Tagulandang, kerajaan / Prov. Sulawesi Utara – P. Tagulandang

Kerajaan Tagulandang (1570-1942) adalah kerajaan yang terletak di Sulawesi Utara yang berdiri selama 512 tahun dimana kerajaan tersebut setidaknya dipimpin 19 orang Raja dan 3 orang pejabat Raja. Kerajaan tersebut bermula pada tahun 1570 saat didirikan oleh Ratu Lohoraung, dan berakhir pada 1942 di masa Raja Willem Philips Jacobz Simbat.
Kerajaan ini terletak di pulau Tagulandang, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, prov. Sulawesi Utara.

The Tagulandang Kingdom (1570-1942) was a kingdom located in North Sulawesi, which existed for 512 years; the kingdom was led by at least 19 kings and 3 king officials. The kingdom was founded in 1570 by Queen Lohoraung, and ended in 1942 under King Willem Philips Jacobz Simbat.
This kingdom was located on the island of Tagulandang, district Siau Tagulandang Biaro, prov. North Sulawesi.
For english, click here

Lokasi pulau Tagulandang, Sulawesi Utara, kab. Kep. Siau Tagulandang Biaro.

———————–
Lokasi Pulau Tagulandang


* Video sejarah Kepulauan Sangihe, Talaud, dan Sitaro, 1295-2018: link
* Video sejarah Sulawesi Utara + Gorontalo: link


KERAJAAN TAGULANDANG

Sejarah kerajaan Tagulandang

Kerajaan Tagulandang adalah kerajaan yang terletak di Sulawesi Utara yang berdiri selama 512 tahun dimana kerajaan tersebut setidaknya dipimpin 19 orang Raja dan 3 orang pejabat Raja. Kerajaan tersebut bermula pada tahun 1570 saat didirikan oleh Ratu Lohoraung, dan berakhir pada 1942 di masa Raja Willem Philips Jacobz Simbat.

– Sejarah lengkap kerajaan Tagulandang: klik di sini

Sejarah 1

Antara tahun 1399 – 1500, sebagian penduduk kerajaan Bowontehu melakukan migrasi yang besar ke sejumlah wilayah. Humansanduluge bersama istrinya Tendensehiwu melakukan migrasi ke Molibagu, lalu dari Molibagu menuju ke pulau Ruang, Tagulandang, Biaro, Siau dan Mangindano atau Mindanau-Filipina, kemudian keduanya bermigrasi ke Kauhis kecamatan Manganitu, pulau Sangihe. Ketika berada Sangihe, keduanya bersama para pengikut mendaki gunung Sahendarumang-Sangihe dan mendirikan kerajaan Tampunglawo sebagai kerajaan tertua di Tabukan.
Bulango dari kerajaan Bowontehu bermigrasi ke Tagulandang. Di Tagulandang, ia dan anaknya, yang bernama raja Lohoraung bersama pengkikutnya mendirikan kerajaan Tagulandang. Bulango adalah saudara dari Lokongbanua II, raja pertama kerajaan Siau. Bulango dan Lokongbanua II adalah anak dari raja Mokodoludut dan Abunia dari kerajaan Bowontehu. Putra lainnya dari Mokodoludut adalah Yayubongkai sebagai raja Bolaang Mangondow pertama.

Raja Salmon Bawole, 1885-1900

Sejarah 2

Kerajaan Tagulandang adalah sebuah kerajaan yang terletak di Sulawesi Utara yang berdiri selama 512 tahun dimana kerajaan tersebut setidaknya dipimpin 19 orang Raja dan 3 orang pejabat Raja. Kerajaan tersebut bermula pada tahun 1570 saat didirikan oleh Ratu Lohoraung, dan berakhir pada 1942 di masa Raja Willem Philips Jacobz Simbat.

Menurut berbagai sumber, Tagulandang sempat menjadi kerajaan maritim besar di belahan utara pulau Sulawesi. Terletak di pulau Tagulandang, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, dengan kotaraja pertama berpusat di Tulusan. Sejarawan Adrianus Kojongian mengutip sumber-sumber tertulis Eropa mengungkapkan, cakupan luas kerajaan Tagulandang meliputi pulau-pulau Tagulandang, Pasige (Pasigi), Ruang, Biaro, Selangka, Seha, Sehakadio, Batutombonang, Kauhagi dan Tandukuang.

Menurut E.de Waal pada tahun 1825, kerajaaan tersebut terdiri atas tiga negeri besar. Tagulandang di sebelah barat, tempat kedudukan raja, lalu Haas di timur dan Minanga di bagian utara. Ibukota negeri Tagulandang terbagi atas tiga kampung, yakni: Tagulandang, Malio-mara (Balahumara) dan Bakula (Bakulaihi).

Kerajaan ini di utara berbatas kerajaan Siau, timur dengan Laut Maluku, selatan dengan Selat Bangka dan Talise; serta sebelah barat dengan Laut Sulawesi. Dalam tradisi sastra purba Sangihe, kerajaan Tagulandang disebut dengan nama Mandolokang. Namun penulis Barat menamakannya Pangasar, Pangasare atau Panggasane atau juga Panguisara.

Raja kerajaan Tagulandang bersama penguasa belanda tahun 1902.


Daftar raja kerajaan Tagulandang

1) 1570-1609: Ratu Leheraung
Beliau adalah putri Raja Mokodompis cucu dari Raja Binangkang dari Kerajaan Mangondow

2) 1609-1649: Raja Balange
Beliau adalah putra dari Raja Tabukan ke II Pahawuatan dengan permaisuri Taskea dari Tagulandang.

3) 1649-1675: Raja Bawise
Beliau adalah putra dari Raja Tabukan ke IV Don Fransisca Makaampow Judha II dengan permaisuri Dolontenge I.

4) 1675-1720: Raja Philips Antoni Aralung Nusa
Putra Raja Bawise dengan permaisuri bernama Rampelang. Beliau menandatangani perjanjian dengan VOC di Ternate pada tanggal 9 November 1677.

5) 1720-1758: Raja Johanis Batahi Jacobus Manihis
Putra Raja Siau Hendrik Jacobus Rarame Nusa dengan permaisuri Beli Sehiwu saudara Raja Tagulandang ke IV Raja Philips Antoni Aralung Nusa.

6) 1758-1798: Raja Josef Tamarel
Beliau adalah Raja yang masa pemerintahannya sangat lama.

7) 1798-1820: Raja Cornelis Tamarel
Beliau adalah putra dari Raja Josef Tamarel

8) 1820-1835: Raja Musa Philips Jacobus
Putra dari Raja Kiria dengan permaisuri Tinagari putra Raja Karula dari Tabukan dengan permaisuri Kelawulaeng. Pusat pemerintahan di Tulusan dipindahkan ke Buhias.

9) 1835-1845: Raja Johanis Philips Jacobz Amberi
Putra Raja Musa Philips Jacobz dengan permaisuri Ndiari.

10) 1845-1862: Raja Frans Philips Jacobz Kumbea
Saudara dari Raja Johanis Philips Jacobz Amberi.

11) 1862-1870: Raja Lucas Philips Jacobz Tuwonbange
Putra Raja Johanis Philips Jacobz Amberi. Beliau wafat pada tahun 1870 sebagai korban bencana alam pada waktu peletusan Gunung Awu Ruang tahun 1870 yang menelan korban sejumlah kurang lebih 450 orang.

12) 1870-1879: Raja Christian Matheos Makahiking

13) 1879-1885: Raja Laurens Philips Jacobz Karangtang
Mulai dari beliau pemerintah Belanda memberikan gaji sebesar 1.150 gulden setiap bulan.

14) 1885 (7 bulan): Raja Nicodemus Jacobz Kalandang
Beliau hanya memerintah selama 7 bulan.

Radja Hendrik Malempe Philips Jacobs of Tagulandang(1922-1936). Collection: dynasty John FE Suoth

15) 1885-1900: Raja Salmon Bawole Takaliuang
Beliau berasal dari Manganitu

16) 1900-1913: Raja Laurens Manuel Tamara

17) 1913-1917: Raja Cornelis Tamalere
Setelah Raja Cornelis T berhenti pada tahun 1917 maka pemerintahan Kerajaan Tagulandang dijalankan oleh Jegugu Johannis Manesseh dibawah pengawasan Raja – Raja / Presiden Raja Siau masing – masing adalah :

* Raja A. J. K. Bogar

* Presiden Raja A. D. Laihad

* Raja L. N. Kansil . sampai tahun 1922

18) 1922-1936: Raja Hendrik Philips Jacobz

19) 1936-1942: Raja Willem Philips Jacobz Simbat

Pada tahun 1942 fasisme Jepang mulai mencengkramkan kukunya di bumi Sangir di mana Raja Simbat menjadi korban pertama kekejaman Jepang, dan berakhir pula riwayat Kerajaan Tagulandang atau Mandolekang. Selanjutnya beralih pemerintahan ke tangan fasisme Jepang dan bekas Kerajaan Mandolekang Jepang mengangkat Paul Tiendas dengan gelar Shucekan.

– Daftar raja Tagulandang 1: http://9soputan9.blogspot.co.id/2011/11/kerajaan-tagulandang.html
– Daftar raja Tagulandang 2: https://sitaro.wordpress.com/2008/09/10/daftar-raja-raja-tagulandang/


Pembunuhan raja-raja Sangihe, 1942-1945

Pembunuhan para raja dan tokoh masyarakat Sangihe di Bungalawang Tahuna masa penjajahan Jepang menyimpan banyak misteri yang sampai saat ini belum terungkap jelas. Sejumlah penulis, saksi mata, bahkan keturunan dari para korban bersilang pendapat kapan tepatnya tragedi mengenaskan itu terjadi. Ada memastikan kejadiannya berlangsung tahun 1942, lalu 1944 dan paling banyak berpendapat di tahun 1945. Tanggal-tanggalnya bervariasi 7 Juli 1942, 25 Agustus 1942, 9 November 1944, Desember 1944 dan terbanyak tanggal 19 Januari 1945.

Pendapat seragam adalah korban terkenal yang dibunuh bersamaan, yakni: Raja Tahuna (Kendahe-Tahuna) Engelhard Bastiaan, Raja Tagulandang Willem Philips Jacob Simbat, Raja Manganitu Willem Manuel Pandengsolang Mocodompis, Raja Talaud P.G.Koagow, mantan Raja Tahuna Christiaan Nomor Pontoh, Jogugu (sebutan Kepala Distrik) Kendahe Anthoni, Jogugu Manalu (Tabukan Selatan) Karel Patras Macpal, serta istri dokter Gyula Cseszko bernama Emma Rosza Haday von Oerhalma, tenaga Zending di Tahuna Sangihe-Talaud asal Hongaria Eropa.

Ada menambahkan yang dieksekusi hari itu pun termasuk sang dokter sendiri (meski ditolak anak-anaknya dan saksi mata lain yang memastikan dokter Gyula tewas dalam kamp interniran di Tondano). Lalu terdapat nama guru agama G.Tatengkeng, kepala negeri Buang Kaliapas Jacobs yang versi lain telah dibunuh 25 Agustus 1942, Jogugu Tagulandang B.Jacobs, Jogugu Manganitu B.L.P.Jacobs (versi lain 1942); Jogugu Tamako H.J.P.Macahekum (selain versi Desember 1944). Kemudian ada Jogugu Ondong E.Marthing, Jogugu Taidi dan W.A.Kansil, ipar Raja Manganitu Willem Mocodompis yang memimpin Komite Nasional Siau. Data Belanda masih menambahkan nama B.Hengkenbala, seorang (kepala kelasi) KM Eiland Tahuna dari kesatuan KM-KNIL yang dieksekusi 19 Januari 1945.
– Sumber dan lengkap: https://sangihekab.go.id/2018/08/01/kematian-raja-raja-sangihe/


Peta kuno Sangihe, Talaud dan Tagulandang

Kepulauan Sangihe, Talaud dan Tagulandang di Sulawesi Utara, tahun 1700.

——————————-

Peta Sangir dan Talaud, tahun 1724

————————————-

Peta Sangihe, Talaud dan Tagulandang tahun 1894


Sumber Kerajaan Tagulandang

– Sejarah lengkap lengkap kerajaan Tagulandang: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/tagulandang-pulau/tagulandang-kerajaan/sejarah-kerajaan-tagulandang-dan-raja-rajanya/
– Sejarah kerajaan Tagulandang: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Tagulandang
Daftar Raja Tagulandang 1: http://9soputan9.blogspot.co.id/2011/11/kerajaan-tagulandang.html
– Daftar raja Tagulandang 2: https://sitaro.wordpress.com/2008/09/10/daftar-raja-raja-tagulandang/


Foto

Tagulandang 1914

 Tagulandang 1914


2 Comments

2 thoughts on “Tagulandang, kerajaan / Prov. Sulawesi Utara – P. Tagulandang

  1. D.P. Tick

    The picture of Raja Bawole was found by me in old publictions of 123 years ago.Mr Geerdink only placed it online after my request.Thank ou,Sir

    • Kesultanan dan Kerajaan di Indonesia / Sultanates and Kingdoms in Indonesia

      De foto van Raja Bawole is inmiddels verwijderd.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: