Suku Bantik – prov. Sulawesi Utara

Suku Bantik merupakan salah satu suku di Indonesia yang mendiami tanah Minahasa di Sulawesi Utara. Suku ini termasuk rumpun Austronesia-Proto Malayo-Minahasa dimana penyebarannya sekarang ini mendiami daerah pesisir pantai di Sulawesi Utara. Sebagian sejarahwan asal Minahasa mengklaim bahwa bahasa Bantik berbeda dengan bahasa suku lainnya di Minahasa.

Lokasi Minahasa


Tentang Suku Bantik

Berdasarkan legenda suku Bantik pada zaman dahulu terlambat datang pada acara musyawarah di batu Prasasti Pinawetengan. Ada tiga nama dotu Muntu-Untu yang menghadiri musyaarah tersebut, yaitu Muntu-Untu abad abad ketujuh asal Telebusu (Tontemboan), Muntu-Untu abad keduabelas asal Tonsea, dan Muntu-Untu abad kelimabelas zaman Spanyol. Musyawarah besar di batu Pinawetengan bertujuan untuk membuat ikrar supaya tetap bersatu tidak saling bermusuhan. Oleh karena keterlambatan tersebut, suku bantik tidak mempunyai senjata untuk perang. Suku Bantik adalah keturunan Toar-Lumimuut yang bermukim dan menjaga perairan wilayah utara kepulauan Sangihe Talaud.

Tari Mahambak suku Bantik

Sumber tertentu menyebutkan bahwa mereka ini datang dari daerah Toli-Toli sekitar abad ke-16.
Mereka terbilang kelompok kecil namun memiliki bahasa tersendiri yang biasa disebut bahasa Bantik. Bahasa ini banyak persamaannya dengan bahasa Sangir.
Pada masa lalu berbagai aktivitas budaya, misalnya dalam cara-cara perkawinan, memperlihatkan perbedaan atau variasi dibandingkan dengan yang ada dalam budaya orang Minahasa, yang merupakan lingkungan sosial yang dominan di sekitarnya.
Kini orang Bantik cenderung mengidentifikasi dirinya sebagai orang Minahasa.
Sebagian besar dari mereka memeluk agama Kristen.


Sumber

– Adat lama leluhur Suku Bantik: http://bertumbuh.xyz/adat-lama-leluhur-suku-bantik/
– Suku Bantik: http://suku-dunia.blogspot.com/2016/02/sejarah-suku-bantik.html
– Suku Bantik: https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Bantik
– Suku Bantik: http://jeldytontey.blogspot.com/2010/10/sejarah-anak-suku-bantik.html


Tari Perang Suku Bantik


 

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: