Orang terkenal dalam sejarah kerajaan Nusantara

ISI

* Ageng Tirtayasan dari kesultanan Banten, Jawa
* Agung, Sultan Agung dari kesultanan Mataram, Jawa

* Airlangga dari kerajaan Kahuripan, Jawa
* Aji Muhammad Sulaiman, Sultan Aji Muhammad Sulaiman dari kesultanan Kutai Kertanagara
* Andi Mappanyukki dari kerajaan Bone, Sulawesi
* Arung Palakka dari kerajaan Bone, Sulawesi Selatan

* Baabullah, Sultan Baabullah dari kesultanan Ternate, Maluku
* Diponegoro, Bendara Pangeran Harya Dipanegara dari kesultanan Yogyakarta, Jawa

* Hamid II, Sultan Hamid II dari kesultanan Pontianak, Kalimantan
* Hasanuddin, Sultan Hasanuddin dari kesultanan Gowa, Sulawesi

* Hayam Wuruk, dari kerajaan Majapahit, Jawa
* Imam Bonjol, Tuanku Imam Bonjol dari Sumatera Barat
*
Iskandar Muda, Sultan Iskandar Muda dari kesultanan Aceh
* Jayabhaya, Maharaja Jayabhaya dari kerajaan Kediri, Jawa
* Joko Tingkir, pendiri kerajaan Pajang, Jawa
* Ken Arok dari kerajaan Tumapel, Jawa

* Kertanagara, Sri Maharaja Kertanagara dari kerajaan Singhasari, Jawa
* Mahmud Badaruddin II, Sultan Mahmud Badaruddin II dari kerajaan Pagaruyung, Sumatera
*
Pakubuwana X, Sri Susuhunan Pakubuwana X dari kesultanan Surakarta, Jawa
* Parameswara, dari kesultanan Malaka, Malaysia
* Patah, Raden Patah dari kerajaan Demak, Jawa
* Pattimura, pejuang Perang Pattimura (P. Ambon, Maluku)
* Petta La Sinrang dari kerajaan Sawitto, Sullawesi
* Purnawarman dari kerajaan Tarumanagara, Jawa
* Senopati, Panembahan Senopati
* Sisingamangaraja XII dari negeri Toba, Sumatera
* Siti Aisyah We Tenriolle, Ratu Siti Aisyah We Tenriolle dari kerajaan Tanete    (Barru), Sulawesi Selatan

* Sutawijaya, Danang Sutawijaya (Panembahan Senopati) dari kesultanan Mataram, Jawa
* Syarif Kasim II, Sultan Syarif Kasim II dari kesultanan Siak, Sumatera
* Thaha Syaifuddin, Sultan Thaha Syaifuddin dari kesultanan Jambi, Sumatera
* Teuku Umar dari Aceh, Sumatera
* Zainal Abidin, Sultan Zainal Abidin dari kesultanan Ternate, Maluku


* Ageng Tirtayasan dari kesultanan Banten, Jawa
Sultan Ageng Tirtayasa atau Pangeran Surya adalah Sultan Banten ke-6. Ia naik takhta pada usia 20 tahun menggantikan kakeknya, Sultan Abdul Mafakhir yang wafat pada tanggal 10 Maret 1651. Lahir di Kesultanan Banten, 1631 – meninggal di Batavia, Hindia Belanda, 1692 pada umur 60 – 61 tahun.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Ageng_Tirtayasa_dari_Banten
– Kesultanan Banten: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/java-today/tubagus-of-banten/

* Agung, Sultan Agung dari kesultanan Mataram, Jawa
Sultan Agung Adi Prabu Hanyakrakusuma (ꦯꦸꦭ꧀ꦠꦤ꧀ꦲꦒꦸꦁꦲꦢꦶꦦꦿꦧꦸꦲꦚꦏꦿꦏꦸꦱꦸꦩ), adalah Sultan ke-3 Kesultanan Mataram yang memerintah pada periode tahun 1613-1645. Lahir: Kotagede,1593 – wafat: Karta (Pleret, Bantul), 1645).
Foto: Patung Airlangga yang didewakan berupa Dewa Wisnu mengendarai Garuda.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Sultan_Agung_dari_Mataram
– Kesultanan Mataram: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/java-today/mataram-kesultanan/

* Airlangga dari kerajaan Kahuripan, Jawa
(Bali, 1000 – Belahan, 1049) atau sering pula ditulis Erlangga, adalah pendiri Kerajaan Kahuripan, yang memerintah 1009-1042 dengan gelar abhiseka: Sri Maharaja Rakai Halu Sri Dharmawangsa Airlangga Anantawikramatunggadewa.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Airlangga
– Kerajaan Kahuripan: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/java-today/kahuripan-kerajaan-1009-1049/

* Aji Muhammad Sulaiman, Sultan Aji Muhammad Sulaiman dari kesultanan Kutai Kertanagara
Sultan Aji Muhammad Sulaiman bergelar Sri Paduka Sultan Aji Muhammad Sulaiman al-Adil Khalifatul-Mu’minin bin Aji Muhammad Salehuddin (dilahirkan dengan nama Aji Biduk/Pangeran ‘Umar) adalah Sultan Kutai Kartanegara ke-18, memerintah dari tahun 1845 sampai 1899 merupakan putera ke-8 dari Sultan Aji Muhammad Salehuddin, dengan istrinya Aji Kinchana.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Aji_Muhammad_Sulaiman
– Kesultanan Kutai Kertanagara: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/kalimantan-4/sultanaat-kutai-kartanegara/

Afbeeldingsresultaat voor sultan aji muhammad sulaiman

* Andi Mappanyukki dari kerajaan Bone, Sulawesi
Andi Mappanyukki (lahir 1885 – meninggal 18 April 1967) adalah salah tokoh pejuang dan seorang bangsawan tertinggi di Sulawesi Selatan. Ia adalah Putra dari Raja Gowa ke XXXIV yaitu I’Makkulau Daeng Serang Karaengta Lembang Parang Sultan Husain Tu Ilang ri Bundu’na (Somba Ilang) dan I Cella We’tenripadang Arung Alita, putri tertua dari La Parenrengi Paduka Sri Sultan Ahmad, Arumpone Bone (Raja Bone). Ia pulalah yang memimpin raja raja di Sulawesi Selatan untuk bersatu dan bergabung dengan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) pada tahun 1950.
Pada tahun 1931 tanggal 12 April, atas usulan dewan adat ia diangkat menjadi Raja Bone ke-32 dengan gelar Sultan Ibrahim.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Andi_Mappanyukki
– Kerajaan Bone: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sulawesi/sultan-of-bone/

Andi mappanyukki sultan ibrahim.jpg

* Arung Palakka dari kerajaan Bone, Sulawesi Selatan
Adalah Sultan Bone yang menjabat pada tahun 1672-1696. Saat masih berkedudukan sebagai pangeran, ia memimpin kerajaannya meraih kemerdekaan dari Kesultanan Gowa pada tahun 1666. Ia bekerja sama dengan Belanda saat merebut Makassar.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Arung_Palakka
– Kerajaan Bone: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sulawesi/sultan-of-bone/

* Baabullah, Sultan Baabullah dari kesultanan Ternate, Maluku
Sultan Baabullah (10 Februari 1528 – permulaan 1583), juga ditulis Sultan Babullah atau Sultan Baab (tulisan Eropa) adalah sultan dan penguasa Kesultanan Ternate ke-24 yang berkuasa antara tahun 1570 – 1583. Ia dikenal sebagai sultan Ternate dan Maluku terbesar sepanjang sejarah.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Baabullah_dari_Ternate
– Kesultanan Ternate: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/maluku/sultan-of-ternate/

* Diponegoro, Bendara Pangeran Harya Dipanegara dari kesultanan Yogyakarta, Jawa
Bendara Pangeran Harya Dipanegara (lebih dikenal dengan nama Diponegoro, lahir di Ngayogyakarta Hadiningrat, 11 November 1785 – meninggal di Makassar, Hindia Belanda, 8 Januari 1855 pada umur 69 tahun) adalah salah seorang pahlawan nasional Republik Indonesia. Pangeran Diponegoro terkenal karena memimpin Perang Diponegoro/Perang Jawa (1825-1830) melawan pemerintah Hindia Belanda. Perang tersebut tercatat sebagai perang dengan korban paling besar dalam sejarah Indonesia.
pengakuan sebagai Pahlawan Nasional diperoleh Pangeran Diponegoro pada tanggal 6 November 1973.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Diponegoro
– Kesultanan Yogyakarta: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/java-today/yogyakarta/

Berkas:Diponegoro.jpg

* Hamid II, Sultan Hamid II dari kesultanan Pontianak, Kalimantan
Lahir dengan nama Syarif Abdul Hamid Alkadrie, putra sulung Sultan Pontianak ke-6, Sultan Syarif Muhammad Alkadrie (lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, 12 Juli 1913 – meninggal di Jakarta, 30 Maret 1978 pada umur 64 tahun) adalah Perancang Lambang Negara Indonesia, Garuda Pancasila.
Pada 29 Oktober 1945 dia diangkat menjadi sultan Pontianak menggantikan ayahnya dengan gelar Sultan Hamid II.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Syarif_Hamid_II_dari_Pontianak
– Kesultanan Pontianak: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/kalimantan-4/sultan-pontianak/

Afbeeldingsresultaat voor sultan hamid II

* Hasanuddin, Sultan Hasanuddin dari kesultanan Gowa, Sulawesi
Sultan Hasanuddin adalah Raja Gowa ke-16 dan pahlawan nasional Indonesia. Lahir di Gowa, Sulawesi Selatan, 12 Januari 1631 – meninggal di Gowa, Sulawesi Selatan, 12 Juni 1670 pada umur 39 tahun.
– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Sultan_Hasanuddin
– Kesultanan Gowa: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sulawesi/sultan-goa-sulawesi/

* Hayam Wuruk, dari kerajaan Majapahit, Jawa
Adalah raja ke-4 Kerajaan Majapahit yang memerintah tahun 1350-1389, bergelar Maharaja Sri Rajasanagara. Di bawah pemerintahannya, Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Hayam_Wuruk
– Kerajaan Majapahit: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/java-today/majapahit-kerajaan/

* Imam Bonjol, Tuanku Imam Bonjol dari Sumatera Barat
Tuanku Imam Bonjol, nama asli Muhammad Shahab (lahir di Bonjol, Pasaman, Sumatra Barat, Indonesia, 1772 – wafat dalam pengasingan dan dimakamkan di Lotta, Pineleng, Minahasa, 6 November 1864) adalah salah seorang ulama, pemimpin dan pejuang yang berperang melawan Belanda dalam peperangan yang dikenal dengan nama Perang Padri pada tahun 1803-1838. Tuanku Imam Bonjol diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Tuanku_Imam_Bonjol
– Perang Padri: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/perang-belanda/sumatra-perang-padri-1803-1838/

Portret van Tuanku Imam Bonjol.jpg

* Iskandar Muda, Sultan Iskandar Muda dari kesultanan Aceh
Merupakan sultan yang paling besar dalam masa Kesultanan Aceh, yang berkuasa dari tahun 1607 sampai 1636. Lahir Banda Aceh, 1593 atau 1590 – wafat Banda Aceh, Aceh, 27 Desember 1636.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Iskandar_Muda_dari_Aceh
– Kesultanan Aceh: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sumatera/sultan-of-aceh-darusalam/

* Jayabhaya, Maharaja Jayabhaya dari kerajaan Kediri, Jawa
Adalah Raja Kediri yang memerintah sekitar tahun 1135-1157. Nama gelar lengkapnya adalah Sri Maharaja Sang Mapanji Jayabhaya Sri Warmeswara Madhusudana Awataranindita Suhtrisingha Parakrama Uttunggadewa.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Jayabaya
– Kerajaan Kediri: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/java-today/kediri-kerajaan-1045-1221/

* Joko Tingkir, pendiri kerajaan Pajang, Jawa
Dalam tradisi Jawa Jaka/Joko Tingkir atau Mas Karèbèt atau ejaan Tionghoa: Peng King Kang adalah pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Pajang yang memerintah tahun 1549-1582 dengan nama Sultan Hadiwijaya.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Joko_Tingkir
– Kerajaan Pajang: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/java-today/pajang-kesultanan-1568-1586/

Rahasia Kedigdayaan Joko Tingkir

* Ken Arok dari kerajaan Tumapel, Jawa
Ken Arok atau sering pula ditulis Ken Angrok (lahir di Jawa Timur pada tahun 1182, wafat di Jawa Timur pada tahun 1247 atau 1227), adalah pendiri Kerajaan Tumapel (yang kemudian terkenal dengan nama Singhasari). Ia memerintah sebagai raja pertama, bergelar Sri Rajasa Bathara Sang Amurwabhumi pada tahun 1222 – 1227 (atau 1247).
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Ken_Arok
– Kerajaan Tumapel: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/java-today/tumapel-kerajaan-1222/

Patung Ken Arok.jpeg

* Kertanagara, Sri Maharaja Kertanagara dari kerajaan Singhasari, Jawa
(meninggal tahun 1292), adalah raja terakhir yang memerintah Kerajaan Singhasari. Masa pemerintahan Kertanagara dikenal sebagai masa kejayaan Singhasari. Ia sendiri dipandang sebagai penguasa Jawa pertama yang berambisi menyatukan wilayah Nusantara. Menantunya Raden Wijaya, kemudian mendirikan kerajaan Majapahit sekitar tahun 1293 sebagai penerus dinasti Singhasari.
Foto: Pura Singhasari temple dari Kertanegara.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Kertanagara
– Kerajaan Singhasari: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/java-today/singhasari-kerajaan/

* Mahmud Badaruddin II, Sultan Mahmud Badaruddin II dari kerajaan Pagaruyung, Sumatera
Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang, 1767, w: Ternate, 26 September 1852) adalah pemimpin kesultanan Palembang Darussalam selama dua periode (1803-1813, 1818-1821), setelah masa pemerintahan ayahnya, Sultan Muhammad Bahauddin (1776-1803). Nama aslinya sebelum menjadi Sultan adalah Raden Hasan Pangeran Ratu.
Dalam masa pemerintahannya, ia beberapa kali memimpin pertempuran melawan Inggris dan Belanda, di antaranya yang disebut Perang Menteng.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Sultan_Mahmud_Badaruddin_II
– Kerajaan Pagaruyung: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sumatera/sultan-of-pagaruyung/

Mahmud Badaruddin II.jpg

* Pakubuwana X, Sri Susuhunan Pakubuwana X dari kesultanan Surakarta, Jawa
Adalah raja Kasunanan Surakarta yang memerintah pada tahun 1893 – 1939. Lahir di Surakarta, 29 November 1866 – meninggal di Surakarta, 22 Februari 1939 pada umur 72 tahun.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Paku_Buwono_X
– Kesultanan Surakarta: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/java-today/surakarta/

* Parameswara
Parameswara (1344 – 1414) atau Iskandar Shah (aksara Jawi: إسكندر شه) adalah raja terakhir dari Singapura yang memerintah dari tahun 1389 sampai 1398. Dia melarikan diri dari Singapura setelah invasi angkatan laut Majapahit pada tahun 1398, dan ia kemudian mendirikan benteng barunya pada muara Sungai Malaka pada tahun 1402. Dalam beberapa dekade, kota baru tersebut tumbuh pesat menjadi ibukota Kesultanan Melaka.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Parameswara
– Kesultanan Malaka: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sumatera/malaka-kesultanan-malaysia/

* Patah, Raden Patah dari kerajaan Demak, Jawa
Atau Praba atau Raden Bagus Kasan (Hasan) (Jawa : ꦫꦢꦺꦤ꧀ꦦꦠꦃ) alias Jin Bun (Hanzi : 靳文, Pinyin : Jìn Wén) bergelar Senapati Jimbun atau Panembahan Jimbun adalah pendiri dan sultan Demak pertama dan memerintah tahun 1500-1518. Lahir Palembang, 1455; wafat: Demak, 1518.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Raden_Patah
– Kesultanan Demak: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/java-today/sultan-of-demak/

* Pattimura, pejuang Perang Pattimura (P. Ambon, Maluku)
(Thomas Matulessy) lahir di Haria, pulau Saparua, Maluku, 8 Juni 1783 – meninggal di Ambon, Maluku, 16 Desember 1817 pada umur 34 tahun), juga dikenal dengan nama Kapitan Pattimura adalah Pahlawan nasional Indonesia dari Maluku.
Ayahnya yang bernama Antoni Matulessy adalah anak dari Kasimiliali Pattimura Mattulessy. Yang terakhir ini adalah putra raja Sahulau. Sahulau merupakan nama orang di negeri yang terletak dalam sebuah teluk di Seram.
Namanya kini diabadikan untuk Universitas Pattimura dan Bandar Udara Pattimura di Ambon.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Pattimura
– Perang Pattimura: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/perang-belanda/maluku-perang-1817-patimura/

Pattimura 2.jpg

* Petta La Sinrang dari kerajaan Sawitto, Sulawesi
Dalam sejarahnya Lasinrang selama masa penjajahan tak bisa dikalahkan Belanda, dialah pejuang yang memimpin para pemuda di kerajaan Sawitto melawan penjajah Belanda.
– Lengkap: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sulawesi/raja-of-sawitto/petta-la-sinrang-panglima-perang-kerajaan-sawitto-1856-1938/
– Kerajaan Sawitto: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sulawesi/raja-of-sawitto/
Gambar mungkin berisi: 1 orang, teks dan luar ruangan* Purnawarman dari kerajaan Tarumanagara, Jawa
Purnawarman (Purnavarmman) adalah raja besar kerajaan Tarumanagara yang tertera pada beberapa prasasti pada abad V dan menjadi raja ke-3 yang memerintah tahun 395-434 Masehi, yang dapat menguasai wilayah Jawa Barat sebelum dilakukan oleh Raja-raja Kerajaan Sunda Galuh.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Purnawarman
– Kerajaan Tarumanagara: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/java-today/tarumanagara-kerajaan-358-669/

* Senopati, Panembahan Senopati
Lihat: Sutawijaya, Danang Sutawijaya (Panembahan Senopati)

* Sisingamangaraja XII dari negeri Toba, Sumatera
Sisingamangaraja XII lahir di Bakara, 18 Februari 1845 – meninggal di Dairi, 17 Juni 1907 pada umur 62 tahun) adalah seorang raja di negeri Toba, Sumatra Utara, pejuang yang berperang melawan Belanda, kemudian diangkat oleh pemerintah Indonesia sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Sisingamangaraja_XII
– Dinasti Sisingamangaraja: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sumatera/raja-of-sisingamangaraja/

Sisingamangaraja XII.jpg

* Siti Aisyah We Tenriolle, Ratu Siti Aisyah We Tenriolle dari kerajaan Tanete (Barru), Sulawesi Selatan
Siti Aisyah We Tenriolle adalah tokoh emansipasi wanita yang berasal dari suku Bugis, di Tanete, Sulawesi Selatan, Indonesia. Siti Aisyah We Tenriolle adalah Datu (Ratu) Kerajaan Tanete (kini Barru), Sulawesi Selatan pada tahun 1855-1910. Selain menguasai Kerajaan Tanete, Siti Aisyah We Tenriolle juga menguasai Kerajaan Bugis. Berkat kontribusi Siti Aisyah We Tenriolle dalam menerjemahkan mahakarya epos La Galigo dari bahasa Bugis kuno ke bahasa Bugis umum, Tanete memperoleh popularitas hingga samudra dan benua Eropa.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Siti_Aisyah_We_Tenriolle
– Kerajaan Tanete (Barru): https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sulawesi/raja-of-tanete-bulukumpa/

* Sutawijaya, Danang Sutawijaya (Panembahan Senopati) dari kesultanan Mataram, Jawa
(lahir: ? – wafat: Jenar, 1601) adalah pendiri Kesultanan Mataram yang memerintah sebagai raja pertama pada tahun 1587-1601, bergelar Panembahan Senopati ing Alaga Sayidin Panatagama Khalifatullah Tanah Jawa. Tokoh ini dianggap sebagai peletak dasar-dasar Kesultanan Mataram.
Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Sutawijaya
– Kessultanan Mataram: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/java-today/mataram-kesultanan/

* Syarif Kasim II, Sultan Syarif Kasim II dari kesultanan Siak, Sumatera
Yang Dipertuan Besar Syarif Kasim Abdul Jalil Saifuddin atau Sultan Syarif Kasim II (lahir di Siak Sri Indrapura, Riau, 1 Desember1893 – meninggal di Rumbai, Pekanbaru, Riau, 23 April 1968 pada umur 74 tahun) adalah sultan ke-12 Kesultanan Siak. Ia dinobatkan sebagai sultan pada umur 21 tahun menggantikan ayahnya Sultan Syarif Hasyim. Sultan Syarif Kasim II merupakan seorang pendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tidak lama setelah proklamasi dia menyatakan Kesultanan Siak sebagai bagian wilayah Indonesia, dan dia menyumbang harta kekayaannya sejumlah 13 juta gulden untuk pemerintah republik.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Syarif_Kasim_II_dari_Siak
– Kesultanan Siak: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sumatera/sultan-van-siak-sri-indrapura/

COLLECTIE TROPENMUSEUM Sultan van Siak TMnr 60027152.jpg

* Thaha Syaifuddin, Sultan Thaha Syaifuddin dari kesultanan Jambi, Sumatera
Sultan Thaha Syaifuddin (Jambi, 1816 – Betung, 26 April 1904) adalah seorang sultan terakhir dari Kesultanan Jambi. Dilahirkan di Keraton Tanah pilih Jambi pada pertengahan tahun 1816. Ketika kecil ia biasa dipanggil Raden Thaha Ningrat dan bersikap sebagai seorang bangsawan yang rendah hati dan suka bergaul dengan rakyat biasa.
Pada pertempuran di Sungai Aro itu jejak Sultan Thaha tidak diketahui lagi oleh rakyat umum, kecuali oleh pembantunya yang sangat dekat. Namanya diabadikan untuk Bandar Udara Sultan Thaha di Jambi.
– Lengkap: http://encyclopedia.jakarta-tourism.go.id/post/Thaha-Syaifuddin-Sultan
– Kesultanan Jambi: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sumatera/kerajaan-jambi/

Afbeeldingsresultaat voor Thaha Syaifuddin

* Teuku Umar dari Aceh, Sumatera
Teuku Umar (Meulaboh, 1854 – Meulaboh, 11 Februari 1899) adalah pahlawan asal Aceh yang berjuang dengan cara berpura-pura bekerjasama dengan Belanda & terkenal akan strategi perang gerilyanya. Ia melawan Belanda ketika telah mengumpulkan senjata dan uang yang cukup banyak.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Teuku_Umar
– Perang Aceh-Belanda: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sumatera/perang-aceh-1873-1903/

Teuku Umar.jpg

* Zainal Abidin, Sultan Zainal Abidin dari kesultanan Ternate, Maluku
Sultan Zainal Abidin dalah raja Ternate ke-18 yang berkuasa antara 1486-1500. Dia adalah penguasa Ternate pertama yang menggunakan gelar Sultan sebagai gelar raja di Ternate, menggantikan gelar Kolano yang digunakan pendahulunya. Selain itu, Sultan Zainal Abidin juga merombak adat dan pemerintahan kerajaan, menjadikan syariat Islam sebagai dasar. Dengan demikian Ternate dibawanya bertransformasi penuh menjadi sebuah Kerajaan Islam.
Tidak ada gambar sulan ini.
– Lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Zainal_Abidin_dari_Ternate
– Kesultanan Ternate: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/maluku/sultan-of-ternate/