Karangasem Lombok, kerajaan / P. Lombok – prov. Nusa Tenggara Barat

Kerajaan Karangasem Lombok (Karangasem Sasak / Singasari) terletak di Pulau Lombok. 1740-1838.

The kingdom of Karangasem Lombok (Karangasem Sasak / Singasari) was located on the island of Lombok. 1740-1838.
For english, click here

pulau Lombok.

Lokasi pulau Lombok


* Foto foto intervensi belanda di Lombok, 1894: link
* Foto foto suku Sasak: link
* Foto foto situs kuno di pulau Lombok: link


Sejarah kerajaan Karangasem Lombok, 1740-1838

Sumber dan sejarah lengkap: http://gdefik.blogspot.co.id/2012/10/munculnya-kerajaan-karangasem-sasak.html

Berdirinya Bali di Lombok

Permintaan bantuan dari Arya Banjar Getas memuluskan Karangasem untuk menanamkan pengaruhnya di Lombok. Sebenamya sejak semula Bali ingin menempati pulau Lombok bagian barat dengan mengirim rakyatnya secara besar-besaran. Kemenangan yang diperoleh di Tanak Beaq dan adanya perjanjian Timur Juring dan Barat Juring berarti kerajaan Karangasem Bali memiliki posisi yang semakin mantap di Lombok.
Pada waktu Karangasem berkuasa penuh atas Lombok, rombongan orang-orang Bali datang ke Lombok yang dipimpin oleh tiga serangkai yaitu I Gusti Ketut Karangasem adik raja Karangasem sebagai pimpinan rombongan, Pedanda Gde Ketut Subali sebagai pimpinan agama, dan Mas Poleng sebagai pengurus masalah-masalah pembangunan dan pertanian. Berdirinya kerajaan Singasari (Karangasem Sasak) karena orang-orang Bali sudah semakin banyak di Lombok. Akhirnya, orang orang Bali di wilayah kekuasaannya mendirikan beberapa buah desa yang merupakan kerajaan kerajaan kecil seperti kerajaan Singasari (Karangasem Sasak) dengan rajanya Anak Agung Ngurah Made Karang (1720), kerajaan Mataram, dengan rajanya bernama Keluarga Raja dan Para Bangsawan Anak Agung Bagus Jelantik, Kerajaan  Pagesangan, dengan rajanya bernama Anak Agung Nyoman Karang, kerajaan Pagutan, dengan rajanya bernama Anak Agung Wayan Sidemen, dan kerajaan Sengkongo, dengan rajanya bernama Anak Agung Ketut Rai B.

Berkembangnya Karangasem Bali di Lombok – kerajaan Singasari

Kerajaan Karangasem Bali menunjuk wakilnya di Lombok yaitu kerajaan Singasari (Karangasem Sasak). Hubungan antara kerajaan-kerajaan berdasarkan asas kekeluargaan untuk mencapai kemakmuran dan kepentingan bersama. Untuk memperkuat persatuan ini raja Singasari mendirikan Pura Meru di Singasari pada tahun 1774. Kerajaan Singasari bertindak sebagai ketua di dalam sebuah pemerintahan federasi.
Pemerintah kerajaan Singasari (1740-1838) berturut-turut diperintah oleh tiga raja dengan gelar yang sama yaituI Gusti Made Karangasem (I, II, dan III). Pada masa inilah terjadi gelombang perpindahan orang Bali ke Lombok secara besar-besaran. Dalam menjalankan pemerintahannya, untuk urusan ke bawah diserahkan kepada para punggawa. Sedangkan untuk menarik pajak kepada rakyat Sasak diserahkan kepada petugas berasal dari suku Sasak. Sekongo’ sebagai kota pelabuhan banyak dikunjungi pedagang irar. Hal ini dianggapnya sebagai penghalang. Untuk menambah kas perbendaharan dan kekuasaannya, Singasari menaklukan Sekongo’ pada tahun 1803. Singasari mengangap dirinya lebih mampu sehingga kerajaan yang lainnya tidak dibiarkan maju. Raja Singasari mempunyai empat orang anak, yang sulung bernama Dewa Cokorda, kemudian Anak Agung Bagus Oka, Anak Agung Bagus Karangasem dan yang bungsu bernama Agung Ayu Putri yang dikawinkan dengan anak Raja Mataram. Sebagai pengganti Raja Singasari, diangkatlah Dewa Cokorda yang didampingi oleh patihnya Gusti Gde Dangin.

Keruntuhan kerajaan Singasari 1839

Kebencian Pagesangan kepada Singasari karena hampir semua keluarga Raja Pagesangan tewas. Hanya seorang yang dapat lolos dan melarikan diri ke teluk di Sumbawa. Ketika terjadi perebutan wilayah antara Penujak (termasuk wilayah Singasari) dengan desa Kateng (termasuk wilayah Mataram), maka pada tahun 1838, raja Mataram memaklumkan perang kepada Singasari. Maklumat tersebut ikut mempengaruhi desa Batukliang, Kopang, Praya dan Sakra.
Selanjutnya kerajaan Mataram dibantu oleh kerajaan Pagesangan dan  Pagutan. Mereka juga didukung oleh Kapten King, pedagang Inggris dan nakhoda kapal yang bernama Ismail. Kemudian Karangasem Bali juga mendatangkan 6.000 pasukan untuk membantu Mataram. Sedangkan pihak Singasari dibantu oleh Lange (pedagang Denmark) dan seorang pedagang dari Skotlandia. Dalam peperangan tersebut, Mataram berada dalam keadaan kritis setelah tewasnya Raja Sepuh I Gusti Karangasem III di Rumak. Pada saat itulah Sakra bergabung dengan Kuripan membantu Mataram dalam menggempur Singasari. Kerajaan Singasari dikepung dari segala jurusan, seluruh penghuni Singasari melakukan puputan di Sweta. Dalam peperangan ini, istana Singasari dibakar dan semua keluarga raja tewas kecuali dua orang anaknya yang masih kecil, seorang perempuan dan laki-laki, mereka kemudian dibawa ke Karangasem Bali. Sedangkan Gusti Gde Dangkin, Patih Singasari, tewas di Pamotan. Kerajaan Singasari menyerah kalah terhadap kerajaan Mataram pada tahun 1839.

Lombok sebelum perang 1891

merah = bali
biru = sasak timur

1111 LOMBOK sebelum perang 1891 goed


Daftar dan sejarah kerajaan-kerajaan di Lombok

1) Daftar kerajaan di Lombok

Kerajaan Arya Banjar Getas
Kerajaan Batu Dendeng
Kerajaan Bayan
Kerajaan Karangasem Lombok
Kerajaan Kedaro
Kerajaan Kediri
Kerajaan Kerekok
Kerajaan Kuripan
Kerajaan Laeq
Kerajaan Langko
Kerajaan Lombok
Kerajaan Muter
Kerajaan Padukuhan Panutan
Kerajaan Pagesangan
Kerajaan Pagutan
Kerajaan Pamatan
Kerajaan Pejanggik
Kerajaan Perigi
Kerajaan Pujut
Kerajaan Sakra
Kerajaan Sasak
Kerajaan Selaparang
Kerajaan Sengkongo
Kerajaan Siladendeng
Kerajaan Sokong
Kerajaan Suwung
Kerajaan Tela

2) Sejarah kerajaan-kerajaan di Lombok permulaan

– Kajian lengkap tentang sejarah kerajaan-kerajaan di Lombok, klik di sini

Cerita di bawah dari beberapa sumber sejarah.

Menurut Babad Lombok, kerajaan tertua di pulau Lombok bernama Kerajaan Laeq. Tapi, sumber lain, yaitu Babad Suwung menyatakan bahwa kerajaan tertua di Lombok adalah Kerajaan Suwung yang dibangun dan diperintah oleh Raja Betara Indera. Setelah Kerajaan Suwung ini surut, baru muncul Kerajaan Lombok.

Secara selintas, urutan berdirinya kerajaan-kerajaan di daerah ini bisa dirunut sebagai berikut, dengan catatan bahwa ini bukan satu-satunya versi yang berkembang. Pada awalnya, kerajaan yang berdiri adalah Kerajaan Laeq. Diperkirakan, posisinya berada di kecamatan Sambalia, Lombok Timur. Dalam perkembangannya, kemudian terjadi migrasi, masyarakat Laeq berpindah dan membangun sebuah kerajaan baru, yaitu kerajaan Pamatan, di Aikmel, desa Sembalun sekarang. Suatu ketika, Gunung Rinjani meletus, menghancurkan desa dan kerajaan yang berada di sekitarnya. Para penduduk menyebar menyelamatkan diri ke wilayah aman. Perpindahan tersebut menandai berakhirnya kerajaan Pamatan.

Setelah Pamatan berakhir, muncullah Kerajaan Suwung yang didirikan oleh Batara Indera. Lokasi kerajaan ini terletak di daerah Perigi saat ini. Setelah kerajaan Suwung berakhir, barulah kemudian muncul Kerajaan Lombok. Seiring perjalanan sejarah, kerajaan Lombok kemudian mengalami kehancuran akibat serangan tentara Majapahit pada tahun 1357 M. Raden Maspahit, penguasa kerajaan Lombok melarikan diri ke dalam hutan. Ketika tentara Majapahit kembali ke Jawa, Raden Maspahit keluar dari hutan dan mendirikan kerajaan baru dengan nama Batu Parang. Dalam perkembangannya, kerajaan ini kemudian lebih dikenal dengan nama Kerajaan Selaparang.

Pada abad ke-9 hingga abad ke-11 berdiri Kerajaan Sasak yang kemudian dikalahkan oleh salah satu kerajaan yang berasal dari Bali pada masa itu.

Kerajaan Selaparang terbagi dalam dua periode:
– pertama, periode Hindu yang berlangsung dari abad ke-13 M, dan berakhir akibat ekspedisi kerajaan Majapahit pada tahun 1357 M;
– dan kedua, periode Islam, berlangsung dari abad ke-16 M, dan berakhir pada abad ke-18 (1740 M), setelah ditaklukkan oleh pasukan gabungan kerajaan Karang Asem, Bali dan Banjar Getas.

Pada awal abad ke-18 M, Lombok ditaklukkan oleh kerajaan Gel Gel Bali. Peninggalan Bali yang sangat mudah dilihat adalah banyaknya komunitas Hindu Bali yang mendiami daerah Mataram dan Lombok Barat. Lombok berhasil bebas dari pengaruh Gel Gel setelah terjadinya pengusiran yang dilakukan kerajaan Selapang (Lombok Timur) dengan dibantu oleh kerajaan yang ada di Sumbawa (pengaruh Makassar). Beberapa prajurit Sumbawa kabarnya banyak yang akhirnya menetap di Lombok Timur, terbukti dengan adanya beberapa desa di Tepi Timur Laut Lombok Timur yang penduduknya mayoritas berbicara menggunakan bahasa Samawa.

Menurut Lalu Djelenga, catatan sejarah yang lebih berarti mengenai kerajaan-kerajaan di Lombok dimulai dari masuknya ekspedisi Majapahit tahun 1343 M, di bawah pimpinan Mpu Nala. Ekspedisi Mpu Nala ini dikirim oleh Gajah Mada sebagai bagian dari usahanya untuk mempersatukan seluruh Nusantara di bawah bendera Majapahit. Pada tahun 1352 M, Gajah Mada datang ke Lombok untuk melihat sendiri perkembangan daerah taklukannya.

Menurut Djelenga, ekspedisi Majapahit ini meninggalkan jejak kerajaan Gel Gel di Bali. Sedangkan di Lombok, berdiri empat kerajaan utama yang saling bersaudara, yaitu: Kerajaan Bayan di barat, Kerajaan Selaparang di Timur, Kerajaan Langko di tengah, dan Kerajaan Pejanggik di selatan. Selain keempat kerajaan tersebut, terdapat beberapa kerajaan kecil, seperti Parwa dan Sokong Samarkaton serta beberapa desa kecil, seperti Pujut, Tempit, Kedaro, Batu Dendeng, Kuripan, dan Kentawang. Seluruh kerajaan dan desa ini takluk di bawah Majapahit. Ketika Majapahit runtuh, kerajaan dan desa-desa ini kemudian menjadi wilayah yang merdeka.


Peta kuno Lombok

Untuk peta kuno lokasi pulau Lombok, abad ke-15, 1660, 1683, 1683, 1725, 1800-an, klik di sini

Lokasi Lombok, tahun 1660


Sumber Karangasem Lombok

– Sejarah kerjaan Singasari: https://agusyulionopati.blogspot.co.id/2017/02/makalah-kerajaan-kerajaan-di.html
– Sejarah kerjaan Singasari: http://gdefik.blogspot.co.id/2012/10/munculnya-kerajaan-karangasem-sasak.html

Sumber kedatuan / kerajaan kuno di Lombok

– Sejarah Kedatuan kuno Sasak: http://suparmanol.blogspot.co.id/2010/12/sejarah-kedatuan-sasak.html
– Sejarah Kedatuan kuno Sasak: http://gdefik.blogspot.co.id/2012/10/kedatuan-di-gumi-sasak-1.html
– Sejarah kerajaan di Lombok: http://melayuonline.com/ind/history/dig/307/kerajaan-lombok
– Sejarah pulau Lombok di Wiki:  https://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Lombok#Sejarah

Sumber masuk Islam di Lombok

– Masuk Islam di Lombok: http://fadlisworld.blogspot.co.id/2014/09/sejarah-masuknya-islam-di-lombok.html
– Masuk Islam di Lombok: http://situs9.blogspot.co.id/2014/08/masuk-dan-berkembangnya-agama-islam-di.html