* FOTO kerajaan Samudra Pasai

Makam Ratu Nahrisyah di Aceh Utara.
Sultanah Nahrisyah binti Sultan Zainal Abidin Malikudhahir (1383-1400 M). Ia adalah seorang wanita yang arif dan bijaksana dan menjadi salah satu wanita di Aceh yang mempunyai peran penting di Kerajaan Samudera Pasai.
Kekuasan Samudera Pasai sendiri berlangsung kurang lebih dari abad ke-13 hingga 16 Masehi, yang akhirnya bergabung menjadi satu di bawah Kerajaan Aceh Darussalam.

——————–

Naskah Surat Sultan Zainal Abidin, surat ini ditulis oleh Sultan Zainal Abidin dan diberikan kepada Kapten Moran sebelum ia meninggal. Surat tersebut ditulis pada tahun 1518 M dengan menggunakan aksara Arab. Naskah surat tersebut berisi tentang keadaan Samudera Pasai pada abad ke 16 M, tepatnya saat Portugis berhasil menguasai Malaka pada tahun 1511 M.

——————–

Sultan Malik al-Saleh (Meurah Silu). Pendiri Samudra Pasai, 1267 – 1297 

——————–

Makam Raja Pertama Kerajaan Samudra Pasai – Malikussaleh (tahun 1270-1297).

——————–

Makam Raja Pertama Kerajaan Samudra Pasai – Malikussaleh (tahun 1270-1297 M).

——————–

Makam Raja Samudera Pasai.

——————–

Salah satu dari tiga makam di Gampong Samuti, Gandapura.

——————–

 Stempel Kerajaan Samudra Pasai yang digunakan pada awal abad IX Hijriah. Stempel berusia 683 tahun.

——————–

Kehidupan di Kerajaan Samudera Pasai.


 

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: