Banua Tamiang, Kesultanan / Sumatera – Aceh, Kab. Aceh Tamiang

Kesultanan Banua Tamiang:  1330 – 1558.  Terletak di Sumatera, wilayah Kab. Aceh Tamiang, prov. Aceh.
Kerajaan ini berdiri sejaka abad ke-14.

The Sultanate of Banua Tamiang: 1330 – 1558. Located on Sumatera, Prov. of Aceh.
This kingdom exists since the 14th century.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Aceh Tamiang

Kabupaten Aceh Tamiang

Provinsi Aceh

Provinsi Aceh (hijau)


* Foto Aceh: link
*
Foto perang belanda di Aceh (1873-1903): link
*
Foto Kesultanan Aceh Darussalem: link

* Foto foto situs kuno dan suku-suku di Sumatera dan Sumatera dulu: link


Sejarah / History kesultanan Banua Tamiang

Negeri Tamiang

Pada tahun 960, di wilayah Aceh Timur telah berkuasa seorang raja di Negeri Tamiang bernama Tan Ganda. Negeri ini berpusat di Bandar Serangjaya. Bandar ini pernah diserang oleh Raja Indra Cola I yang menyebabkan Raja Tan Ganda meninggal. Anak Raja Tan Ganda, Tan Penuh berhasil melarikan diri dari serangan itu. Ketika kondisi Negeri Tamiang telah aman, ia memindahkan pusat pemerintahan ke daerah pedalaman, yaitu Bandar Bukit Karang, di dekat Sungai Simpang Kanan. Sejak saat pemindahan itu, maka mulai berdirilah Kerajaan Bukit Karang dengan raja-rajanya sebagai berikut: Tan Penuh (1023-1044); Tan Kelat (1044-1088); Tan Indah (1088-1122); Tan Banda (1122-1150); dan Tan Penok (1150-1190).
Sepeninggalan Tan Penok, karena tidak mempunyai anak kandung, maka anak angkatnya bernama Pucook Sulooh diangkat sebagai raja yang menggantikan dirinya. Sejak saat itu, Kerajaan Bukit Karang dikuasai oleh Dinasti Sulooh, dengan rara-rajanya sebagai berikut: Raja Pucook Sulooh (1190-1256); Raja Po Pala (1256-1278); Raja Po Dewangsa (1278-1300); dan Raja Po Dinok (1300-1330).

Pada akhir pemerintahan Raja Po Dinok (1330), sebuah rombongan para da‘i yang dikirim oleh Sultan Ahmad Bahian Syah bin Muhammad Malikul Thahir (1326-1349) dari Samudera Pasai tiba di Tamiang. Kedatangan para da‘i itu tidak mendapat respon positif oleh Raja Po Dinok. Ia menyerang rombongan tersebut yang menyebabkan dirinya tewas di medan perang. Sejak saat itulah, Islam mulai berkembang di Tamiang.

Kesultanan Banua Tamiang

Proses islamisasi di Tamiang berlangsung relatif singkat. Setelah masuknya rombongan da‘i ke Tamiang dan melakukan dakwah keagamaan, banyak rakyat Tamiang yang kemudian memeluk Islam. Berdasarkan kesepakatan antara Sultan Ahmad Bahian Syah dengan para bangsawan dan rakyat Tamiang yang telah memeluk Islam, maka ditunjuklah Sultan Muda Setia sebagai Sultan I di Kesultanan Benua Tamiang (1330-1352). Dengan demikian, kesultanan ini mulai berdiri pada tahun 1330. Pusat pemerintahan kesultanan ini letaknya kini di Kota Kualasimpang.

Sultan Po Kandis (1454-1490) digantikan oleh anaknya sendiri, Sultan Po Garang sebagai Sultan V (1490-1528). Oleh karena tidak mempunyai anak, ia kemudian digantikan oleh menantunya Po Kandis, ipar Po garang, yang bernama Pendekar Sri Mengkuta (1528-1558). Peristiwa penting yang terjadi pada masa Sultan VI ini adalah penggabungan Tamiang menjadi bagian dari Kesultanan Aceh Darussalam pada masa Sultan Ali Mughayat Syah (1514-1530). Ketika itu Sultan Ali Mughayat Syah gencar mempersatukan kerajaan-kerajaan kecil di Aceh dalam satu federasi yang kokoh, yang tujuannya adalah sebagai strategi penting untuk menghadapi serangan Portugis. Masa pemerintahan Sultan VI ini dapat dikatakan sebagai masa berakhirnya Kesultanan Benua Tamiang.

– Sumber / Source:  http://melayuonline.com/eng/history/dig/415/the-benua-tamiang-sultanate

———————-

The Sultanate of Banua Tamiang was the oldest Islamic kingdom in Aceh, after the Sultanate of Perlak. There is not yet found  the source and definitive data about when the Islam came, and the way it developped.
Beginning of the 14th century a group of da”i (islamic preachers) was send to Tamiang by the Sultan of Samudra Pasai. The then ruling king, Po Dinok, did not support this coming of the group. He attacked the group, but lost his life. Sultan Muda Setia then was elected as the first Sultan (1330 – 1352).

After King Eumping Beusoe died, the Viceroy was appointed Viceroy to become King of the Islamic kingdom Banua with the title of Viceroy Seudia, as well as the first king of the Kingdom of Islam Banua (after the name was changed to the Islamic kingdom Tamiang), who ruled for 47 years, 1353-1398.
During the reign of Raja Muda, there was in 1377 agression of Majapahit, led by Patih Nala. The Majapahit army occupied the island of Kampai in Selat Malaka. Patih Nala sent messengers to the Viceroy Seudia, asking the King to hand over his daughter (Princess Lindung Bulan) to give to the king of Majapahit, Prabu Rajasanagara Hayam Wuruk.


Peta provinsi Aceh sekarang (incl. Aceh Tamiang)
klik peta untuk besar


Daftar raja / list of kings

* 1330 – 1352: Sultan Muda Setia
* 1352 – 1369: Mangkubumi Muda Sedinu
* 1369 – 1412: Sultan Po Malat
* 1454 – 1490: Sultan Po Kandis
* 1490 – 1528: Sultan Po Garang
* 1528 – 1558: Pendekar Sri Mengkuta

– Sumber / Source: http://melayuonline.com/eng/history/dig/415/the-benua-tamiang-sultanate


 Peta-peta kuno Sumatera

Untuk peta kuno Sumatera (1565, 1588, 1598, 1601, 1616, 1620, 1707, 1725, 1760), klik di sini

Sumatera, tahun 1707


Sumber / Source

– Sejarah kesultanan Banua Tamiang di Melayuonline:  http://melayuonline.com/ind/history/dig/415/kesultanan-benua-tamiang
Sejarah kesultanan Banua Tamiang:  https://www.facebook.com/SejarahAceh/posts/10150622664676791
Sejarah Banua Tamiang di Wiki: Wiki
– Sejarah kesultanan Banua Tamiang: http://www.atjehcyber.net/2011/05/kerajaan-benua-tamiang.html
– Sejarah kerajaan Tamiang:  http://acehdalamsejarah.blogspot.co.id/2009/10/sejarah-kerajaan-tamiang.html

English

– History Banua Tamiang on Melayuonline: link


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: