Kabaena, Kerajaan / Sul. Tenggara – Kab. Bombana

Kerajaan Kabaena adalah kerajaan Suku Moronene, terletak  di Sulawesi, Kab. Bombana (pulau Kabaena), prov. Sulawesi Tenggara.
Raja bergelar Mokole.

The kingdom Kabaena is a kingdom of the Moronene People, located on the island of Kabaena, Kab. Bombana. South east Sulawesi.
The title of the king is Mokole.

Klik foto untuk besar !

kabaena

Pulau Kabaena

Provinsi Sulawesi Tenggara


* Foto kerajaan Kabaena: link

* Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link


Tentang Raja

Mokole (Raja) sekarang (2015): Anakia Kotu’a Day Tonga Lere XVI (Pewaris Trah Day Tonga Lere).


Sejarah kerajaan Kabaena

Kerajaan Kabaena adalah pecahan dari kerajaan Bombana.
Kerajaan Bombana memiliki ikatan sejarah dan kebudayaan dengan Kerajaan Luwu. Raja (Mokole) Bombana Ke-I, Mokole Dendeangi adalah saudara kandung Sawerigading (Raja Luwu). Lalu, Kerajaan Bombana di pecah menjadi tiga kerajaan kecil semasa pemerintahan Mokole Bombana Ke-III, Mokole Nungkulangi. Karena memiliki tiga pewaris, maka Kerajaan Bombana di pecah menjadi tiga kerajaan, yakni:
* Kerajaan Kabaena (diperintah Ratu Indaulu sebagai Mokole Kabaena Ke-I atau Raja Bombana IV),
* Kerajaan Rumbia (diperintah Ratu Tina Sio Ropa sebagai Mokole Rumbia Ke-I atau Raja Bombana IV), dan
* Kerajaan Poleang (diperintah Raja Ririsao sebagai Mokole Poleang Ke-I atau Raja Bombana IV). Pembagian ini sekaligus mengakhiri era hierarki Kerajaan Bombana, dan dimulainya era ketiga kerajaan tadi.

Sepanjang sejarah Kerajaan Kabaena telah memerintah 25 Mokole. Beberapa Mokole yang terkenal adalah Ratu Indaulu, Mokole Maligana bergelar Rangka Ea, Mokole Manjawari bergelar Lapati/Sapati Rampagau, dan Mokole Haji Muhammad Yasin bergelar Dai Pu’u Roda. Namun dari keempat Mokole itu yang paling tersohor adalah Mokole Manjawari. Dalam periode kepemimpinan Mokole Manjawari, beliau berhasil menahan serangan pasukan Tobelo yang hendak menyerang pulau Buton, Muna dan Kabaena. Dalam sejarah Sulawesi Tenggara dikenal kisah tiga ksatria (baca: kisah tiga kesatria), yakni Mokole Manjawari, Murhum putra Raja Sugimanuru Lakilaponto Muna, dan Raja Luwu. Ketiganya berhasil menahan sekaligus memukul mundur pasukan Tobelo.

Karenanya, kekuasaan Mokole Manjawari kian diperkokoh di wilayah Kabaena dan Selayar. Itulah mengapa Mokole Manjawari, Raja Kabaena Ke-7, diberi gelar Sapati Rampagau dan Opu Selayar dengan wilayah kekuasaan meliputi Kabaena dan Selayar.

– Sumber sejarah: https://febryaristian.wordpress.com/2015/05/17/kerajaan-kabaena/

Olondoro

Olondoro adalah Ibu Negeri Kabaena pada masa pemerintahan district di Kabaena Tahun 1910 sampai Tahun 1938. Namun Ibu Negeri ini di masa lampau di kukuhkan pada tahun 1890 yakni dari periode Mokole/Raja kabaena di bawah pemerintahan i Ntawu Haji Muhammad Yasir Gelar Mbue Salama Hadia.
Sumber: Van Day Tonga Lere, FB

Peta bagian selatan Sulawesi Tenggara (incl. Kabaena)
klik peta untuk besar


Sejarah Kabaena menurut Mokole (Raja) Kabaena: YM Van Day Tonga Lere

Untuk sejarah Kabaena menurut Mokole (Raja) Kabaena: YM Van Day Tonga Lere, klik di sini


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber

Sejarah kerajaan Kabaena: https://febryaristian.wordpress.com/2015/05/17/kerajaan-kabaena/
– Suku Moronene: https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Moronene

Facebook

– Van Day Tonga Lere, Facebook


* Foto kerajaan Kabaena: link

Kerajaan Kabaena. Mokole Van Day Tonga Lere. 2010

Kerajaan Kabaena. Mokole Van Day Tonga Lere. 2010


 

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: