Hitu Meseng, negeri / P. Ambon – prov. Maluku

Negeri Hitu Meseng terletak di P. Ambon, kecamatan Leihitu, Kab. Maluku Tengah, prov. Maluku.
Negeri ini beragama islam.

Lokasi pulau Ambon

—————————
Lokasi negeri Hitu Meseng di P. Ambon


* Video Panas Gandong tiga negeri adat di pusat pulau Ambon (Hitu Meseng, Rumahtiga, Wakal): link
* Foto foto negeri, kerajaan dan suku di Maluku: link


Nederlands (bah. belanda)

* Klik Molukken en Nederland voor:
– lijsten met marga’s en negeri’s,
– zoekmachine voor marga’s,
– informatie over Molukkers in Nederland en molukse onderwerpen.


Raja negeri Hitumesing

5 des. 2019: Raja Negeri Hitumessing, Ali Slamet SE, dilantik Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua di Kantor Bupati Maluku Tengah, Masohi.
Dalam sambutannya Bupati Tuasikal mengingatkan beberapa poin penting kepada Ali Slamet sebagai kepala Pemerintahan Hitumessing yang baru saja dilantik. Salah satunya adalah tugas dan tanggung jawab yang diemban mulai hari ini merupakan amanah suci yang nantinya harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Negeri, Pemerintah Daerah, dan terutama kepada Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa.
– Sumber: https://www.satumaluku.id/2019/12/05/bupati-maluku-tengah-lantik-raja-negeri-hitumessing-di-masohi/


Baileo negeri Hitu Meseng

Rumah Baileo adalah rumah adat Maluku dan Maluku Utara. Rumah Baileo merupakan representasi kebudayaan Maluku dan memiliki fungsi yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Rumah Baileo adalah identitas setiap negeri di Maluku selain Masjid atau Gereja. Baileo berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda-benda suci, tempat upacara adat, sekaligus sebagai balai warga.
Lantai baileo dibuat tinggi karena dipercaya agar roh-roh nenek moyang memiliki tempat dan derajat yang tinggi dari tempat berdirinya masyarakat. Dan agar masyarakat tahu permusyawaratan yang berlangsung di balai.
– Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_baileo
* https://kangapip.com/rumah-adat-maluku/

Tidak ada foto baileo negeri Hitu Meseng; sebagai contoh, di bawah foto Baileo negeri Aboru


Sejarah negeri Hitumeseng

Belanda tiba di Tanah Hitu pada tahun 1599 dan kemudian mendirikan kongsi dagang bernama VOC pada tahun 1602 sejak itulah terjadi perlawanan antara Belanda dengan Kerjaan Tanah Hitu, karena mendirikan monopoli dagang tersebut. Puncaknya terjadi Perang Hitu II atau Perang Wawane yang dipimpin oleh Kapitan Pattiwane II keturunan dari perdana Patituban dan Tubanbesi II, yaitu Kapitan Tahali elei tahun 1634 -1643. Perlawanan terakhir yaitu Perang Kapahaha (1643 – 1646) yang dipimpin oleh Kapitan Talukabesi (Muhammad Uwen) dan Imam Ridjali setelah Kapitan Tahali elei menghilang. Berakhirnya Perang Kapahaha ini Belanda dapat menguasi Jazirah Lei Hitu.

Belanda melakukan perubahan besar-besaran dalam struktur pemerintahan Kerajaan Tanah Hitu yaitu mengangkat Orang Kaya menjadi raja dari setiap uli sebagai raja tandingan dari Kerajaan Tanah Hitu. Hitu yang lama sebagai pusat kegiatan pemerintahan Kerajaan Tanah Hitu dibagi menjadi dua daerah administrasi yaitu Hitulama dengan Hitumessing dengan politik pecah belah inilah (devide et impera). Belanda benar-benar menghancurkan pemerintah Kerajaan Tanah Hitu sampai akar-akarnya.
– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Tanah_Hitu

Lihat juga: kerajaan Tanah Hitu


Marga, SOA dan Pela / Gandong negeri Hitu Meseng

1) Nama Marga

Nasela

– Sumber: Atlas Maluku

2) SOA

Untuk SOA, klik: http://www.nunusaku.com/pdfs/LastNamesbyVillage05_28_07.pdf

3) Cari nama marga dan negeri

Daftar nama marga di Maluku, dan Negeri: nunusaku.com/pdfs
– Daftar Negeri di Maluku, dan marga: nunusaku.com/pdfs
– Daftar Negeri di Maluku, dan marga: Atlas Maluku

4) Pela dan Gandong

Negeri Hitu Meseng pela dengan negeri Lilibooi, Alang dan Ouw.

Sumber daftar Pela dan Gandong:
Atlas Maluku
Kumpulan Pela dan Gandong
Nunusaku.com

Ambon tahun 1617


Subjek penting budaya Maluku

1) Penjelasan Baileo negeri Maluku
2) Foto foto Baileo di Maluku
3) Penjelasan Pela dan Gandong
4) Penjelasan Panas Pela
5) Struktur pemerintahan dan masyarakat negeri Maluku
6) Penjelasan Fam, marga dan SOA
7) Lain (belum ada)

Untuk subjek penting, klik di sini


Peta Maluku kuno

Untuk peta kuno Maluku, 1493, 1616, 1630, 1700, 1706, 1714, 1750, 1750, 1753, 1756, 1764 klik di sini

Peta Maluku 1640 (Gilolo = Halmahera)


Sumber / Source

– Website Raja Hitu Meseng: link
———————–

– Sumber daftar Pela dan Gandong: Atlas Maluku
– Sumber daftar Pela dan Gandong: Kumpulan Pela dan Gandong
– Sumber daftar Pela dan Gandong: Nunusaku.com

– Daftar nama matarumah dan negeri di Maluku: nunusaku.com/pdfs
– Daftar Negeri di Maluku, dan Matarumah: nunusaku.com/pdfs

– Penjelasan Pela dan Gandong: http://pelagandong.blogspot.com/2013/05/pengertian-pela-dan-gandong-sebagai.html
– Penjelasan Pela dan Gandong: https://id.wikipedia.org/wiki/Pela
– Penjelasan Pela dan Gandong: http://historymaluku.blogspot.com/2016/06/pela-gandong-hanya-di-maluku.html

– Struktur pemerintahan dan masyarakat Negeri di Maluku: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/maluku/struktur-pemerintahan-dan-masyarakat-negeri-maluku/
Sejarah Maluku: http://pelangimaluku.blogspot.co.id/2008/05/sejarah-maluku.html
– Sejarah Maluku: http://juliansoplanit.blogspot.co.id/2011/03/maluku-merupakan-salah-satu-propinsi.html
Sejarah Maluku: https://singalodaya.wordpress.com/2009/10/07/sejarah-maluku/comment-page-1/
.
Suku di Maluku: http://protomalayans.blogspot.co.id/2012/08/suku-di-maluku.html
– Suku di Maluku: http://www.lasamahu.com/2011/06/mengenal-suku-maluku-dari-dekat.html
– Asal usul penduduk Maluku:
http://www.angelfire.com/home/SiAPAPorto/asal_usul_mal.htm


Raja Ambon. All the 34 raja’s, patihs and orang kaya’s of Ambon together with their staff and their banners with the symbols of the three kingdoms. About 1920. In the middle with crown: raja Leonard L. Rehatta van Soya. Photographer unknown. Picture from Pusaka (Indonesian Kingdoms Documentation Centre) in Vlaardingen (the Netherlands), used with permission of secretary Donald P. Tick.


 

 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s