Sonbai Besar, kerajaan / P. Timor – Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Sonbai Besar terletak di pulau Timor, Timor Barat.

Klik foto untuk besar !

Provinsi Nusa Tenggara Timur

Provinsi Nusa Tenggara Timur


* Foto kerajaan-kerajaan Timor: link
*
Foto situs kuno / megalitik di Timor: link


Sejarah kerajaan Sonbai Besar

For english, click here

Sonbai Besar adalah kepangeranan luas Timor Barat, yang berada 1658-1906 dan memainkan peran penting dalam sejarah Timor.
Asal-usul kepangeranan yang sangat erat berhubungan dengan perjuangan antara Belanda dan Portugis untuk penguasaan pulauSonbai bersatu (Sonba’i, Sonnebay), bersekutu dengan Portugis  1649-1655, dan kemudian dengan Perusahaan India Timur Belanda (Vereenigde Oost Indische Compagnieatau VOC )  1655-1658. Setelah serangkaian kekalahan di tangan Indo Portugis atau Topass  1657-1658, Sonbai diputus dalam dua bagian: Sonbai Kecil  dan Sonbai Besar. Satu kelompok bermigrasi ke Kupang dimana Belanda basis mereka, dan di mana mereka membentuk kepangeranan Sonbai Kecil. Kelompok lain, Sonbai Besar, tinggal di pedalaman Timor Barat di bawah pengawasan Portugis.
Hubungan antara Sonbai Besar dan daerah kekuasaan baru Belanda yang berubah menjadi konflik-ditunggangi. Alfonso Salema digulingkan dan diasingkan oleh VOC pada 1752 atas dugaan pengkhianatan, dan pada tahun 1782 cucunya Alfonsus Adrianus didirikan kekuasaannya di pedalaman secara independen dari Eropa.

Setelah kematiannya pada tahun 1802 anaknya dan penggantinya Nai Sobe Sonbai II memiliki kesulitan besar mempertahankan posisinya, dan perlahan-lahan harus merakit listrik lagi di bawah aturan lama dan bermasalah (1808-1867). Ada keadaan peperangan dengan Belanda di Kupang pada 1847-1850 dan 1855-1857, tetapi penguasa kolonial tidak mampu menguasai kaisar. Setelah kematiannyaSonbai Besar mulai larut, saat ini ireversibel. Miomaffo, Mollo dan penguasa Fatuleu membuat kontrak sendiri dengan otoritas kolonial Belanda. Kaisar terakhir, Nai Sobe Sonbai III (r. 1885-1906) adalah pretender aja. Setelah kejadian ia dikejar dan ditangkap oleh pasukan Belanda pada awal 1906. Nai Sobe Sonbai III dibuang ke Sumba dan kemudian meninggal di Timor pada tahun 1922. Di Timor Barat yang modern ia dianggap seorang pahlawan anti-kolonial dan dihormati dengan sebuah monumen di pusat Kupang.

– Sumber (bah. inggris): Wiki

Peta kerajaan-kerajaan di Timor tahun 1900

klik peta untuk besar


Daftar Raja Raja:

  • Ama Tuan (Ama Utang) c. 1650-c. 1680
  • A son late 17th century
  • Dom Pedro Sonbai (Tomenu) mentioned 1704-1726 (son)
  • Dom Alfonso Salema (Nai Bau Sonbai) before 1748-1752 (son)
  • Don Bernardo (Nai Sobe Sonbai I?) 1752-1760 (son)
  • Albertus Johannes Taffy (Nai Tafin Sonbai) 1760-1768 (brother)
  • Alphonsus Adrianus (Nai Kau Sonbai) 1768-1819 (son)
  • Nai Sobe Sonbai II 1819-1867 (son)
  • Nai Bau Sonbai 1867-c. 1885 (son)
  • Nai Nasu Mollo co-emperor 1870-1885 (cousin)
  • Nai Sobe Sonbai III 1885-1906 (son of Nai Sobe Sonbai II)

Sumber: http://everything.explained.today/Sonbai_Besar/


Sejarah Timor

Menurut mitos rakyat setempat, pulau Timor dulunya adalah seekor buaya raksasa. Mitos ini sangat kuat hidup di bagian timur. Orang Timor Leste sendiri menamakan daerahnya secara tak resmi dengan “The Sleeping Crocodille” sang buaya tidur.

Pulau Timor dihuni sebagai bagian dari migrasi manusia yang telah membentuk Australasia secara lebih umum. Pada tahun 2011, bukti ditemukan pada manusia di Timor Timur pada 42.000 tahun yang lalu, di lokasi gua Jerimalai.
Sekitar 3000 SM, migrasi kedua membawa orang Melanesia. Orang-orang Veddo-Australoid sebelumnya mengundurkan diri saat ini ke pedalaman pegunungan. Akhirnya, proto-Melayu tiba dari Cina selatan dan Indocina utara.

Pulau Timor dijajah oleh Portugis pada abad ke-16; mengklaim pada tahun 1520. Para pelaut Portugis mungkin pertama kali tiba di Timor Timur sekitar tahun 1514. Penjelajah Eropa menemui beberapa kerajaan kecil di awal abad ke-16. Yang paling penting adalah Wehale di Timor Tengah.  Pada waktu itu, lereng-lereng bukit diliputi hutan kayu cendana. Perdagangan kayu cendana sangat menguntungkan, dan pohon-pohon ini saja sudah cukup menjadi alasan bagi orang Portugis untuk mendirikan pos perdagangan. Gereja Katolik juga berminat pada daerah itu dan ingin mengirim para misionaris untuk menobatkan penduduk pribumi. Kedua faktor ini menggerakkan orang Portugis untuk mulai menjadikan pulau ini jajahan mereka pada tahun 1556.
VOC Belanda tiba pada tahun 1640, mendesak Portugis ke Timor Lorosa’e dan bentuk koloni Belanda-Timor.
Pertengkaran antara Belanda dan Portugal akhirnya menghasilkan sebuah perjanjian tahun 1859 dimana Portugal menyerahkan bagian barat pulau tersebut ke Belanda.


Peta-peta kuno Timor

Untuk peta kuno Timor tahun 1521, 1550, 1600, 1650, 1733, 1700-an, 1762, 1900: klik di sini

Timor tahun 1521


Sumber  / Source

– Sejarah kerajaan Sonbai Besar:  http://everything.explained.today/Sonbai_Besar/
– Sejarah kerajaan Sonbai Besar: https://en.wikipedia.org/wiki/Sonbai_Besar
Daftar raja:  https://en.wikipedia.org/wiki/Sonbai_Besar#List_of_rulers.5B5.5D


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: