Mangkunegaran, Kadipaten / Jawa Tengah – Surakarta

ꦦꦿꦗꦑꦣꦶꦦꦡꦺꦟ꧀ꦩꦁꦑꦸꦟꦼꦓꦫꦟ꧀Praja Mangkunegaran
.
Kadipaten Mangkunegara (sering disebut Praja Mangkunegaran) dibentuk tahun 1757, dan berdiri sampai sekarang. Terletak di provinsi Jawa tengah, kota Surakarta.
Penguasanya tidak berhak menyandang gelar “Sunan” ataupun “Sultan” tetapi “Pangeran Adipati Arya”.

The principality of Mangkunegara was founded in 1757 and exists untill ttoday.  Located in central Jawa.

Klik foto untuk besar !

Lokasi Surakarta

Lokasi Surakarta

Provinsi Jawa Tengah

Provinsi Jawa Tengah


* Foto Kadipaten Mangkunegara: link
* Foto Keraton (Istana) Mangkunegara: link
.
*
Foto Jawa dulu, situs kuno dan Batavia: link


1 Tentang Raja / About the king
2 Sejarah / History
3 Daftar Raja / List of kings
4 Keraton / Palace
5 Tempat pemakaman Astana Mangadeg
6 Tempat pemakaman Astana Girilayu

7 Sumber / Source


1) Tentang Adipati / About the Adipati

Adipati (bahasa Sanskerta अधिपति, adhipati: “tuan, kepala, atasan; pangeran, tuan tertinggi, raja”) adalah sebuah gelar kebangsawanan untuk orang yang menjabat sebagai kepala wilayah yang tunduk/bawahan dalam struktur pemerintahan kerajaan di Nusantara, seperti di Jawa dan Kalimantan. Wilayah yang dikepalai oleh seorang Adipati dinamakan Kadipaten.
– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Adipati

Present Adipati (sejak 1987): Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangku Negara, Mangku Negara IX. 

Lahir tahun 1951, (born 1951) is the current traditional ruler. He succeeded his father Mangku Negara VIII, as on 3 September 1987.


2) Sejarah / History

I Garis sejarah kerajaan Jawa / Line of history of kingdoms on Jawa: link

II Sejarah / History Kadipaten Mangkunegaran

Praja Kadipaten Mangkunegaran adalah kerajaan otonom yang pernah berkuasa di wilayah Surakarta sejak 1757 sampai dengan 1946. Itu Hasil Perjanjian Salatiga tahun 1757. Penguasanya adalah cabang junior dari wangsa Mataram, disebut wangsa Mangkunegaran, yang dimulai dari Mangkunegara I (Raden Mas Said). Meskipun berstatus otonom yang sama dengan tiga kerajaan pecahan Mataram lainnya, penguasa Mangkunegaran tidak memiliki otoritas yang sama tinggi dengan Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta. Penguasanya tidak berhak menyandang gelar “Sunan” ataupun “Sultan” tetapi “Pangeran Adipati Arya”.

Satuan politik ini dibentuk berdasarkan Perjanjian Salatiga yang ditandatangani pada tanggal 17 Maret 1757 di Salatiga sebagai solusi atas perlawanan yang dilakukan Mangkunegara I (Raden Mas Said) terhadap Sunan Pakubuwana III, penguasa Kasunanan Surakarta yang telah terpecah akibat Perjanjian Giyanti, dua tahun sebelumnya.
Berdasarkan Perjanjian Salatiga, Raden Mas Said diberi hak untuk menguasai wilayah timur dan selatan sisa wilayah Mataram sebelah timur. Jumlah wilayah ini secara relatif adalah 49% wilayah Kasunanan Surakarta setelah tahun 1830, yaitu pada saat berakhirnya Perang Diponegoro atau Perang Jawa. Wilayah itu kini mencakup bagian utara Kota Surakarta (Kecamatan Banjarsari, Surakarta), seluruh wilayah Kabupaten Karanganyar, seluruh wilayah Kabupaten Wonogiri, dan sebagian dari wilayah Kecamatan Ngawen dan Semin di Kabupaten Gunung Kidul.

– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Praja_Mangkunegaran
————–
Mangkunegaran is a small hereditary Duchy located within the region of Surakarta in Indonesia. It was established in 1757 by Raden Mas Said, when he submitted his army to Pakubuwono III in February, and swore allegiance to the rulers of Surakarta, Yogyakarta, and the Dutch East Indies Company, and was given an appanage of 4000 households. This was the result of the Salatiga Treaty of 1757.
The Palace of the rulers of Mangkunegaran was established by Raden Mas Said who signed a treaty with the Dutch East India Company (VOC) in 1757.

– Sumber: Wiki

Klik peta di bawah untuk besar

Peta Jawa 1757

jawa 1830Peta Jawa 1830

jawa 1830


3) Daftar Adipati / List of Adipati

* 1757-1795: Mangkunegara I  (engl. link); Raden Mas Said

* 1975-1835: Mangkunegara II (engl. link); Raden Mas Sulomo, Cucu dari Mangkunegara I

* 1835-1853: Mangkunegara III; Raden Mas Sarengat, Cucu dari Mangkunegara II

* 1853-1881: Mangkunegara IV (engl. link); Raden Mas Sudira, Cucu dari Mangkunegara II

* 1881-1896: Mangkunegara V; Raden Mas Sunito, Saudara dari Mangkunegara IV

* 1896-1916: Mangkunegara VI (engl. link); Raden Mas Suyitno, Saudara dari Mangkunegara V

* 1916-1944: Mangkunegara VII; Raden Mas Soerjo Soeparto, Anak dari Mangkunegara V

* 1944-1987: Mangkunegara VIII (engl. link); Raden Mas Hamidjojo Saroso, Anak dari Mangkunegara VII

* 1987-……..: Mangkunegara IX (engl. link); Raden Mas Soedjiwo Koesoemo, Anak dari Mangkunegara VIII

Click to enlarge

Click to enlarge

– Sumber / Source: Wiki


4) Keraton / Palace

Nama: Pura (Puro) Mangkunegaran

Keraton Mangkunegaran adalah istana tempat kediaman Sri Paduka Mangkunagara di Surakarta dan dibangun setelah tahun 1757 dengan mengikuti model keraton yang lebih kecil.

Mangkunegaran Palace is the palace  of Sri Paduka Mangkunagara in Surakarta and was built after the year 1757  following the model of a smaller palace.

– Sumber Wiki: link

– About the palace: link
About the palace: link

Foto foto Keraton Mangkunegara: link


5) Tempat pemakaman Astana Mangadeg

Astana Mangadeg (mangadeg: berdiri) adalah kompleks pemakaman untuk penguasa awal (“Mangkunagara”) dan kerabat dekat (dalem) Praja Mangkunegaran. Di kompleks ini dimakamkan Mangkunagara I (MN I), MN II, dan MN III; masing-masing dengan mausoleum tersendiri. Selain itu di dalam kompleks ini juga dimakamkan sejumlah kerabat dekat dan para pembantu perjuangan dalam peperangan melawan Kesultanan Mataram dan VOC hingga berakhir dengan disepakatinya Perjanjian Salatiga (1758).
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Astana_Mangadeg

Astana Mangandeg

Astana Mangandeg


6) Pemakaman Astana Girilayu

Astana Girilayu (giri: gunung/bukit, layu=mati) adalah kompleks pemakaman untuk penguasa (“Mangkunagara”) dan kerabat dekat (dhalem) Praja Mangkunegaran. Di kompleks ini dimakamkan Mangkunagara IV, Mangkunagara V, Mangkunagara VII, dan Mangkunagara VIII (penguasa terakhir yang mangkat); masing-masing dengan mausoleum tersendiri.
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Astana_Girilayu

Astana Girilayu

Astana Girilayu


7) Sumber / Source

– Sejarah Kadipaten Mangkunegara di Wiki: https://id.wikipedia.org/wiki/Praja_Mangkunegaran
– Sejarah Kadipaten Mangkunegara: http://www.bimbie.com/sejarah-kerajaan-mangkunegaran.htm
– Tentang Keraton Mangkunegara di Wiki: link
– Tentang Keraton Mangkunegara: https://anisavitri.wordpress.com/2011/06/24/keraton-mangkunegaran-surakarta-kebanggaan-wong-solo-kebanggaan-orang-indonesia-joglo-terbesar/
Tentang Pangeran Mangkunegara IX di Wiki: link
Daftar Pangeran Mangkunegara: Wiki

Perjanjian Giyanti, 1755: link

English

– Principality of Mangkunegara: link
About the palace: link
About the palace: link
Treaty of Giyanti (1755): link
List of kings: link


* Foto Kadipaten Mangkunegara: link
* Foto foto Keraton Mangkunegara: link

Sultan Mangkunegara IX

Pangeran Mangkunegara IX

Naskah Perjanjian Giyanti 1755

Naskah Perjanjian Giyanti 1755


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: