Sunggal, kerajaan / Sumatera – Sum. Utara, Kab. Deli Serdang

Kerajaan Sunggal: 1629 – akhir abad ke-19. Terletak di Sumatera, Kab. Deli Serdang, prov. Sumatera Utara.

The kingdom of Sunggal: 1629 – end of 19th century. Located in the Deli region, north Sumatera province.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Deli Serdang

Kabupaten Deli Serdang

Provinsi Sumatera Utara (hijau)

Provinsi Sumatera Utara (hijau)


* Foto kerajaan-kerajaan di Sumatera: link
*
Foto situs kuno di Sumatera:
link


Tentang Datuk

Datuk terakhir, Haji Khairil Anwar Surbakti, meninggal 27 sept. 2011.


Sejarah / History kerajaan Sunggal

Kerajaan Sunggal Serbanyaman yang didirikan oleh keluarga besar Puak Sunggal diawali dengan tokoh Jolol Karo-Karo Surbakti yang mempunyai anak bernama Sirukati Surbakti.

Kerajaan ini didirikan oleh marga Karo-Karo Surbakti. Puncak kejayaan kesultanan ini terjadi pada kepemimpinan Sultan Budiuzzaman Surbakti (Datuk Item Surbakti).
Datuk sunggal ini sangat menentang pencaplokan Tanah Karo oleh Belanda, damana belanda ingin mendirikan perkebunan tembakau di Deli. Perang pun tak bias dihindarkan lagi , dalam perang sunggal rakyat karo dibantu oleh rakyat Aceh (persenjataan) dan rakyat melayu.
Perang ini memakan waktu yang lama dan perang ini salah stu perang terhebat di Indonesia selain perang Patimura di ambon dan perang Bubutandi Bali. Belanda mengalami kerugian yang sangat besar dalam perang ini.
—————–
The kingdom of Sunggal Serbanyaman was founded by the family Puak Sunggal, beginning with Jolol Karo Karo Surbakti, who had a son named Sirukati Surbakti.
The kingdom was founded by clan KaroKaro Surbakti. Kesultanan‘s heydays were during the leadership of Sultan Budiuzzaman Surbakti (Datuk Item Surbakti).
Datuk Sunggal was strongly opposed to the annexation of Karo by the Dutch, the Dutch wanted to establish tobacco plantations in Deli. During the war the Sunggal Karo people were helped by the people of Aceh (weaponry) and Malay people.
This war took a long time and was the greatest war in Indonesia, other than the war of Pattimura in Ambon and the war of Bubutandi on Bali. Dutch suffered huge losses in this war.

————————————————————————————————————-
Daftar raja / List of kings
.
* 1629-1651: Adir Surbakti
* 1651-1667: Mahbub Surbakti
* 1667-1792: Bubud Surbakti
* 1792-1821: Datuk Andan/Undan Surbakti
* 1821-1845: Datuk Amar Laut Surbakti adalah penerus takhta Sunggal yang memindahkan pusat pemerintahannya ke Jejabi.
* 1845-1857: Datuk Abdullah Ahmad Surbakti naik takhta pada 1845 – 1857
* 1857-1866: Regen. Datuk Akhmad meninggal dunia pada 1857, Datuk Badiuzzazman masih berusia 12 tahun, maka atas musyawarah keluarga, Datuk Kecil ditugaskan untuk memangku Kerajaan Sunggal sampai Datuk Badiuzzazman dewasa. Datuk Kecil memimpin Sunggal sampai tahun 1866.
* 1866-1895: Datuk Badiuzzazman Surbakti diangkat menjadi raja Sunggal/Serbanyaman tahun 1866 dengan Gelar Datuk Sri Diraja Indra Pahlawan sampai tahun 1895.
.

Sumber / Source: http://sultankaro.blogspot.co.id/2007/07/silsilah-kesultanan-karo-di-sunggal.html


Peta-peta kuno Sumatera

Untuk peta kuno Sumatera (1565, 1588, 1598, 1601, 1616, 1620, 1707, 1725, 1760), klik di sini

Sumatera, tahun 1707


Sumber / Source

Datuk Badiuzzaman Surbakti meminpin perang Sunggal 25 tahun: http://karosiadi.blogspot.co.id/2011/12/datuk-badiuzzaman-surbakti-25-tahun.html


Foto  foto

Datuk Haji Khairil Anwar Surbakti +27 sept. 2011

Datuk Haji Khairil Anwar Surbakti.  Meninggal 27 sept. 2011


Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: