Seran, Kedatuan / Nusa Tenggara Barat – Sumbawa

Kerajaan Seran, abad ke-13 – abad ke-16.
Terletak di pulau Sumbawa, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Prov. Nusa Tenggara Barat.

Klik foto untuk besar !

Pulau Sumbawa

Pulau Sumbawa

Prov. Nusa Tenggara Barat

Prov. Nusa Tenggara Barat


* Foto kerajaan-kerajaan Sumbawa: link
* Foto situs kuno di Sumbawa: link


Sejarah Kerajaan Seran

Abad ke-13: Sudah ada kerajaan Seran di Seteluk.

Abad ke 14 dan 15: di Sumbawa terdapat sekitar 8 buah kerajaan besar dengan masing-masing memiliki kerajaan satelit, antara lain kerajaan Seran.

Diperkirakan agama Hindu-Budha telah berkembang pesat di kerajaan-kerajaan kecil di Pulau Sumbawa sekitar 200 tahun sebelum invasi Kerajaan Majapahit ke wilayah ini. Beberapa kerajaan itu antara lain Kerajaan Dewa Mas Kuning di Selesek (Ropang), Kerajaan Airenung (Moyo Hulu), Kerajaan Awan Kuning di Sampar Semulan (Moyo Hulu), Kerajaan Gunung Setia (Sumbawa), Kerajaan Dewa Maja Paruwa (Utan), Kerajaan Seran (Seteluk), Kerajaan Taliwang, dan Kerajaan Jereweh.

Kerajaan Taliwang dulunya terdiri dari 3 kerajaan yaitu Kerajaan Jereweh yang dipimpin oleh Raja Magaparang, Kerajaan Taliwang yang dipimpin oleh Datu Taliwang dan Kerajaan Seran yang dipimpin oleh Datu Seran.

Kemutar Telu (de drie vazalstaten) Seran, Taliwang dan Jereweh sebagai tanda bernaung di bawah kekuasaan Kerajaan Sumbawa mempunyai delapan macam kewajiban, menurut istilah adatnya “Sonap lawang blau balu” (melalui pintu delapan) yaitu:

* Pertama: Nguri ( persembahan berupa uang dalam bilangan tertentu menurut kedudukan sesuaru pejabat kepada raja, bila Raja ditimpa duka / suka.
* Kedua: Turut membuat kuta ( benteng ) negeri Sumbawa, membuat tembok “Dalam” dan mengumpulkan kayu sepang.
* Ketiga: Mengumpulkan kain dan orang, serta ikut mengiringi Raja bila berkunjung ke Makassar.
* Keempat: Membawa hantaran (istilah adatnya: perisi atau tekan tonang) dan menghadiri upacara kematian.
* Kelima: Sama dengan empat pada upacara perkawinan, khitan dan sebagainya.
* Keenam: Membuat / mengerjakan bendungan dan selokan bersama rakyat dari Mata hingga Sekongkang
* Ketujuh: Memberi bantuan jika terjadi peperangan
* Kedelapan: Membayar uang peti.
———–

Kerajaan Seran lebih dahulu berdiri dibandingkan dengan Kerajaan Taliwang, meskipun kedua kerajaan ini sama-sama ditaklukkan oleh Majapahit tahun 1357. Berdirinya Kerajaan Seran terlebih dahulu, tidak dapat dilepaskan dari keberadaan nekara yang ditemukan di kaki bukit Seran. Kerajaan Seran memiliki hubungan emosional yang lebih tinggi dengan kerajaan-kerajaan di bagian timur Sumbawa, yang kemudian mempengaruhi bahasa yang berkembang di wilayah ini, sedangkan Kerajaan Taliwang memiliki hubungan yang erat dengan Kerajaan Selaparang di bagian timur Pulau Lombok.
Seran adalah kerajaan yang sangat diperhitungkan oleh nusantara ketika itu. Diceritakan, dalam kitab Negara Kertagama karangan Empu Prapanca, kerajaan Seran disebut-sebut setidaknya dua kali. Bahkan, untuk menyebut nama pulau Sumbawa, kerajaan Majapahit ketika itu menyebut pulau ini sebagai pulau Seran (lihat Negara Kertagama).

Prajurit-prajurit kerajaan Seran juga  terkenal piawai dalam berperang. Ketika Gajah Mada melakukan ekspansi kerajaan Majapahit ke bagian timur nusantara, Gajah Mada dibuat kualahan oleh prajurit-prajurit Seran. Seorang wakil patih kerajaan Majapahit terbunuh dalam pertempuran itu. Jazadnya kemudian dimakamkan di sebuah makam yang kini dinamakan makam Seran (Muslimin Yasin, Bima en Sumbawa).

– Sumber: http://wahyufirmansyah.blogspot.co.id/2011/04/datu-seran-kedinginan.html

Peta kuno Sumbawa th.1800an (klik foto untuk besar)

Peta lokasi kerajaan-kerajaan di pulau Sumbawa


Makam Datu Seran

Makam Datu Seran secara geografis berada di ujung Desa Seran Kecamatan Seteluk, Kab. Sumbawa Barat. Makam yang Nisannya terbuat dari ukiran batu dari Zaman Belanda ini telah berumur ribuan tahun. Lokasi Makam ini memiliki luas keseluruhan ± 60 M2. Kompleks pemakaman ini  sudah banyak yang tertimbun tanah akibat tergerus air. Makam Utamanya yaitu Makam Raja Seran (Datu Seran) berada pada sebuah rumah  kecil  yang  telah direnovasi oleh Pemerintah Daerah sebagai lokasi pemakaman bersejarah.

Sumber: http://disparekraf.sumbawabaratkab.go.id/makam-datu-seran.html

Foto foto adalah di bawah


Sumber

Tentang kerajaan Seran: http://komedik-ksb.blogspot.co.id/2010/03/makam-kerajaan-datu-seran.html
Tentang kerajaan Seran: http://disparekraf.sumbawabaratkab.go.id/makam-datu-seran.html
Tentang kerajaan Seran: https://kombotaliwang.wordpress.com/sejarah/
– Tentang makam Datu Seran: http://disparekraf.sumbawabaratkab.go.id/makam-datu-seran.html


Gbr.juru kunci makam di dalam makam Seran. Sumber: http://wahyufirmansyah.blogspot.co.id/2011/04/datu-seran-kedinginan.html

Gbr.juru kunci makam di dalam makam Seran. Sumber: http://wahyufirmansyah.blogspot.co.id/2011/04/datu-seran-kedinginan.html


 

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: