Blahbatu, Puri Ageng Blahbatu / Bali – kab. Gianyar

Puri Ageng Blahbatuh berlokasi di Jalan Raya Udayana no. 2 Blahbatuh, kab. Gianyar, Bali. Dibangun kembali pada abad ke-16.

The royal palace of Blahbatu (Puri Agung Blahbatu) is located at Jalan Raya Udayana no. 2 Blahbatuh, Gianyar, Bali.
For english, click here

Lokasi kab. Gianyar

———————–

Lokasi pulau Bali


* Foto foto Bali dulu: link
* Foto foto situs kuno di Bali: link
* Foto foto puputan Denpasar, 1906: link
* Foto foto puputan Klungkung, 1908: link


Tentang Raja (Penglingsir) Puri Agung Blahbatu

Sejak nov. 2018
Putera mahkota Puri Agung Blahbatu: Anak Agung Ngurah Kakarsana.

15 nov. 2018
Raja atau Penglingsir Puri Ageng Blahbatuh adalah I Gusti Ngurah Djelantik, keturunan ke-24 dari dinasti Sri Kesari Warmadewa.
Beliau meninggal pada tanggal 15 nov. 2018.


Tentang Puri Agung Blahbatu

Umum: Tentang Puri di Bali: https://id.wikipedia.org/wiki/Puri_di_Bali

Puri Ageng Blahbatuh berlokasi di Jalan Raya Udayana no. 2 Blahbatuh Gianyar Bali. Dibangun kembali pada abad ke-16, sampai saat ini Puri Ageng Blahbatuh masih menyimpan kemegahan arsitektur bangunan Bali yang apik. Puri Ageng Blahbatuh mempunyai luas 4,5 hektar yang dibagi menjadi beberapa bagian bangunan ideal berdasar konsep Tri Mandala.
Keunikan Puri Ageng Blahbatuh dan juga yang menjadi pembeda dari puri lain adalah adanya taman yang terletak dukung timur laut puri yang pada umumnya adalah tempat suci atau yang disebut merajan. Namun jika di puri lain taman itu digunakan untuk sembahyang, di taman Puri Ageng Blahbatuh taman itu digunakan untuk tempat meditasi, berdiskusi tentang ilmu, dan filosofi agama oleh keluarga raja kala itu. Taman ini disebut taman Yasa.

Tokoh Puri Ageng Blahbatuh, Anak Agung Ngurah Djelantik (kanan). 2012

Tokoh Puri Ageng Blahbatuh, Anak Agung Ngurah Djelantik (kanan). 2012


Puri di Bali

Puri di pulau Bali adalah nama sebutan untuk tempat tinggal bangsawan Bali, khususnya mereka yang masih merupakan keluarga dekat dari raja-raja Bali. Berdasarkan sistem pembagian triwangsa atau kasta, maka puri ditempati oleh bangsawan berwangsa ksatria.

Puri-puri di Bali dipimpin oleh seorang keturunan raja, yang umumnya dipilih oleh lembaga kekerabatan puri. Pemimpin puri yang umumnya sekaligus pemimpin lembaga kekerabatan puri, biasanya disebut sebagai Penglingsir atau Pemucuk. Para keturunan raja tersebut dapat dikenali melalui gelar yang ada pada nama mereka, misalnya Ida I Dewa Agung, I Gusti Ngurah Agung, Cokorda, Anak Agung Ngurah, Ratu Agung, Ratu Bagus dan lain-lain untuk pria; serta Ida I Dewa Agung Istri, Dewa Ayu, Cokorda Istri, Anak Agung Istri, dan lain-lain untuk wanita.

Puri Agung Blahbatu

Daerah atau wilayah kekuasaan puri-puri di Bali zaman dahulu, tidak berbeda jauh dengan wilayah administratif pemerintahan kabupaten dan kota di Provinsi Bali. Setelah Kerajaan Gelgel mulai terpecah pada pertengahan abad ke-18, terdapat beberapa kerajaan, yaitu Badung (termasuk Denpasar), Mengwi, Tabanan, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng, Bangli dan Jembrana. Persaingan antardinasti dan antaranggota dinasti pada akhirnya menyebabkan Belanda dapat menguasai Bali dengan tuntas pada awal abad ke-20.

Setelah masa kolonial Belanda, Jepang dan masa kemerdekaan Indonesia, kekuasaan puri berubah menjadi lebih bersifat simbolis. Peranan berbagai puri di Bali umumnya masih tinggi sebagai panutan terhadap berbagai pelaksanaan aktivitas adat dan ritual Agama Hindu Dharma oleh masyarakat banyak.


Sejarah singkat kerajaan-kerajaan di Bali

Kerajaan Bali merupakan istilah untuk serangkaian kerajaan Hindu-Budha yang pernah memerintah di Bali, di Kepulauan Sunda Kecil, Indonesia. Adapun kerajaan-kerajaan tersebut terbagi dalam beberapa masa sesuai dinasti yang memerintah saat itu. Dengan sejarah kerajaan asli Bali yang terbentang dari awal abad ke-10 hingga awal abad ke-20, kerajaan Bali menunjukkan budaya istana Bali yang canggih di mana unsur-unsur roh dan penghormatan leluhur dikombinasikan dengan pengaruh Hindu, yang diadopsi dari India melalui perantara Jawa kuno, berkembang, memperkaya, dan membentuk budaya Bali.

Kerajaan di Bali, sekitar tahun 1900.

Karena kedekatan dan hubungan budaya yang erat dengan pulau Jawa yang berdekatan selama periode Hindu-Budha Indonesia, sejarah Kerajaan Bali sering terjalin dan sangat dipengaruhi oleh kerajaan di Jawa, dari kerajaan Medang pada abad ke-9 sampai ke kerajaan Majapahit pada abad ke-13 hingga 15. Budaya, bahasa, seni, dan arsitektur di pulau Bali dipengaruhi oleh Jawa. Pengaruh dan kehadiran orang Jawa semakin kuat dengan jatuhnya kerajaan Majapahit pada akhir abad ke-15.
Setelah kekaisaran jatuh di bawah Kesultanan Muslim Demak, sejumlah abdi dalem Hindu, bangsawan, pendeta, dan pengrajin, menemukan tempat perlindungan di pulau Bali. Akibatnya, Bali menjadi apa yang digambarkan oleh sejarawan Ramesh Chandra Majumdar sebagai benteng terakhir budaya dan peradaban Indo-Jawa.
Kerajaan Bali pada abad-abad berikutnya memperluas pengaruhnya ke pulau-pulau tetangga. Kerajaan Gelgel Bali misalnya memperluas pengaruh mereka ke wilayah Blambangan di ujung timur Jawa, pulau tetangga Lombok, hingga bagian barat pulau Sumbawa, sementara Karangasem mendirikan kekuasaan mereka di Lombok Barat pada periode selanjutnya.

Sejak pertengahan abad ke-19, negara kolonial Hindia Belanda mulai terlibat di Bali, ketika mereka meluncurkan kampanye mereka melawan kerajaan kecil Bali satu per satu. Pada awal abad ke-20, Belanda telah menaklukkan Bali karena kerajaan-kerajaan kecil ini jatuh di bawah kendali mereka, baik dengan kekerasan atau dengan pertempuran, diikuti dengan ritual massal bunuh diri, atau menyerah dengan damai kepada Belanda. Dengan kata lain, meskipun beberapa penerus kerajaan Bali masih hidup, peristiwa-peristiwa ini mengakhiri masa kerajaan independen asli Bali, karena pemerintah daerah berubah menjadi pemerintahan kolonial Belanda, dan kemudian pemerintah Bali di dalam Republik Indonesia.


Peta kuno Bali

Klik di sini untuk peta kuno Bali1618, 1683, 1700-an, 1750, 1800-an, 1856, abad ke-19.

 Bali abad ke-16 ?


Sumber

Tentang Puri Agung Blahbatu: http://masbrooo.com/puri-ageng-blahbatuh/
– Tentang sejarah Blahbatu: https://id.wikipedia.org/wiki/Blahbatuh,_Gianyar
– Tentang Puri Agung Blahbatu: http://kebudayaankesenianindonesia.blogspot.co.id/2011/06/puri-ageng-blahbatu-gianyar.html
– Tentang sejarah Puri Agung Blahbatu: https://www.facebook.com/SejarahBali/posts/puri-ageng-blahbatuh-adalah-salah-satu-puri-terbesar-di-gianyar-yang-kini-menjad/1755350237860351/


Foto Puri Ageng Blahbatu

Puri Ageng Blahbatu

Puri Ageng Blahbatu

 

Puri Ageng Blahbatu

Lambang Puri Ageng Blahbatu