Koto Besar, kerajaan / Prov. Sumatera Barat – kab. Dharmasraya

Kerajaan Koto Besar, terletak di Sumatera, Kab. Dharmasraya, prov. Sumatra Barat.
Kerajaan Koto Besar diperkirakan telah ada sejak akhir abad ke-17.

Kingdom of Koto Besar, located in the district Dharmasraya. Prov. of West Sumatera.
For english, click here

Kabupaten Dharmasraya, prov. Sumatera Barat


* Foto foto kerajaan Koto Besar: di bawah

* Foto sultan dan raja yang masih ada di Sumatera: link
* Foto sultan dan raja di Sumatera dulu: link

* Foto raja-raja di Simalungun dulu: link
* Foto raja-raja kerajaan kecil di Aceh dulu: link

* Foto perang Aceh – Belanda, 1873-1904: link
* Foto situs kuno di Sumatera: link


Present Raja

Raja sekarang (2021): Sutan Riska Daulat Yang Dipertuan Sri Sultan Maharaja Diraja.
Dilantik tahun 2013.


Sejarah kerajaan Koto Besar

Kerajaan Koto Besar diperkirakan telah ada sejak akhir abad ke-17 M. Koto Besar tumbuh dan berkembang  bersama daerah-daerah lain yang berada di bekas wilayah kerajaan Melayu Dharmasraya (Swarnabumhi). Daerah-daerah ini merupakan kerajaan kecil yang bercorak Islam dan berafiliasi dengan kerajaan Pagaruyung, seperti Pulau Punjung yang dikenal sebagai camin taruih (perpanjangan tangan) Pagaruyung untuk daerah Hiliran Batanghari, serta penguasa lokal di ranah cati nan tigo, yaitu Siguntur, Sitiung dan Padang Laweh. Koto Besar menjadi satu-satunya kerajaan di wilayah ini yang tidak berpusat di pinggiran Sungai Batanghari.

Raja-raja di bawah panji kerajaan Pagaruyung telah menyebar ke berbagai daerah di wilayah rantau. Setidaknya  terdapat 56 kerajaan kecil yang tersebar di wilayah Provinsi Sumatera Barat, seperti  kerajaan Padang Nunan  dan  kerajaan Sontang di Kabupaten Pasaman, kerajaan Kinali, kerajaan Parik Batu dan kerajaan Talu di Kabupaten Pasaman Barat, kerajaan Lunan dan kerajaan Indrapura di Kabupaten Pesisir Selatan, kerajaan Koto Anau di Kabupaten Solok, kerajaan Sungai Pagu di Kabupaten Solok Selatan, kerajaan Jambu Lipo di Kabupaten Sijunjung, dan lain-lain.

Kerajaan ini didirikan oleh Puti Reno Langguak, adik dari Raja Pagaruyung saat itu, Rajo Yang Dipertuan Jati.
Saat ini Kerajaan Pagaruyung dipimpin oleh Raja Alam Sutan Muhammad Taufik Thaib. Sedangkan takhta Koto Besar dipegang oleh Sutan Riska Daulat Yang Dipertuan Sri Sultan Maharaja Diraja, yang masih berumur 24 tahun.
Sutan Riska baru diangkat enam bulan lalu menggantikan raja sebelumnya yang mangkat (tulisan ini 25 Mei 2013). Di luar raja, Koto Besar ada 16 datuak. Masing-masing 4 datuak di Koto Besar, 4 datuak di Bonjol, dan 8 datuak di Abai Siat.

“Kerajaan Koto Besar mencakup 3 kecamatan, yakni Sungai Rumbai, Koto Besar, dan Asam Jujuhan, serta sebagian wilayah Koto Baru,” ujar Afrizal. Dia memperkirakan rakyat Kerajaan Koto Besar saat ini berkisar
60.000 jiwa.
Pencabutan sumpah tadi dihadiri perwakilan beberapa kerajaan di wilayah Minangkabau. Antara lain, dari kerajaan Padang Laweh, Pulau Punjung, Sungai Pagu, Siguntur, dan lainnya. Selain itu juga dihadiri oleh Raja Adat dan Raja Ibadat.

– Sejarah kerajaan Koto Besar lengkap: http://scholar.unand.ac.id/53548/3/BAB%20I%20PENDAHULUAN.pdf


Istana (Rumah Gadang) kerajaan Koto Besar

Rumah Tuo Koto Besar, yang juga disebut sebagai rumah gadang Koto Besar merupakan rumah adat Minangkabau dengan ciri khasnya berupa atap gonjong dan juga berpanggung. Atap rumah ini terbuat dari bahan seng bergonjong 4 (empat) dan bangunan rumahnya sendiri dari bahan kayu, dengan panggung berukuran tinggi kurang lebih 1,35 m dengan tiang berjumlah 15 buah berbentuk segi delapan.
Bangunan rumah berbentuk empat persegi panjang dengan sebuah pintu dan empat buah jendela di bagian depan. Adapun sisi–sisi yang lain merupakan dinding tertutup. Pada bagian dalam ruangan merupakan ruangan yang terbuka tanpa ada penyekat dinding atau bilik.


Peta-peta kuno Sumatera

Untuk peta kuno Sumatera (1565, 1588, 1598, 1601, 1616, 1620, 1707, 1725, 1760), klik di sini

Sumatera, tahun 1707


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Koto Besar (lengkap): http://scholar.unand.ac.id/53548/3/BAB%20I%20PENDAHULUAN.pdf
– Sejarah kerajaan Koto Besar: https://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_Gadang_Kerajaan_Koto_Besar

– Asal usul Koto Besar: http://www.warnetgadis.com/2015/06/asal-usul-koto-besar-dharmasraya.html
– Tentang Koto Besar: http://www.news.ranahweb.com/news.php?id_news=320/Berita/view/Kisah-Sumpah-3-Abad-Dua-Kerajaan-di-Minangkabau#.WNUpgaKJjIU


———————-

Pernikahaan Sutan Riska Tuanku Kerajaan 

———————–

Sutan Riska Tuangku Kerajaan sedang menyiramkan air ke kuburan para raja Koto Besar. Juni 2019


Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: