Urimessing, negeri / P. Ambon – prov. Maluku

Negeri Urimessing terletak di pulau Ambon, kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, prov. Maluku.
Pela deng negeri Soya.

Lokasi pulau Ambon
———————–.
Lokasi negeri Urimessing di P. Ambon


Foto raja-raja negeri di Maluku yang ada sekarang

Untuk foto raja-raja, klik di sini


Foto Maluku

* Foto Maluku masa dulu: link
* Foto Baileo di Maluku: link
* Foto tarian Cakalele: link
* Foto situs kuno di Maluku: link


Nederlands (bah. belanda)

* Klik Molukken en Nederland voor:
– lijsten met marga’s en negeri’s,
– zoekmachine voor marga’s,
– informatie over Molukkers in Nederland en molukse onderwerpen.


NEGERI URIMESSING

Raja negeri Urimessing

15 november 2022
Wattimena memastikan Pelantikan Raja Negeri Urimessing akan tetap dilaksanakan pada besok hari dan apabila masih ada pihak yang menentang, dipersilahkan untuk menempuh jalur hukum.
Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena mengakui tidak ada lagi polemik mengenai rencana pelantikan Raja Defenitif Negeri Urimessing,  yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

18 mei 2013
Di kukuhkan Raja Urimessing: J. A Alfons

Alfons dilantik langsung oleh Badan Saniri Raja Patty Mickael Watimena dengan melakukan ikrar adat yang di saksikan oleh Ketua DPRD dan staf Pemerintah Kotah yang hadir dalam acara pengukuhan Sabtu (18/5) di halaman Kantor Negeri Urimessing Talaga Raja Kusus-kusu sare.
– Sumber: https://www.tribun-maluku.com/2013/05/raja-urimessing-dilantik/

Raja Urimessing: J. A Alfons (2013)

uri


Baileo negeri Urimessing

Rumah Baileo adalah rumah adat Maluku dan Maluku Utara. Rumah Baileo merupakan representasi kebudayaan Maluku dan memiliki fungsi yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Rumah Baileo adalah identitas setiap negeri di Maluku selain Masjid atau Gereja. Baileo berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda-benda suci, tempat upacara adat, sekaligus sebagai balai warga.
Lantai baileo dibuat tinggi karena dipercaya agar roh-roh nenek moyang memiliki tempat dan derajat yang tinggi dari tempat berdirinya masyarakat. Dan agar masyarakat tahu permusyawaratan yang berlangsung di balai.
– Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_baileo

Baileo negeri Urimessing


Sejarah negeri Urimessing

Kepercayaan kepada ILAH yang mereka sebut NITU berkembang di negeri Urimesing. Pada waktu kedatangan bangsa Portugis permulaan abad ke 16 di Maluku, adalah Fransiskus Xaverius membawa masuk agama Katolik, Katolik tidak bertahan lama sebab kedatangan bangsa Belanda juga membawa agama Kristen Protestan, pengaruh Protugis berakhir dengan di serakannya benteng kota Laha kepada Belanda.

Agama Protestan berkembang dan hidup bersama kepercayaan kepada ILA NITU. Baileo adalah tempat pertemuan penduduk dengan pemimpin negeri, tokoh adat, dan sekaligus melakukan ibadah, perjamuan kepada ilah mereka. Disamping Baileo ada sebuah batu yang dianggap keramat/pamali batu tersebut merupakan tempat pemujaan yang disebut Batu Baileo.

Setelah agama Katolik, kemudian agama Protestan menjadi keyakinan penduduk banyak mata rumah berubah marga seperti Tisera, Parera, Andries, Alfons, de Fretes, Muskitta, Frans dll.Dala struktur pemerintahan negeri Urimessing dibawah seorang Raja dengan gelar “Orang Kaya” sedangkan dalam struktur GPM Urimessing 4 jemaat setelah Tuni menjadi jemaat berdiri sendiri.

Urimessing terkenal pula sebuah legenda yang dikenal dengan “Nene Luhu” yang memiliki hubungan cerita dengan adat Soya, pela negeri Urimessing. Menurut cerita Nene Luhu punya tempat mandi dan beristirahat di puncak Talaga Raja (Danau milik Raja), wilayah kusu-kusu sereh. Nene Luhu kalau sedang mandi atau istirahat biasanya ditandai dengan hujan panas sesaat.
– Sumber: https://www.n25news.com/mengenal-urimessing-negeri-adat-di-jazirah-leitimur-pulau-ambon/

Ambon tahun 1617


Fam, SOA dan Pela / Gandong negeri Urimessing

1) Fam
Harling, van
Pesiwarissa
– Sumber: Atlas Maluku

2) SOA
Tidak ada info tentang SOA negeri ini.

3) Pela dan Gandong
Negeri Urimessing pela dengan negeri Soya.

Walikota Ambon Richard Lohenapessy, melantik Saniri Lengkap Negeri Urimessing 2013

uri - Walikota Ambon Richard Lohenapessy, melantik Saniri Lengkap Negeri Urimessing


Peta Maluku kuno

Untuk peta kuno Maluku, 1493, 1616, 1630, 1700, 1706, 1714, 1750, 1750, 1753, 1756, 1764 klik di sini

Peta Maluku tahun 1640


Raja Ambon. All the 34 raja’s, patihs and orang kaya’s of Ambon together with their staff and their banners with the symbols of the three kingdoms. About 1920. In the middle with crown: raja Leonard L. Rehatta van Soya. Photographer unknown. Picture from Pusaka (Indonesian Kingdoms Documentation Centre) in Vlaardingen (the Netherlands), used with permission of secretary Donald P. Tick. ———————————————

Raja-raja dari Ambon 30-8-1925. Dari kanan ke kiri: raja Nusanive, Kilang, Soya, Halong

Raja-raja dari Ambon 30-8-1925. Dari kanan ke kiri: raja Nusanive, Kilang, Soya, Halong

—————————————-
Maluku, tahun 1700 M

Maluku, tahun 1700 M


Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: