Beutong, Kerajaan / Sumatera – Aceh, Kab. Nagan Raya

Kerajaan Beutong terletak di Sumatera, Kab. Nagan Raya, prov. Aceh.

The kingdom of Beutong is located in the district Nagan Raya, province of Aceh.

Kabupaten Nagan Raya

Provinsi Aceh (hijau)

Provinsi Aceh (hijau)


* Foto wilayah Aceh: link
* Foto perang belanda di Aceh (1873-1903): link
* Foto kerajaan-kerajaan di Sumatera: link
* Foto situs kuno di Sumatera: link
* Foto Kesultanan Aceh Darussalem:
link


Kerajaan Beutong – Lokasi

Bekas teritorial kerajaan beutong terletak di Kecamatan Beutong Banggala atau populer dengan sebutan Beutong Ateuh sebagai Pusat Kerajaan dan Kecamatan Beutong (Beutong Bawah) Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh. Menurut catatan sejarah wilayah Pameu Kabupaten Aceh Tengah juga merupakan bagian dari teritorial kerajaan Beutong.


Sejarah kerajaan Beutong

Dulu negeri tersebut diperintah oleh seorang Raja non Muslim yang berasal dari Sumatra Utara (Suku Rawa/Batak 27). Dan dengan memohon petunjuk serta perlindungan dari Allah SWT, Teuku Raja Beutong Benggalang dengan menggunakan taktik dan strategi yang tanpa melalui peperangan, berhasil membuat Raja dan para petinggi Kerajaan lari meninggalkan negeri itu.
Seterusnya Teuku Raja Beutong Benggalang mulai memimpin negeri itu dengan penuh bijaksana dan adil, Alhamdulillah dalam waktu yang singkat Allah SWT melimpahkan karunia-Nya berupa tanah yang subur dengan hasil pertanian yang berlimpah, sehingga anak negeri bisa hidup makmur dan sejahtera. Kemudian beliau memberi nama baru untuk negeri itu yaitu Beutong, yang beliau ambil dari nama salah satu negeri di Kerajaan Pedir (Kabupaten Pidie).
Pada zaman pendudukan Jepang (1942-1945M), Teuku Raja Beutong Banta Tjut masih di akui sebagai pemimpin Kerajaan Beutong dengan sebutan Beutong Son atau Sonco Beutong. Pada masa periode ini ada raja yang tidak lagi di akui bahkan dibunuh oleh tentara pendudukan Jepang seperti Teuku Chik Ali Akbar (Raja Meulaboh) dan Teuku Ben (Raja Seunagan).


Peta Aceh sekarang (incl. Nagan Raya)

klik peta untuk besar


Daftar raja kerajaan Beutong

1) Raja pertama dan pendiri Kerajaan Beutong adalah Teuku Peusunu atau Teuku Raja Beutong Benggalang. Menurut riwayat beliau berasal dari Kerajaan Pedir (Sekarang Kabupaten Pidie) pada masa akhir Kesultanan Atjeh Darussalam di perintah oleh Sultan Alaidin Johan Syah 1147-1174H ( 1735-1760M ).
2) Raja kedua Kerajaan Beutong adalah Teuku Lundeh atau Teuku Raja Beutong Chik, yang merupakan anak kandung dari Teuku Raja Beutong Benggalang.
3) Raja ketiga Kerajaan Beutong adalah Teuku Raja Beutong Dalam, salah seorang anak kandung dari Teuku Raja Beutong Chik (Raja kedua).
4) Raja keempat Kerajaan Beutong adalah Teuku Raja Beutong Abdullah, yang merupakan anak kandung dari Teuku Raja Beutong Dalam (Raja ketiga).
5) Raja kelima Kerajaan Beutong adalah Teuku Raja Beutong Ali Nafiah, atau dikalangan masyarakat populer dengan sebutan Ampon Beutong Ali. Beliau merupakan anak kandung dari Teuku Raja Beutong Abdullah (Raja keempat).
6) Raja keenam (Terakhir) Kerajaan Beutong adalah Teuku Raja Beutong Banta Tjut dan dikalangan masyarakat terkenal dengan sebutan Ampon Beutong Banta. Beliau merupakan anak kandung dari Teuku Raja Beutong Abdullah (Raja keempat).

– Penjelasan lengkap raja Beutong: https://fsknaceh.wordpress.com/sejarah-kerajaan-di-aceh/


 Keraton dan Alat-alat Perlengkapan Kerajaan

Selaku Raja pertama dan sekaligus pendiri Kerajaan Beutong, Teuku Raja Beutong Benggalang sampai dengan Raja yang ketiga (Teuku Raja Beutong Dalam) bertempat tinggal di Beutong Ateuh/Beutong Atas (Sekarang Kecamatan Beutong Benggala), sebagai pusat Kerajaan dan Keraton/Tempat kediaman Raja Beutong yang diberi nama “Rumoeh Rayek” hanya tinggal bekasnya yang terletak di desa Kuta Tuha Kecamatan Beutong Benggala.

Sedangkan Raja keempat (Teuku Raja Beutong Abdullah) sampai dengan raja terakhir (Teuku Raja Beutong Banta Tjut) bertempat tinggal di Desa Meunasah Pante atau Beutong Bawah (sebagai pusat pemerintahan) Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya, dimana saat ini Keraton Kerajaan Tersebut dengan nama “Rumoeh Rayek” atau Rumah Besar masih ada walaupun dalam kondisi yang tidak terawat lagi.

Adapun alat-alat perlengkapan Kerajaan seperti baju adat kebesaran raja-raja, kulah kama (mahkota),  cap/stempel, pedang, siwah, rencong, alat-alat kesenian dan lain-lain sebagian kecil masih ada yang saat ini disimpan oleh anak cucu dari keturunan Raja Beutong, namun banyak yang telah hilang dalam berbagai peristiwa yang terjadi di atjeh seperti revolusi sosial pada tahun 1946.


Peta-peta kuno Sumatera

Untuk peta kuno Sumatera (1565, 1588, 1598, 1601, 1616, 1620, 1707, 1725, 1760), klik di sini

Sumatera, tahun 1707


Sumber

Tentang kerajaan Beutong: https://fsknaceh.wordpress.com/sejarah-kerajaan-di-aceh/


 

 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: