napan, Kabupaten Nabire, Papua.
“Situs Koan merupakan situs pemukiman awal di Napan, sebelum penduduknya pindah bermukim ke Situs Mosandurei,” kata Hari Suroto, di Jayapura, Sabtu.
Berdasarkan survei pada permukaan tanah di Situs Koan, Suroto mengemukakan bahwa para peneiliti berhasil menemukan gerabah, manik-manik, sisa makanan berupa cangkang moluska laut dan tulang binatang.

——————————

Lokasi: Kawasan Danau Sentani, Kabupaten Jayapura.
Para peneliti Balai Arkeologi Jayapura menemukan gua yang diduga pernah menjadi hunian manusia kuno di perbukitan karst Kawasan Danau Sentani, Kabupaten Jayapura,

——————————

Situs Purbakala Kokas adalah situs purbakala yang terdapapat di Kokas, Fakfak Papua Barat. Di tempat ini ditemukan berbagai cap tangan berwarna merah yang terlukis pada dinding-dinding batu di tebing dan gua yang terletak di pinggir laut. Objek wisata arkeologi ini dikenal sebagai situs purbakala Kokas atau oleh masyarakat setempat biasa disebut dengan nama Tapurarang.

——————————

Situs Bukit Srobu. Balai Arkeologi Jayapura menemukan permukiman zaman neolitikum dan megalitikum seluas 15 ribu meter per segi di Bukit Srobu, di antara Kelurahan Abepantai dan Kampung Enggros, Distrik Abepura, Kota Jayapura

——————————

Situs Megalitik Tutari atau Situs Megalit Tutari Doyo Lama ini berada di perbukitan yang terbagi-bagi dalam beberapa klaster. Di situs ini ditemukan batu-batu besar yang digores sehingga membentuk gambar-gambar yang khas.
Selain itu ditemukan juga batu-batu besar yang dipahat sehingga menyerupai tubuh dan kepala manusia yang diyakini merupakan gambaran dari empat ondoafi (Kepala Keluarga) Suku Doyo Lama, yaitu Ebe, Pangkatana, Wali, dan Yapo.

——————————

Situs kawasan Sentani. Situs megalitik ini berupa batu beranak, batu rejeki dan batu perang di pulau Mantai daerah tersebut.
Di situs ini ditemukan sejumlah materi arkeologi berupa fragmen gerabah hias maupun polos dan beberapa bangunan megalitik berupa sejumlah menhir dalam berbagai ukuran

Sebuah peninggalan megalitik ditemukan (2015) di lapangan tembak Kodam XVII/Cendrawasih, Gunung Baso, Distrik Waibu, Kabupaten Jayaoura, Papua.
Peneliti Balai Arkeologi Papua, Hari suroto menjelaskan, temuan tersebut berupa bongkahan batu besar yang pada masa prasejarah berfungsi sebagai lumpang.


 

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: