Cianjur, kepangeranan / Prov. Jawa Barat – kab. Cianjur

Kepangeranan Cianjur berdiri sejak 1614. Terletak di Kab. Cianjur, prov. Jawa Barat.

Kab. Cianjur, prov. Jawa Barat


Kepangeranan Cianjur

Foto kepangeranan Cianjur: link


Garis kerajaan-kerajaan di Jawa: link


Foto sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa

* Foto sultan dan raja, yang masih ada di Jawa: link
* Foto keraton di Jawa, yang masih ada: link
* Foto Batavia (Jakarta) masa dulu: link
* Foto Jawa masa dulu: link
* Penyerbuan Batavia oleh Sultan Agung, 1628/1628: link
* Foto perang Diponegoro, 1825: link
* Foto situs kuno di Jawa: link


Video sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa

* Untuk video-video sejarah Jawa, klik di sini


KEPANGERANAN CIANJUR

Sejarah kepangeranan Cianjur, sejak 1614

Tahun 1614 merupakan saat bersejarah bagi Cianjur. Saat itu daerah Gunung Gede dan Gunung Pangrango ada di bawah Kesultanan Mataram. Tersebutlah sekitar tanggal 12 Juli 1677, Raden Wiratanu, putra R.A. Wangsa Goparana Dalem Sagara Herang mengemban tugas untuk mempertahankan daerah Cimapag dari kekuasaan kolonial Belanda yang mulai menanamkan kekuasaan di tanah Nusantara.
Upaya Wiratanu untuk mempertahankan daerah ini  erat kaitannya dengan desakan Belanda atau VOC saat itu yang ingin mencoba menjalin kerjasama dengan Sultan Mataram Amangkurat I.

Lokasi Cianjur, 1821

Lokasi Bandung, 1821

Berada di bawah kekuasaan VOC, Cianjur termasuk dalam wilayah politik yang bernama Bataviasche Ommelanden.
Pada waktu itu muncullah Padaleman Cianjur dengan pusat pemerintahan berada di Cikundul-Pamoyanan, yang dipimpin oleh Aria Wira Tanu. Wira Tanu (dalem Cikundul) diangkat menjadi kepala padaleman.
Sepeninggal ayahnya, Wira Tanu I, diangkatlah Raden Aria Wiramanggala menjadi bupati Cianjur, dengan gelar Aria Wira Tanu II (1691-1707). Kekuasaannya berlangsung selama 16 tahun. Selanjutnya, digantikan oleh anaknya, yakni Aria Wira Tanu III.
Pada waktu kekuasaan Aria Wira Tanu III (1707-1726), ibukota kabupaten Cianjur dipindahkan dari Pamoyanan ke Kampung Cianjur. Aria Wira Tanu III mengajukan diri menjadi Pangeran Dipati Amangkurat di Datar. Sejak itulah kata Datar digunakan melengkapi namanya, sehingga muncul nama Aria Wira Tanu Datar.
– Sumber: https://kumbang99.wordpress.com/2010/01/16/sejarah-cianjur/

Regent Raden Adipati Prawira Diredja. 1894-1900


Daftar Pangeran

c.1640 Cianjur bentuk

* c.1640 – 1686: Aria Wiradatanu I
* 1686 – 1707: Aria Wiradatanu II
* 1707 – 1727: Aria Wiradatanu III
* 1727 – 1761: Adipati Wiradatanudatar IV
* 1761 – 1776: Adipati Wiradatanudatar V
* 1776 – 1813: Adipati Wiradatanudatar VI
* 1813 – 1833: Adipati Prawiradiredja I
* 1833 – 1834: Tumenggung Wiranagara
* 1834 – 1862: Aria Adipati Kusumahningrat
* 1862 – 27 Mar 1910: Aria Adipati Prawiradiredja II
* 1910 – 1912: Demang Natakusumah -Regent
* 1912 – 1920: Aria Adipati Wiranatakusumah
* 1920 – 1932: A. Suriadiningrat
* 1932 – 1934: Sunarya -Regent
* 1934 – 1943: Surianataatmadja
* 1943 – 1945: Adiwikarta

– Sumber / Source: link

R.A. Wiradatanu I. c.1640 – 1686. Founder of Kabupaten Cianjur.

R.A. Wiradatanu I


Peta kuno Jawa

Klik di sini untuk peta kuno Jawa tahun 1598, 1612, 1614, 1659, 1660, 1706, 1800-an, awal abad ke-18, 1840.

Jawa, awal abad ke-18

1234


Sumber

– Sejarah kabupaten Cianjur di Wiki: link
Sejarah kabupaten Cianjur: link
Daftar Bupati / Dalem:  link
Sejarah berdirinya Cianjur dan Raden Aria Wira Tanu I: see Wiki


Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: