Boti, kerajaan / P. Timor – prov. Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Boti terletak di pulau Timor, Kecamatan Kie, Kabupaten Timor Tengah Selatan, prov. Nusa Tenggara timur.

The kingdom of Boti is located on the island of Timor, Kecamatan Kie, Kabupaten Timor Tengah Selatan, prov. Nusa Tenggara timur.
For english, click here

kab. Timor Tengah Selatan

———————-
Lokasi pulau Timor


* Foto kerajaan Boti: link
* Video Suku Boti: link

* Foto raja-raja sekarang di Timor: link
* Foto raja-raja dulu di Timor: link

* Foto situs kuno pulau Timor: link
* Foto suku Timor: link


Tentang raja kerajaan Boti (2020)

Raja sekarang (2020): Usif Namah Benu; ayahnya Usif Nune Belu wafat maret 2005.
Secara adat, Bapa Raja memimpin 585 kepala keluarga atau 2197 jiwa. Secara keyakinan, pengikutnya hanya 318 jiwa dengan 76 kepala keluarga.

Raja Boti, Usif Nama Benu, yang menggantikan ayahnya, Usif Nune Benu yang wafat pada bulan Maret 2005 silam. Usif ialah sebutan atau gelar yang diserahkan Suku Boti terhadap raja mereka yang adalah pemimpin adat dan spiritual penduduk Boti.
Sejak meninggalnya Usif Nune Benu, orang Boti menjalani masa berkabung. Selama tiga tahun lamanya, orang Boti tidak menyelenggarakan pesta-pesta adat. Berdasarkan keterangan dari sang Raja baru, Usif Nama Benu, seringkali mereka mengadakan pekerjaan pesta adat seusai panen, tetapi saat-saat masa berkabung ditiadakan untuk memuliakan sang ayah.

Raja Boti, Nama Benu


Sejarah kerajaan Boti

Boti adalah desa adat yang merupakan kerajaan terakhir di Pulau Timor. Berlokasi di kawasan terpencil Kecamatan Kie, Kabupaten Timor Tengah Selatan, membuat desa adat Boti sulit dijangkau dan seolah terpisah dari peradaban.
Masyarakat Boti merupakan keturunan suku Atoni Metu, suku asli Pulau Timor.

Sama halnya dengan suku Baduy, masyarakat Boti juga terbagi menjadi dua bagian, yaitu Suku Boti Dalam dan Suku Boti Luar. Masyarakat Boti Dalam masih memegang teguh nilai-nilai adat leluhur mereka, seperti masih tinggal di area tersendiri yang berpagar kayu, lelaki yang sudah menikah dilarang memotong rambut, hingga aturan adat yang membatasi akses anak-anak mereka belajar di sekolah formal.
Warga Boti Dalam tinggal di areal seluas 3.000 meter persegi yang dikelilingi pagar kayu.

Boti terbagi menjadi dua, yakni Boti Dalam dan Boti Luar. Jumlah penduduk Boti Dalam sekitar 77 Kepala Keluarga atau 319 jiwa, sedangkan Boti Luar sekitar 2.500 jiwa. Hanya Kampung Adat Boti Dalam yang mewarisi dan mempraktikkan tradisi lokal dan agama asli yang disebut Uis Neno Ma Uis Pah, dewa langit dan bumi.

Warga Boti Dalam masih menganut kepercayaan bercorak animism yang disebut Halaika. Mereka percaya pada dua penguasa alam yaitu Uis Pah dan Uis Neno. Uis Pah merupakan mama atau ibu yang mengatur, mengawasi, dan menjaga kehidupan alam semesta beserta isinya termasuk manusia. Uis Pah disebut juga sebagai Dewa Bumi.
Warga Boti Luar beragama Kristen Protestan dan Katolik.

Kerajaan-kerajaan Timor tahun 1900


Sejarah pulau Timor

Pulau Timor dihuni sebagai bagian dari migrasi manusia yang telah membentuk Australasia secara lebih umum. Pada tahun 2011, bukti ditemukan pada manusia di Timor Timur pada 42.000 tahun yang lalu, di lokasi gua Jerimalai.
Sekitar 3000 SM, migrasi kedua membawa orang Melanesia. Orang-orang Veddo-Australoid sebelumnya mengundurkan diri saat ini ke pedalaman pegunungan. Akhirnya, proto-Melayu tiba dari Cina selatan dan Indocina utara.

Catatan sejarah paling awal tentang pulau Timor adalah Nagarakretagama abad ke-14, Canto 14, yang mengidentifikasi Timur sebagai pulau di dalam wilayah Majapahit. Timor dimasukkan ke dalam jaringan perdagangan Jawa, Cina, dan India kuno pada abad ke-14 sebagai pengekspor cendana aromatik, budak, madu dan lilin, dan diselesaikan oleh Portugis, pada akhir abad ke-16, dan Belanda, yang berbasis di Kupang, pada pertengahan abad ke-17.

Almarhum Raja Boti Usif Nune Benu, wafat 2005.

Pulau Timor dijajah oleh Portugis pada abad ke-16; mengklaim pada tahun 1520. Para pelaut Portugis mungkin pertama kali tiba di Timor Timur sekitar tahun 1514. Penjelajah Eropa menemui beberapa kerajaan kecil di awal abad ke-16. Yang paling penting adalah Wehale di Timor Tengah.  Pada waktu itu, lereng-lereng bukit diliputi hutan kayu cendana. Perdagangan kayu cendana sangat menguntungkan, dan pohon-pohon ini saja sudah cukup menjadi alasan bagi orang Portugis untuk mendirikan pos perdagangan. Gereja Katolik juga berminat pada daerah itu dan ingin mengirim para misionaris untuk menobatkan penduduk pribumi. Kedua faktor ini menggerakkan orang Portugis untuk mulai menjadikan pulau ini jajahan mereka pada tahun 1556.
VOC Belanda tiba pada tahun 1640, mendesak Portugis ke Timor Lorosa’e dan bentuk koloni Belanda-Timor.
Pertengkaran antara Belanda dan Portugal akhirnya menghasilkan sebuah perjanjian tahun 1859 dimana Portugal menyerahkan bagian barat pulau tersebut ke Belanda.


Peta-peta kuno P. Timor

Klik di sini untuk peta kuno P. Timor tahun 1521, 1550, 1600, 1650, 1700-an, 1733, 1762, 1900, 1902.

Timor tahun 1521


Sumber

– Tentang kerajaan Boti: http://lifestyle.liputan6.com/read/2277971/kerajaan-boti-di-pulau-timor-yang-diteropong-dari-langit
– Tentang kerajaan Boti: https://travel.tempo.co/read/1151952/mengenal-kerajaan-boti-ntt-yang-memegang-teguh-adat-dan-tradisi/full&view=ok
Tentang kerajaan Boti: http://www.acehkita.com/boti-kerajaan-terakhir-di-timor/
Suku Boti: https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Boti
Sejarah Boti dan istana: link


Warga Suku Boti menyiapkan peringatan meninggalnya ibu Raja di Desa Boti di kecamatan Kie, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, 4 Oktober 2018. Suku Boti merupakan keturunan dari suku asli pulau Timor, Atoni Metu. TEMPO/ Nita Dian

Warga Suku Boti menyiapkan peringatan meninggalnya ibu Raja di Desa Boti di kecamatan Kie, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, 4 Oktober 2018. Suku Boti merupakan keturunan dari suku asli pulau Timor, Atoni Metu. TEMPO/ Nita Dian


 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: