Pepinau, kerajaan / Sumatera – prov. Bengkulu

Kerajaan Pepinau terletak di Sumatera, prov. Bengkulu selatan. Didirikan sekitar tahun 1440 oleh Ramau Ratu Remindang Sakti.

Propinsi Bengkulu, Sumatera


Garis kerajaan-kerajaan di Sumatera: link


Foto kerajaan-kerajaan di Sumatera

* Foto sultan dan raja yang masih ada di Sumatera: link
* Foto sultan dan raja di Sumatera dulu: link


Video sejarah kerajaan / kesultanan di Sumatera

* Video sejarah kerajaan di Sumatera, 75.000 SM – sekarang: link
* Video sejarah kerajaan di Sumatera Utara, 0 M – sekarang: link
*
Video sejarah kerajaan di Sumatera Barat, 0 M – sekarang, link


Sejarah kerajaan Pepinau, abad ke-15

Zaman dahulu di Bengkulu Selatan berdiri beberapa kerajaan. Diantaranya kerajaan Pepinau yang didirikan sekitar tahun 1440 oleh Ramau Ratu Remindang Sakti yaitu salah satu dari Leluhur Batang Hari Sembilan putra dari Ratu Simbang Gumay atau sebutan lainnya Pangeran Suke Milung putra dari Bintang Ruanau bergelar Ratu Kebuyutan/Raja Gumay Mude yang berasal dari Rambang daerah Prabumulih yang menurut riwayat di berbagai penjuru Sumatera Selatan bahwa nenek moyangnya berasal dari Bukit Siguntang, Palembang negeri Sribujaya.

Sekitar tahun 1500-an Selamek Panjang Rambut atau biasa disebut Poyang Bejebai yang dulunya adalah Panglima 40 Hulubalang raja Pagaruyung (tercatat dalam Riwayat Bundo Kanduang) mengembara ke berbagai daerah di Sumatera Selatan. Beliau kemudian numpang menetap di rumah Keriau Kintarejo (Ratu Gedung Agung) teman beliau semasa di pulau Jawa dahulu yang telah mendirikan Dusun Gedung Agung di tepian air deras.

Beliau kemudian menikahi Puteri Ratu Rejang Dusun Sebiris. Kemudian Ramau Ratu Agung Tua anak dari Remindang Sakti (raja kerajaan Pepinau) mengangkatnya menjadi Keriau di Dusun Sebiris, disinilah beliau dikaruniai 4 orang anak dan 1 orang anak angkat.

Setelah Perang Gunung Kumbang yang terjadi sekitar tahun 1514 pada zaman pemerintahan Ramau Ratu Puteri Rambut Mas dan suaminya Syech Aminullah (Sutan Makhdum Sakti) yang berasal dari Sumaniak kerajaan Pagaruyung, berhasil mengembangkan dusun-dusun dan memperluas wilayah kerajaan Pepinau sampai ke wilayah Tebing Batu.

Pada masa pemerintahan Ramau Ratu Minak Kertau Bumi yaitu anak dari Putri Rambut Mas dan Syech Aminullah ibukota kerajaan Pepinau dipindahkan ke Tanggau Rasau. Tidak lama setelah perpindahan tersebut singgahlah Sultan Hasanuddin dari kerajaan Banten bersama Ratu Balo dan Ki Jongjo ke Tanggau Rasau dan menjalin persaudaraan dengan Ramau Ratu Minak Kertau Bumi sehingga kakak beliau yang bernama Keling akhirnya ikut dengan Rombongan Sultan Hasanuddin berangkat dalam ekspedisi menjelajahi pantai barat Sumatera dalam rangka mencari sumber rempah-rempah hingga ke kerajaan Indrapura lalu kembali ke Banten.

Keling akhirnya menetap dan mengabdi di kerajaan Cirebon, dan sebagai gantinya diambillah keponakan Sultan Banten untuk menetap di kerajaan Pepinau dengan gelar Keling Mudau.
Ketika pada tahun 1680 Inggris masuk ke Bengkulu mereka menamakan kerajaan Pepinau sebagai kerajaan Serawai. Pada saat itu Rajanya bernama Ramau Ratu Batau, ia diberi gelar Raja Seraway dan Pangkat The Patih oleh kerajaan Inggris.


Sejarah kerajaan-kerajaan di Bengkulu

Di Bengkulu dahulunya pernah berdiri kerajaan – kerajaan yang berdasarkan etnis/suku, seperti:

Kerajaan Anak Sungai
Kerajaan Sungai Serut,
Kerajaan Selebar,
Kerajaan Pat Petulai,
Kerajaan Balai Buntar,
Kerajaan Sungai Lemau,
Kerajaan Sekiris,
Kerajaan Gedung Agung,
Kerajaan Marau Riang.
Kerajaan Kaur
Kerajaan Muko Muko
Kerajaan Pepinau
Kerajaan Serawai
Kerajaan Sungai Hitam

Wilayah Bengkulu pernah menjadi sasaran kerajaan Budha Sriwijaya pada abad ke-8. Kerajaan Shailendra dan Kerajaan Singosari menggantikan Sriwijaya tetapi tidak jelas apakah mereka menyebarkan pengaruhnya atas Bengkulu. Majapahit juga memiliki sedikit pengaruh atas Bengkulu.

Sampai pada akhir abad ke-15 kerajaan-kerajaan di daerah Bengkulu berada di bawah pengaruh Kerajaan Majapahit yang mengalahkan Sriwijaya pada abad ke-13. Dalam periode ini kerajaan-kerajaan di daerah Bengkulu, khususnya di daerah Rejang Lebong, dipimpin oleh para biksu (pimpinan agama Budha) yang datang dari kerajaan Sriwijaya. Setelah kekuasaan Kerajaan Majapahit mundur pada pertengahan abad ke-16 kerajaan-kerajaan di daerah Bengkulu masuk ke dalam pengaruh Kesultanan Banten.

Di sebagian daerah Bengkulu ini, juga pernah berada dibawah kekuasaan Kerajaan Inderapura semenjak abad ke-17.
British East India Company (EIC) sejak 1685 mendirikan pusat perdagangan lada Bencoolen/Coolen yang berasal dari bahasa inggris “Cut Land” yang berarti tanah patah, karena daerah bengkulu ini merupakan daerah patahan gempa bumi yang paling aktif di dunia dan kemudian gudang penyimpanan di tempat yang sekarang menjadi Kota Bengkulu.

Pada waktu itu, ekspedisi EIC dipimpin oleh Ralph Ord dan William Cowley untuk mencari pengganti pusat perdagnagn lada setelah Pelabuhan Banten jatuh ke tangan VOC, dan EIC dilarang berdagang di sana. Traktat dengan Kerajaan Selebar pada tanggal 12 Juli 1685 mengizinkan Inggris untuk mendirikan benteng dan berbagai gedung perdagangan. Benteng York didirikan pada tahun 1685 di sekitar muara Sungai Serut.

Sejak 1714, dibangunlah sebuah benteng yang bernama Marlborough dan selesai dibangun pada tanun 1719 yang hingga sekarang masih berdiri. Namun, perusahaan ini lama kelamaan menyadari tempat itu tidak menguntungkan karena tidak menghasilkan lada dalam jumlah yang mencukupi.

Sejak dilaksanakannya Perjanjian London pada tahun 1824, Bengkulu diserahkan ke Belanda dengan imbalan Malaka sekaligus penegasan atas kepemilikan Tumasik/Singapura dan Pulau Belitung. Sejak perjanjian itu Bengkulu menjadi bagian dari Hindia Belanda.

Penemuan deposit emas didaerah Rejang Lebong pada paruh kedua abad ke-19 menjadikan tempat itu sebagai pusat penambangan emas hingga abad ke-20. Sekarang, kegiatan penambangan komersial telah dihentikan semenjak habisnya deposit.

– Sumber dan lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Bengkulu


Sumber

– Sejarah kerajaan Pepinau: http://pedomanbengkulu.com/2018/01/sejarah-raja-raja-di-bengkulu-selatan/
Sejarah kerajaan Pepinau: http://jemaukitau.com/sejarah-raja-raja-di-bengkulu-selatan/http://jemaukitau.com/sejarah-raja-raja-di-bengkulu-selatan/


Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: