Kotalama, negeri / P. Kisar – Prov. Maluku

Negeri Kotalama terletak di P. Kisar, prov. Maluku.

Lokasi pulau Kisar


Lokasi pulau Kisar


Sejarah negeri Kotalama

– Sumber: http://kotalama.sideka.id/profil/sejarah/

Berdasarkan tuturan sejarah dalam kehidupan masyarakat Desa Kotalama,  Pada tanggal, 6 juni 1631 Residentie Banda ( VOC ) Melaksanakan Exspansi ke kepulawan Selatan Daya yang disebut Zuid Wester Eilanden. Tepat Tanggal 3 September 1631 Gouvernement der Molukken. Atas Perintah VOC yang berkedudukan di Belanda untuk melaksanakan kontrak kerja Pertanian (Buhren) dengan Selatan Daya (Zuid Wester Eilanden). Dari Kontrak Kerja tersebut maka pada tanggal 5 mei 1632 pengiriman tenaga kerja Buruh Tani mulai dilaksanakan / direalisasikan sebanyak 500 orang ke Banda. Pada tanggal 14 agustus 1664 Eksipansi memasuki Selatan Daya (Pulau Kisar) dengan kapal VOC yang bernama Deck Lerck yang dinahkodai oleh Jan De Blime. Dengan Terjadinya kontrak kerja dan masuknya kapal tersebut di Pulau Kisar maka mulai berdatanangan serdadu VOC di Pulau Kisar.

Setelah kembalinya mereka pada tahun 1649, Resident Banda / Wasna VOC mulai mengatur strategi dan mengirim serdadu VOC secara bertahap ke selatan daya  ( Pulau Kisar ) Sebagai Pos Induk. Pada tanggal 15 mei 1665 mulai direncanakan pembangunan sebuah benteng untuk menggantikan kemp /kemah yang selama ini dibangun di kaisama, sebagai tempat berdiam serdadu VOC. Tepat pada tanggal 11 juli 1665 diletakan batu penjuru                     Benteng Delfs Haven, yang berlokasi di Arahlehern (sekarang masih berdiri kokoh di desa Kotalama). Pada tanggal 18 agustus 1665 diresmikan Benteng Delfs Haven sebagai pusat pertahanan dan pemerintahan Selatan Daya (Zuid Wester Eilanden). Jumlah serdadu VOC pada saat itu adalah 123 orang. Selain benteng Delfs Haven,sebagai pusat pemerintahan dan pertahanan VOC di Salatan daya, barak / kemah di kaisama masih dipertahankan, namun pada tahun 1687 barak / kemah tersebut terbakar, dan terhitung sejak saat itu tentara VOC secara terkonsentrasi melaksankan kegiatan berpusat di benteng Delfs Haven yang berlokasi di Arahlehern, dan oleh masyarakta pulau kisar secara tradisi menamakan tempat itu Kot Waku Onno. Oleh VOC mulai dirintis sebuah jalan melintas Kaisama Arahlehern, yang disebut dengan nama Ili Wawarha Woor Nanaru.

Sebagai simbolpemerintahan sesuai dengan Maknakulsasi adatis pulau kisar, maka pada tanggal 17 mei 1687 mulai berdatangan utusan VOC dari banda dan Ambon di selatan daya (Pulau Kisar) sesudah itu baru mereka dibagikan pada wilayah –wilayah dikepulawan selatan daya (Zuid Wester Eilanden) oleh VOC Residentie Banda. Pulau Kisar dijadikan sebagai pos induk VOC. Selain itu dibentuk juga 11 pos pembentu (Pos Holder) pada pulau – pulau selatan daya mulai dari kisar sampai babar dan atambua.

Selain itu untuk menjaga gerbang masuk pulau kisar, maka oleh residentie banda didirikan sebuah pertahanan ( Gudang dan Loji ) dipantai nama yang diberi nama Benteng Volen Haven dan diresmikan pemanfaatnya oleh VOC pada tanggal 15 mei 1777. Pada saat itulah benteng tersbut dijadikan sebagai pusat pertahanan dan pusat logistic VOC dikepulawan selatan daya (Zuid Wester Eilanden), sedangkan sebagai pusat pertahanan tetap poada benteng Delfs Haven.

Ketika Perjalanan expansi VOC diselatan daya dan bermarkas di pulau kiisar, maka jumlah tentara VOC mulai bertambah secara variatif, ada yang berstatus sebagai guru, pendeta, dokter dan lain – lain. Mereka mulai berbaur dengan penduduk / masyarakat pulau kisar dan terjadi perkawinan diantara VOC dan masyarakat pulau kisar.
Pada saat residentie banda dibawah pimpinan Kolonel Halle, dia mengutus  Letnan Kolonel Christian Caruw untuk memimpin selatan daya. Karena tidak melaksanakan rekomendasi dari Kolonel Halle maka diutus 5 orang serdadu VOC untuk melaksanakan residentie banda guna membentuk pos pembantu di selatan daya.

Pos induk dipulau kisar dipimpin oleh serdadu Pieter Lerck. Setelah 11 pos pembantu dibentuk dan dibawah komando pos induk makajumlah serdadu VOC 283 orang.

Saat itu oleh residentie Van Der Houth mulai menginstrusikan dimana ada pos induk induk serdadu VOC dilingkungan masyarakat maka dibentuk Weik / Kamp, maka lingkungan yang dihuni oleh serdadu VOC, kaisama dan arahlehern serta sekitarnya dibentuk satu Weik / Kamp, yang diberi nama Weik Kot Nam, kemudian diganti dengan nama Weik Die Mound Van Delfs Haven. Saat itu belum terbentuk kampung / negeri Kotalama di pulau Kisar. Karena kedatangan serdadu VOC semakin banyak dan sudah dalam 11 tahapan dan mereka sudah kawin – mawin dan punya banyak keturunan dilingkungan tersebut, bahkan dipulau Kisar dan selatan daya.

Maka oleh 11 famili / serdadu dibawah pimpinan family Lerck mereka mulai bersepakat membentuk sebuah kampong / weik master. Dan saat itu terjadi perkawinan antara kopral Hendrik Lerck dan Fransina Elisabeth Norimarna dari Mauradi   – Woorili Hokolay, maka dibentuk marga secara adatis pulau kisar di kot nam/ kamp Die Mound Van Delfs Haven dan diberi nama adatis Maupur Lay Room Ili. Dimana sesuai dialegitis disebut Lerck Maupair. Dan oleh adatis pulau kisar Weik / Kamp yang dibentuk berdasarkan kesepakatan 11 family VOC tersebut diberi nama adatis Leke Dimata Ruhun Dalusama. Yang artinya negeri yang memiliki mata, telinga, dan pikiran / otak VOC. Karena wilayah kamp tersebut berada pada gerbang masuk pulau kisar maka dalam register Residentie Van Der Hout diberi nama NEGERI KOTALAMA.

Secara Geonologie negeri / desa kotalama bukanlah negeri adatis karena dibentuk oleh 11 Marga / Family yaitu :

LEERCK – LERRICK
CAVIN
WUOTHUIZEIN
BELDER
LANDER
JOOSTENSZ
RUFF
PEELMAN
BELMIN
SCHILLING
COENRADY
BAKKER

Negeri / Desa Kotalama adalah negeri / desa demokrasi. Setelah dibentuk weik master /kamp Die Mound Van Delfs Haven secara demokrasi sesuai perintah residentie vander houth, maka pada tanggal 11 juli 1879 terjadi pertemuan adatis antara Maupur Lay Room Ili dan pemangku adat di pulau kisar guna membicarakan status Maupur Lay Room Ili dipulau Kisar.

Putusan adatis menyatakan Maupur Lay Room Ili adalah Koto Nana Laur Lely – Laur Maha. Yang diberi nama Marna Wolada dan sekaligus merupakan klain Kot Marnulu Nan Waimaha.

Berdasarkan kesepakatan inilah maka pemerintah Kotalama – dimata Dalusama mulai dibentuk terhitung sejak tanggal 11 juli 1870 dan dipercayakan kepada kakak tertua dari 3 bersaudara Maupur Lay Room Ili, mata rumah barat. Dari situlah secara adatis pemerintah negeri / desa KOTALAMA mulai diatur dari Lerrick matarumah barat, dan pusat negeri mulai ditanam lewat natzar 11 orang family Mustisa VOC pada tanggal 11 juli 1870 jam 24.00. di Room Wauhoru – Alowol Onno. Saudara Christian Hermanus Lerrick I sebagai Weik Master yang pertama.


Marga, SOA dan Pela / Gandong negeri Kotalama

1) Nama Marga

Belder
Caffin
Joostensz
Lerrick
Ruff

– Sumber: https://www.atlas-maluku.nl/?entry=locatie&regio=2428&eiland=19&familie_id=0&kampong=334

2) SOA

Untuk SOA, klik: http://www.nunusaku.com/pdfs/LastNamesbyVillage05_28_07.pdf

3) Cari nama marga dan negeri

Daftar nama marga di Maluku, dan Negeri: nunusaku.com/pdfs
– Daftar Negeri di Maluku, dan marga: nunusaku.com/pdfs
– Daftar Negeri di Maluku, dan marga: Atlas Maluku

4) Pela dan Gandong

Tidak ada info.

Sumber daftar Pela dan Gandong:
Atlas Maluku
Kumpulan Pela dan Gandong
Nunusaku.com


Subjek penting budaya Maluku

1) Penjelasan Baileo negeri Maluku
2) Foto foto Baileo di Maluku
3) Penjelasan Pela dan Gandong
4) Penjelasan Panas Pela
5) Struktur pemerintahan dan masyarakat negeri Maluku
6) Penjelasan Fam, marga dan SOA
7) Lain

Untuk subjek penting, klik di sini


Peta Maluku kuno

Untuk peta kuno Maluku, 1493, 1616, 1630, 1700, 1706, 1714, 1750, 1750, 1753, 1756, 1764 klik di sini

Peta Maluku tahun 1640


Sumber

– Sumber daftar Pela dan Gandong: Atlas Maluku
– Sumber daftar Pela dan Gandong: Kumpulan Pela dan Gandong
– Sumber daftar Pela dan Gandong: Nunusaku.com

– Daftar nama matarumah dan negeri di Maluku: nunusaku.com/pdfs
– Daftar Negeri di Maluku, dan Matarumah: nunusaku.com/pdfs

– Penjelasan Pela dan Gandong: http://pelagandong.blogspot.com/2013/05/pengertian-pela-dan-gandong-sebagai.html
– Penjelasan Pela dan Gandong: https://id.wikipedia.org/wiki/Pela
– Penjelasan Pela dan Gandong: http://historymaluku.blogspot.com/2016/06/pela-gandong-hanya-di-maluku.html

———————

– Struktur pemerintahan dan masyarakat Negeri di Maluku: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/maluku/struktur-pemerintahan-dan-masyarakat-negeri-maluku/
Sejarah Maluku: http://pelangimaluku.blogspot.co.id/2008/05/sejarah-maluku.html
– Sejarah Maluku: http://juliansoplanit.blogspot.co.id/2011/03/maluku-merupakan-salah-satu-propinsi.html
Sejarah Maluku: https://singalodaya.wordpress.com/2009/10/07/sejarah-maluku/comment-page-1/

– Suku di Maluku: http://www.lasamahu.com/2011/06/mengenal-suku-maluku-dari-dekat.html
– Asal usul penduduk Maluku:
http://www.angelfire.com/home/SiAPAPorto/asal_usul_mal.htm