Una Una, Kerajaan / Sul. Tengah – Kab. Tojo Una-Una

The kingdom of Una Una, terbentuk tahun 1899, terletak di pulau Togian, provinsi Sulawesi Tengah.

Klik foto untuk besar !

Kab. Tojo Una Una

Kab. Tojo Una Una

Provinsi Sulawesi Tengah

Provinsi Sulawesi Tengah


* Foto foto kerajaan-kerajaan di Sulawesi: link


Sejarah / History kerajaan Una Una

Pada mulanya penduduk yang mendiami daerah Poso berada di bawah kekuasaan Pemerintah Raja-Raja yang terdiri dari Raja Poso, Raja Napu, Raja Mori, Raja Tojo, Raja Una Una dan Raja Bungku yang satu sama lain tidak ada hubungannya.
Keenam wilayah kerajaan tersebut di bawah pengaruh tiga kerajaan, yakni:
* Wilayah Bagian Selatan tunduk kepada Kerajaan Luwu yang berkedudukan di Palopo,
* Wilayah Bagian Utara tunduk dibawah pengaruh Raja Sigi yang berkedudukan di Sigi (Daerah Kabupaten Donggala),
* Wilayah Bagian Timur, yakni daerah Bungku termasuk daerah kepulauan tunduk kepada Raja Ternate.

Pada masa raja ketujuh Kerajaan Togean, yang bernama Zakariah 1896-1899 memerintah datang para kompeni Belanda untuk melakukan persahabatan dan kerja sama, namun di balik itu raja Zakariah dipaksa untuk menandatangani pernyataan tunduk dan takluk terhadap kolonial dan bersedia pusat kerajaan Togean di pindahkan di wilayah Una-Una.

Dengan perpindahan pusat kerajaan tersebut maka raja Zakariah digantikan oleh Muhammad Marudjeng Dg. Materru sebagai raja pertama di kerajaan Una-Una (1899 – 1926), kemudian Muhammad Marudjeng Dg. Materru digantikan oleh Lapalege Laborahima dan akhirnya raja terakhir di Kerajaan Una-Una adalah Sainudin Lasahido (1946-1950).
Pada tahun 1951 kerajaan Una-Una di lebur menjadi kepala Swapraja dengan demikian maka sistim kerajaan berakhir diwilayah Una-Una.

Sumber: link (website tidak hidup lagi)
—————–

Togean kingdom was a kingdom, that was sovereign and autonomous, and had great power. The existence of kingship and material (royal heirlooms) became the source of this kingdom, as seen from the yellow flag length 3 M and 1.5 M wide and has a crown of mountains emblem as a symbol of royal defense and yellow bamboo grove.
The first king of the kingdom of Togean, named Sari Buah, ruled from 1762 1791. Togean kingdom was founded in 1762 and the capital was Benteng; the title of the king of Togean was Kolongian.
During the reign of the seventh king, named Zachariah (1896-1899), the Dutch Company wanted friendship and cooperation, but the king was forced to sign a agreement: Zachariah submitted and surrendered to the dutch and was willing to move the center of Togean to the region of UnaUna.

With a displacement of the center of the kingdom, also king Zachariah was replaced by Mohammed Marudjeng Zachariah Dg. Materru as the first king of the kingdom of UnaUna (1899 – 1926). Later Muhammad Marudjeng Dg. Materru was replaced by Lapalege Laborahima and finally the last king in the kingdom of UnaUna was Sainudin Lasahido (1946-1950).


Daftar Raja

* 1899-1926: Materru, raja pertama di kerajaan Una-Una 
*
Lapalege Laborahima
* 1946-1950: raja terakhir di Kerajaan Una-Una adalah Sainudin Lasahido


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber / Source

– Sejarah kabupaten Tojo – Una Una: http://wisataampana.blogspot.co.id/2015/03/kabupaten-tojo-una-una.html


Foto foto kerajaan-kerajaan di Sulawesi: link
———————————————————————————————————————

 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: