Karo – Sibayak2 (kerajaan) di Tanah Karo / Prov. Sumatera Utara

Kabupaten Karo terletak di prov. Sumatera Utara.
Ada 5 kebayakan (kerajaan) pernah di Tanah Karo:
* Kerajaan Sibayak Lingga (asal mula Marga Karo-Karo Sinulingga)
* Kerajaan Sibayak Sarinembah (asal mula Marga Sembiring Meliala)
* Kerajaan Sibayak Suka (asal mula Marga Ginting Suka)
* Kerajaan Sibayak Barusjahe (asal mula Karo-Karo, Barus)
* Kerajaan Sibayak Kutabuluh (asal mula Marga Perangin-angin).

Lokasi kabupaten Karo


Tentang kerajaan2 di Tanah Karo

Kabupaten Karo ketika ini dahulu adalah ronde dari Kerajaan Aru.

Berdasarkan sejarah perkembangannya, sebelum adanya kerajaan-kerajaan di Tanah Karo, masyarakatnya hanya terdiri dari bangsa tanah yang menumpang dan datang dari luar. Pada waktu itu pimpinan diangkat dari marga tanah dibantu oleh senina dan anak berunya yang lama kelamaan medirikan suatu kesain dan pimpinannya tetap berasal dari keluarga bangsa tanah itu. Beberapa kesain tersebut mengadakan perserikatan yang disebut urung dengan pimpinannya yang disebut Bapa Urung. Dengan terbentuknya kepemimpinan dalam satu urung maka semakin menonjollah keinginan berkuasa untuk menjaga prestise sehingga akhirnya terjadi perselisihan antara urung yang satu dengan urung yang lain.

Sekitar 1607-1636 Aceh dibawah pimpinan Sultan Iskandar Muda mengadakan penyebaran agama islam ke tanah Karo. Melihat adanya perselisihan antara urung-urung yang terdapat di tanah Karo maka utusan Raja Aceh yang disebut Tuan Kita meresmikan 5 kerajaan adat, yang disebut Sibayak yang diperintah oleh 5 orang raja yang mempunyai luas daerah yang berbeda-beda. Sibayak membawahi beberapa Urung yang dikepalai oleh Raja Urung; Urung merupakan kumpulan kampung.

1) Sibayak (kerajaan) Lingga terdiri dari enam urung, yaitu:
a. Urung XII Kuta yang berkedudukan di Kabanjahe
b. Urung III Kuru yang berkedudukan di Lingga
c. Urung Naman yang berkedudukan di Naman
d. Urung Tigapancur yang berkedudukan di Tigapancur
e. Urung Teran yang berkedudukan di Batukarang
f. Urung Tiganderket yang berkedudukan di Tiganderket

2) Sibayak (kerajaan) Barusjahe yang terdiri dari dua urung, yaitu:
a. Urung si VII yang berkedudukan di Barusjahe
b. Urung si VI yang berkedudukan di Sukanalu

3) Sibayak (kerajaan) Suka yang terdiri dari empat urung, yaitu:
a. Urung Suka yang berkedudukan di Suka
b. Urung Sukapiring yang berkedudukan di Seberaya
c. Urung Ajinembah yang berkedudukan di Ajinembah
d. Urung Tongging yang berkedudukan di Tongging

4) Sibayak (kerajaan) Sarinembah yang terdiri dari empat urung, yaitu:
a. Urung XVII Kuta yang berkedudukan di Sarinembah
b. Urung Perbesi yang berkedudukan di Perbesi
c. Urung Juhar yang berkedudukan di Juhar
d. Urung Kutabangun yang berkedudukan di Kutabangun

5) Sibayak (kerajaan) Kutabuluh yang terdiri dari dua urung, yaitu:
a. Urung Namohaji yang berkedudukan di Kutabuluh
b. Urung Langmelas yang berkedudukan di Mardingding

6) Kemudian ada Sibayak (kerajaan) Sukapiring Seberaja (asal mula marga Karo Sekali).
Tidak jelas apakah kerajaan ini Sibayak (kerajaan) atau Urung.


Sumber

https://www.tobatabo.com/891+kerajaan-di-tanah-karo.htm
https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Karo#Kerajaan_Karo


 

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: