Napu, kerajaan / P. Sumba – prov. Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Napu. Terletak di pulau Sumba, Kab. Sumba Timur, prov. Nusa Tenggara Timur.

The kingdom of Napu. Located  on the island of Sumba.
For english, click here

Lokasi pulau Sumba

————————

Lokasi Napu. Wilayah tradisional di Sumba


\]Kerajaan-kerajaan di P. Sumba

* Foto raja-raja di P. Sumba yang masih ada: link
* Foto raja-raja dulu di P. Sumba: link
* Foto situs kuno / megalitik di pulau Sumba: link


KERAJAAN NAPU

Tentang raja sekarang (2020)

Tidak ada info tentang raja sekarang.


Sejarah kerajaan Napu

Nama Desa Napu diambil dari nama Kampung Napu yang merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Napu pada Masa Swapraja. Dalam baitan adat Kampung Napu dikenal dengan sebutan “Kambatang Kalitu, Kikung Kalangga”.

Masa sebelum Swapraja
Berdasarkan cerita Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat, sejarah keturunan Maramba Napu yang diketahui dimulai dari Umbu Renggi Mehakati yang berkedudukan di Kampung Prilangina, Desa Napu. Keturunan dari Umbu Renggi kemudian mencari padang penggembalaan yang luas dan bertempat tinggal di sana, yang sekarang ini dikenal dengan nama Kampung Napu.

Masa Swapraja
Pada masa penjajahan, pemerintah Kolonial Belanda mengakui keberadaan penguasa-penguasa lokal/ Maramba di suatu wilayah. Pengakuan itu ditandai dengan pemberian Besloit, Tongkat Emas, Tongkat Perak, Bintang. Pada masa Swapraja, wilayah kerajaan Napu meliputi Napu, Wunga, Lenang, Soru dan Lakoka.

Kepemimpinan masa Swapraja
* Umbu Timba Nduka
Pada tahun 1901, pemerintah Kolonial Belanda mengakui secara defacto keberadaan Maramba Napu. Pengakuan ini ditandai dengan pemberian tanda kebesaran berupa Tongkat Emas dan Tongkat Perak kepada Umbu Timba Nduka dan pengakuan atas wilayah tercantum dalam surat yang dikenal dengan sebutan Besloit.

Dalam masa pemerintahannya Umbu Timba Nduka menetapkan Umbu Horung Tanggu Konda alias Umbu Na Kaliang sebagai Raja Bantu di wilayah Lakoka, yang berkedudukan di Kampung Ndakurangu. Dan Umbu Yiwa alias Umbu Nai Harobu sebagai Raja Bantu di Wilayah Soru.
Umbu Timba Nduka alias Umbu Nai Haing berkuasa sampai tahun 1925. Beliau diganti oleh adiknya, Umbu Nai Lou.

* Umbu Nai Lou
Umbu Nai Lou memimpin dengan sangat keras dan kejam. Beliau tidak segan untuk menyiksa, bahkan membunuh orang yang berbuat salah atau orang yang melangar norma-norma atau tata krama. Kemudian atas permintaan beliau dan disetujui oleh kerabat keluarga Maramba Napu dan Kabihu-kabihu yang ada, beliau meminta untuk berhenti sebagai Raja Napu. Kepemimpinan Umbu Nai Lou berlangsung selama 6 bulan dan Beliau diganti oleh saudara yang adik, yaitu Umbu Landukura alias Umbu Nai Laya.

* Umbu Landukura
Umbu Landukura alias Umbu Nai Laya berkuasa sampai tahun 1930. Beliau dikenal juga dengan sebutan “Umbu Hangaji”. Umbu Nai Laya diganti oleh anaknya, Umbu Ndelu Danguramba.

* Umbu Ndelu Danguramba
Umbu Nai Paondu adalah nama lain dari Umbu Ndelu Danguramba. Beliau juga dikenal dengan panggilan “Umbu Takung” yang artinya “Umbu yang memegang Tongkat”. Beliau mangkat pada tahun 1948 dan diganti oleh sepupunya Umbu Rada atau Umbu Nai Babu, sebagai Raja Napu.

* Umbu Nai Babu
Umbu Nai Babu atau Umbu Rada adalah keponakan dari raja-raja Napu terdahulu dan sepupu dari Raja Umbu Takung. Beliau adalah seorang Maramba Horu (bangsawan yang berasal dari Soru). Beliau diangkat dan ditetapkan sebagai sebagai Raja Napu setelah mangkatnya Umbu Takung.
Umbu Nai Babu berkuasa sampai pada tahun 1950-an atau sampai pada berakhirnya masa Swapraja di Wilayah Sumba Timur.
Pada masa itu seluruh Wilayah di Pulau Sumba digabungkan menjadi satu Kabupaten yang dikenal dengan sebutan Kabupaten Sumba dan Umbu Tipuk Marisi adalah Kepala Daerah yang pertama.

Sebagian Wilayah Kerajaan Napu, yaitu: Lenang, Soru dan Lakoka tergabung dalam Wilayah Umbu Ratu Nggay, yang kemudian menjadi wilayah Kecamatan Umbu Ratu Nggay di Kabupaten Sumba Barat, sekarang menjadi wilayah Kabupaten Sumba Tengah.

Setelah masa Swapraja
Pada masa transisi peralihan dari sistem pemerintahan Swapraja/Pemerintahan Monarki menjadi sistem pemerintahan Republik, wilayah Napu dipimpin oleh seorang Maramba yang dikenal dengan sebutan Kepala Kampung. Umbu Nai Reku adalah Kepala Kampung untuk wilayah Napu pada masa itu.
– Sumber: http://napu.sideka.id/2017/11/12/sejarah-desa-napu/

Daftar lain raja kerajaan Napu

c.1860 Kerajaan Napu dibentuk

* c.1860 – 1870: Umbu Kambara Windi
* 1870 – 18..: Umbu Dai Kudu
* 18.. – 1890: Umbu Renggi Taai
* 1890 – 12 Feb 1910: Umbu Timbu Nduka Laki Mora
* 1910 – 27 Aug 1914: Umbu Rawa
* 1914 – 1927: Umbu Landu Kura
* 1927 – 1928: Umbu Rada

1928 Digabungkan dengan kerajaan Kapunduk.

– Sumber: http://jacktenabolo18.blogspot.com/


DAFTAR DAN SEJARAH KERAJAAN-KERAJAAN DI P. SUMBA

Untuk daftar dan sejarah kerajaan-kerajaan di P. Sumba, klik di sini

P. Sumba dan Nusa Tenggara Timur, 1650 M

Nusa Tenggara Timur, 1650 M


Peta kuno pulau Sumba

Klik di sini untuk peta kuno pulau Sumba

Sumba (Subao) abad ke-15


Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: