Silat, kerajaan / Prov. Kalimantan Barat

Kerajaan Silat terletak di Kalimantan Barat. Lokasi tidak jelas.
Kerajaan ini berdiri sejak abad ke-13 sampai 1928.

The kingdom of Silat was located in west Kalimantan. Location not clear.
This kingdom exists since the 13th century untill 1928.
For english, click here

Prov. Kalimantan Barat


Garis kerajaan-kerajaan di Kalimantan: link


Foto kerajaan-kerajaan di Kalimantan

* Foto sultan dan raja yang masih ada di Kalimantan: link
* Foto raja2 di Kalimantan dulu: link
* Foto istana kerajaan di Kalimantan: link

* Foto Kalimantan dulu: link
* Foto perang belanda di Kalimantan, abad ke-19: link


Video sejarah kerajaan-kerajaan di Kalimantan

– Video sejarah kerajaan2 di Kalimantan, 45.000 SM – 2017: link
Video sejarah kerajaan2 di Kalimantan Barat, 45.000 SM – 2020: link
– Video sejarah kerajaan2 di Kalimantan Tengah / Selatan, 1M – 2020: link
– Video sejarah kerajaan2 di Kalimantan Timur / Utara, 1M – 2020: link
– Video sejarah kesultanan Banjar: link


KERAJAAN  SILAT

Tentang raja Silat

Raden-Gusti Baginda bin Pangeran Ratu Muda Paku Negara. Putera mahkota terakhir Silat – Sumber Geerdink

Raden-Gusti Baginda bin Pangeran Ratu Muda Paku Negara.last official crownprince of Silat-W Kalimantan - Geerdink


Sejarah kerajaan Silat, abad ke13 – 1928

– Sumber: http://sejarahnangasilat.blogspot.com/2017/09/sejarah-kota-silat.html

Pada abad ke-14 lahir lah kerajaan Silat. Dengan Raja yang pertama pangeran Agung Rengan. Kemudian yang ke-dua ialah Penembah TiTik Kusuma Negara, merupakan raja yang terkenal menjadi nama jalan di desa Perigi.

Dahulu namanya kerajaan Jempolin Panjang di ambil dari nama pedang panjang berupa jempol jari tangan. Setelah itu berubah menjadi nama kerajaan Silat Jempulin Panjang, yang arti silat diambil dari nama paku/pakis silat. Yang berada di pesisir pantai sungai silat, yang berupa semak belukar menutupi sungai silat. Sehingga orang Silat dikala itu untuk memasuki sungai silat harus mampu menangkis (bersilat) karna akar dan duri serta pakis ensilat yang berayun juga terbentang panjang menghalagi sungai silat. Setelah banyak terjadi perperangan antar suku suku dan kelompok lain Silat tetap bertahan dan menamakan daerahnya nanga silat jempulin panjang sibau masam kekayuh tua serapat tunggal. Yang mengandung makna dan arti sendiri bagi masyarakat dan juga orang orang di Silat.

Pada tahun 1877 wilayah Silat meluas dan menjadi kabupaten kerajaan.

Dengan Patihnya Surdipa serta pejabat pejabat lain yang berperan, yang mengkordinir dikarnakan sepeninggal pangeran Ahmad tahun 12-8-1877. Barulah tahun 11-6-1888 Pangeran Masjuman menjadi raja.Turun tahta tahun 25-8-1913 dan meninggal 1915.

Tahun 1913 Piasak, Silat, Jongkong, Selimbau meminta bantuan belanda untuk berpartisipasi memerintah langsung. Pada tahun itu terjadi banyak kekacauan, politik, keamanan, kesejahteraan dan sebab lainnya.

1915 para dinasti perwakilan raja raja dinasti Silat Abang mangku, Abg Abdul, Nyi Niruam dan juga oleh Abg landak mengadakan Rapat di Silat.
Pada tahun 1928 menjadi satu kabupaten Kapuas Hulu.

H. Muhummad Fattah dan H. Muhammad Taufik (Sultan Sambas)


Daftar raja kerajaan Silat

Sumber: http://sejarahnangasilat.blogspot.com/2017/09/mengenai-pahlawan-di-daerah-silat.html

c.1222: Silat bentuk.
1916: Silat dihapus pemerintah Hindia Belanda.
.
Daftar penguasa. Gelar: Panembahan ….-18.., Pangeran Ratu 1855-1916

1300-1360: Pangeran Agung Renggan.

1360-1450: Abang Cundin/ pangeran Cundin.

1450-1550: penembah Bagub.

1550-1650: Penembah Titik kusuma negara.

1650-1730: Penembahan Agung.

1730-1818: Pangeran Ahmad.

1818-1848: Pangeran Anom.

1830-1855: Abg Masjuman.

1871-1872: Pangeran Ahmad.

1872-1888: Pangeran Ratu Prabu.

1888-1913: Abg Masjuman atau pangeran Ratu muda paku negara.

1915-1925: Abang mangku , Abang Abdul, Nyi Niruam, dan juga Abang Landak. (raja nama baik).

1925-1951: Abdul Fattah, Karim, Abdullah, Bulhasan (kepala dynasty keluarga di nanga silat)

1951-1970: Muhamad Fattah. Raja /penghulu.

1970-1989: Mat Nur Fattah (raja/ pemuka.).

1989-2005: Nur Hayati. Ratu/pemuka.

2005-….Raja Abdul Marwan.


Sumber

http://sejarahnangasilat.blogspot.com/2017/09/sejarah-kota-silat.html
http://sejarahnangasilat.blogspot.com/2017/09/mengenai-pahlawan-di-daerah-silat.html


Kerajaan di Kalimantan Barat, 1800


Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: