Konawe, kerajaan / Prov. Sulawesi Tenggara – kab. Konawe

Kerajaan Konawe adalah kerajaan Suku Tolaki Konawe, terletak di Sulawesi, Kab. Konawe, prov. Sulawesi Tenggara.
Raja bergelar Mokole. Kerajaan ini berdiri abad ke-5 – 1945.

The kingdom of Konawe is a kingdom of the Konawe People, located in south east Sulawesi.
The title of the king is Mokole.

For english, click here

Lokasi Kabupaten Konawe


* Foto sultan dan raja yang masih ada di Sulawesi: link
* Foto sultan dan raja di Sulawesi dulu: link

* Foto kerajaan2 di wilayah Poso: link
* Foto suku Bugis: link
* Foto suku Toraja: link
* Foto situs kuno di Sulawesi: link


Tentang Raja

Tidak ada info tentang taja sekarang, atau keturunan.


Sejarah kerajaan Konawe

Sejarah Kerajaan Konawe dibagi dalam 3 (tiga) periode pemerintahanya itu:

1) Periode Zaman Kuno (abad ke-5 sampai abad ke-10), sumber sejarah orang tolaki menyimpulkan bahwa Kerajaan Konawe berdiri sekitarabad ke-5 dengan raja pertama adalah Mokole Roro sekitar tahun 428- 447 M; kemudian berlanjut sampai dengan pemerintahan Mokole Toramalang dengan gelar Totongano Wonua sekitar tahun 895 – 948 M. Menurut sumber sejarah Orang Tolaki system pemerintahan Mokole Roro dan Mokole Toramalangi di zaman kuno pada waktu itu sangat sederhana. Berhubungan data tertutis berupa dokumen-dokume dan bekas-beka peninggalan sejarah hampir tidak ditemukan maka sulit untuk mengungkapkan tabir sejarah, misalnya bagaimana system pemerintahannya, keadaan perekonomian penduduk, transportasi dan sebagainya.

2) Periode Zaman Lama (abad ke-10 sampai abad ke 15), yaitu masa pemerintahan Ratu Wekoila merupakan nama julukan yang artinya seorang putri yang cantik, kulitnya putih, bersihd ii ibaratkan seperti sisik yang mengkilap yang biasa dikenal Tenrirawe atau Wetendriaben sekitar tahun 948-968M dan berlanjut sampai dengan masa pemerintahan Raja Mokole Lakidende I yaitu tahun 1416-1448 M.

3) Perode Zaman Baru (abad ke-15 sampai abad ke-19) dibagi aras 3 (tiga) babakan sejarah, yaitu:

a) Babakan zaman pertengahan kerajaan Konawe abad ke-15-16 M, dimulai pada masa pemerintahan Mokole Rundulamoa atau O’Nggabo mulai sekitar tahun 1448 – 1478, berlanjut sampai dengan masa pemerintahan Mokole Melamba tahun 1539-1602 M.

b) Babakan  zaman madya Kerajaan Konawe abad ke-16 – 18 dimulai pada masa pemerintahan Mokole Tebawo atau Sangi’A I’Nato sekitar tahun 1602 – 1668. Berlanjut sampai dengan masa pemerintahan Raja Mokole Lakidende II atau Sang’a  Ngginoburu  tahun 1724 – 1786.

c) Babakan zaman peralihan adalah masa pemerintahan Tutuwi Motaha Konawe (kekuasaan raja/mokole) Pakandeate, dengan Perdana Menteri Latalambe dan Saranani. Zaman ini merupakan suatu masa kemunduran Kerajaan Konawe yang akhirnya runtuh pada tahun 1858.

Hingga kini orang Konawe meyakini bahwa meskipun Raja Lakidende telah meninggalkan Konawe atau berpindah ke alam kubur sejak ratusan tahun lalu, namun masyarakat percaya bahwa Raja Lakidende masih menjaga dan memperhatikan segala gerak langkah manusia yang masih hidup di alam fana ini.

Raja Konawe terakhir sampai peralihan ke Raja Laiwoi (1918).

Benda-benda antik yang diduga peninggalan zaman Kerajaan Konawe ini muncul di rumah warga bernama Syukur.


Daftar Raja kerajaan Konawe

Raja raja yang berkuasa di kerajaan Konawe sejak abad ke 5.

* abad ke 5: Tanggolowuta
* abad ke 5: Tomandalangi
* abad ke 6: Toletelangi
* abad ke 6: To mandalangi II
* abad ke 6: To Batilangi

* abad ke 7: Tosiaralangi
* abad ke 7: To Saenggalangi
* abad ke 8: To Umalalangi
* abad ke 8: To Sisilalangi
* abad ke 8: To Dedeiralangi

* abad ke 9: To Rundulangi
* abad ke 9: To Botulangi
* abad ke 10: To Ramalangi (Totongano Wonua)
* abad ke 10: Ramandalangi (Langgai Moriana)
* abad ke 10: Wekoila (Wetenriabeng)
* abad ke 10: We Pitiri Dori

* abad ke 11: La Baso-Baso
* abad ke 11: La Isapa
* abad ke 12: La Tamandalangi
* abad ke 12: Ohuku
* abad ke 12: Tandengi

* abad ke 13: Lahuku
* abad ke 13: Laisapa II
* abad ke13: Oheo
* abad ke 14: Larendelangi
* abad ke 14: La ndurulamoa
* abad ke 14: Bunggulawa

* abad ke 15: Tolindu
* abad ke 15: Lakidende
* abad ke 15: Onggabo
*abad ke 16: Wealanda
* abad ke 16: Melamba

* abad ke 17: Tebawo
* abad ke 17: Maago
* abad ke 18: Lakidende II
* abad ke 18: Pakandatea (pejabat sementara)
* abad ke 19: Latalambe (pelaksanasulemandara)
* abad ke 20: Saranani (pelaksana sementara)

– Sumber (sudah dihapus dari internet !): Dokumenta DPRD Prov. Sulawesi Tenggara (1977): http://lib.uin-malang.ac.id/appendix/09750006%5B1%5D-ardianto-azis.pdf

Makam Raja Lakidende


Sejarah kerajaan Konawe saat periode belanda, abad ke17 – 1945

Untuk sejarah kerajaan Konawe saat periode belanda, klik di sini


Ritual menyucikan Benda Pusaka Kerajaan

– Sumber: https://zonasultra.com/1-muharram-warga-konawe-gelar-ritual-menyucikan-benda-pusaka-kerajaan.html

Ritual dilakukan di penghujung malam bulan Dzulhijah, digelar di Laika Mbuu yang berdampingan dengan Makam Sangia Ngginoburu atau yang lebih dikenal Raja Lakidende. Puluhan benda pusaka dibungkus dengan kain kafan dan ditempatkan pada wadah khusus.

Setiap 1 Muharram warga mengelar ritual memandikan benda-benda pusaka terutama senjata-senjata peninggalan Kerajaan Konawe. Ritual memandikan benda pusaka ini merupakan cara mengenang jasa-jasa pahlawan di Kabupaten Konawe, yang dengan gagah berani memperjuangkan tanah Konawe dari serangan para penjajah.

Dalam prosesi ritual, benda-benda yang yang yang diperkirakan berumur 600 tahun seperti peralatan perang para panglima kerajaan, berupa keris, Kolunggu, satu kotak sirih pinang, piring makan raja dan ratu, bendera kerajaan Konawe. Selain itu ada peralatan rumah tangga, seperti piring makan atau O Kobo Raja Lakidende dan Permaisurinya. Peralatan senjata perang Suku Tolaki, yang dikenal dengan Ta Awu (pedang), dan Mata Mbetuko (Tongkat Komando) dan masih banyak pusaka-pusaka lainya, dikeluarkan lalu disimpan di atas bentangan putih berukuran satu meter. Setelah semua benda pusaka dikeluarkan, maka pimpinan ritual akan memulai membacakan doa, ini tanda dimulainya ritual. Benda pusaka seperti keris dikeluarkan dari sarungnya secara hati-hati lalu dibersihkan dengan kain. Setalah itu keris dimasukkan kembali dalam sarungnya dengan penuh kehati-hatian.

1 Muharram, Warga Konawe Gelar Ritual menyucikan Benda Pusaka Kerajaan


Panji Kerajaan Konawe dapat kehormatan Kawal Bendera Pusaka RI (aug. 2017)

Keberadaan kerajaan Konawe yang pernah berjaya nusantara kembali mendapat pengakuan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk yang kedua kalinya, bendera Kejaraan Konawe mendapat kehormatan untuk mengawal bendera pusaka merah-putih menjelang hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-72.

Penjemputan panji Kerajaan Konawe berlangsung di Laika Mbu’u, Kecamatan Meluhu, pada Jumat malam (11/8/2017) oleh utusan Kodim 1417 Kendari, yang diwakili Perwira Penghubung, Mayor Inf. Sutejo.

Mereka yang turut menyaksikan prosesi itu, antara lain budayawan Konawe sekaligus tokoh adat di Meluhu, Ajemain Suruambo dan Dedet Ilnari Yusta selaku Wulele Pondoma atau Pengeran Kerajaan Konawe.
– Sumber: https://sultrakini.com/berita/panji-kerajaan-konawe-dapat-kehormatan-kawal-bendera-pusaka-ri

Image result for kerajaan konawe


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Konawe:  http://tolaki-konawe-mekongga.blogspot.co.id/2013/10/sejarah-kerajaan-konawe.html
Sejarah kerajaan Konawe:  http://konawesatu.blogspot.co.id/2010/07/konawe-empire.html
– Sejarah lengkap kerajaan Konawe: http://junaidsultra.blogspot.co.id/2015/05/sejarah-dan-kebudayaan-konawe-zaman.html
– Sejarah kerajaan Konawe: https://situsbudaya.id/sejarah-kerajaan-konawewekoila/

Sejarah awal kerajaan Konawe: http://tolaki-konawe-mekongga.blogspot.co.id/2013/10/sejarah-singkat-kerajaan-konawe.html


Foto

Koleksi Alquran besar dari lempengan kayu yang diklaim pusaka Kerajaan Konawe

koleksi Alquran besar dari lempengan kayu yang diklaim pusaka Kerajaan Konawe

————————–
Makam Sangia Ngginoburu (Mokole Konawe Terakhir) – Sumber foto: anakia kasupute, FB

Makam Sangia Ngginoburu (Mokole Konawe Terakhir) - anakia kasupute, fb


 

 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

<span>%d</span> bloggers like this: