Pagatan, kerajaan / Prov. Kalimantan Selatan

Kerajaan Pagatan: 1775- 1908. Kerajaan ini adalah kerajamudaan sebagai bawahan kerajaan Banjar yang merupakan daerah otonomi bagi imigran suku Bugis di dalam negara Kesultanan Banjar. Kerajaan otonom ini adalah salah satu kerajaan yang pernah berdiri di wilayah Tanah Bumbu.

Kingdom of Pagatan: 1775 – 1908. Located in south Kalimantan, the region of the sultanate of Banjar.
For english, click here

Lokasi Kabupaten Tanah Bumbu


* Foto kerajaan / kingdom Pagatan: link
* Foto kerajaan2, situs kuno dan suku di Kalimantan:  link


Keturunan raja Pagatan

Adalah cicit dari Raja ke-9, yaitu Andi Satria Jaya, kepala Desa Kampung Baru Mattone.


Sejarah / History kerajaan Pagatan

Kerajaan Pagatan (1775-1908) adalah kerajaan bawahan yang merupakan daerah otonomi bagi imigran suku Bugis di dalam negara Kesultanan Banjar. Kerajaan otonom ini adalah salah satu kerajaan yang pernah berdiri di wilayah Tanah Kusan atau daerah aliran sungai Kusan, sekarang wilayah ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Wilayah Tanah Kusan bertetangga dengan wilayah kerajaan Tanah Bumbu (yang terdiri atas negeri-negeri: Batu Licin, Cantung, Buntar Laut, Bangkalaan, Cengal, Manunggul, Sampanahan). Di Pagatan dibangun oleh orang-orang Bugis Wajo dari Sulawesi Selatan, diawali dengan terjadinya perang saudara di Sulawesi pada sekitar tahun 1670, yaitu ketika Arung Palaka, raja Bone.

Pangeran Djaja Soemitra anak dari pangeran M. Nafis dan menjadi Raja Kusan IV tahun 1840-1850, kemudian ia pindah ke Kampung Malino dan menjadi Raja Pulau Laut I pada tahun 1850-1861. Sejak itu pemerintahan kerajaan Kusan digabung dengan kerajaan Pagatan.

Pagatan dan kerajaan-kerajaan lain, kecil yang dibawah kekuasaan Kesultanan Banjar.

Dalam Kesultanan Bandarmasih sebenarnya juga terdapat kerajaan-kerajaan kecil yang tersebar diwilyahah kekusaan Kesultanan Bandar, seperti diwilyah Tanah Bumbu dan Pulau Laut. Namun kedudukan Kerajaan-kerjaan tersebut secara politik berdaulat dalam wilayah kekusaan Kesultanan Bandar. Hanya karena pelayan pemerintahan tidak terjangkau oleh pelayanan Kesultanan maka ada beberapa kerjaan-kerajaan kecil tersebut diberikan wewenang untuk mengatur pemerintahan sendiri dalam kelompok komunitasnya, kemudian juga ada yang dengan sengaja berdiri karena adanya latar belakang perebutan kekusaan dari Kesultanan Banjar sendiri.
Adapun kerajaan-kerajaan kecil yang dibawah kekuasaan Kesultanan Bandarmasih yang ada di Wilyah Tanah Bumbu dan Pulau Laut adalah:

1. Kerajaan Pagatan,
2. Kerajaan Kusan,
3. Kerajaan Cenggal, Manunggal dan Bangkalaan,
4. Kerajaan Cantung dan Sampanahan,
5. Kerajaan Sebamban,
6. Kerajaan Batulicin,
7. Kerajaan Pasir,
8. Kerajaan Kotabaru.
Adapun kerajaan-kerajan tersebut diatas yang pernah berdiri diwilayah Tanah Bumbu dan Pulau Laut mempunyai pertalian yang erat dalam menjalin hubungan. Dalam kesempatan ini yang dapat diuraikan hanya Kerajaan Pagatan, Kerajaan Kusan dan Pulau Laut karena mempunyai latar belakang dan saling keterkaitan dalam sejarahnya. Sementara yang lainnya belum dapat diuraikan dengan baik mengingat minimnya informasi dan data yang diperlukan dalam penulisan.

– Sumber:http://faisalbatennie.blogspot.com/2010/07/kerajaan-di-tanah-bumbu.html


Daftar Raja / List of Kings

* 1755 – 1800 – Raja Pagatan I, La Pangewa, yang diberi gelar Kapitan Laut Pulo oleh Panembahan Batu
* 1830 – 1838 – Raja Pagatan II, La Palebi
* 1838 – 1855 – Raja Pagatan III, La Paliweng (Arung Abdul Rahman)
* 1855 – 1863 – Raja Pagatan dan Kusan, La Matunra (Arung Abdul Karim)
* 1863 – 1871 – Raja La Makkarau
* 1871 – 1875 – Raja Pagatan dan Kusan, Abdul Jabbar
* 1875 – 1883 – Ratu Pagatan dan Kusan, Ratu Senggeng (Daeng Mangkau)
* 1883 – 1893 – Raja Pagatan dan Kusan, H Andi Tangkung (Petta Ratu)
*1893 – 1908 – Raja Pagatan dan Kusan, Andi Sallo (Arung Abdurahman).
Sebagai generasi penerus, Andi Sallo meneruskan keturunannya hingga sekarang, melalui Andi Genggong atau Haris Fadillah (1892-1967) kakek Andi Satria Jaya, kemudian H. Andi Ustman (1922-2004) Ayah Andi Satria Jaya.
 – Sumber Wiki: link

Foto Raja Terakhir Pagatan, Andi Sallo atau yang dikenal dengan sebutan Arung Abdurrahim. Sumber: Keluarga Raja Pagatan.

Foto Raja Terakhir Pagatan, Andi Sallo atau yang dikenal dengan sebutan Arung Abdurrahim. Doc. Keluarga Raja Pagatan


Istana / Palace

Sisa Istana Pagatan

Istana Pagatan


Lokasi kerajaan Pagatan dan Kusan

Lokasi kerajaan Pagatan dan Kusan berada di Desa Kampung Baru Mattone, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanahbumbu, Provinsi Kalimantan Selatan.
Lokasi itu kini menjadi rumah.
Hanya saja bangunan sudah tidak ada dan hanya lokasi dapur yang sudah di rombak total keturunan raja. Kini, lokasi itu ditinggali cicit dari Raja ke IX yaitu Andi Satria Jaya.
Berada di RT 1 Desa Kampung Baru, lokasi itu menjadi rumah Andi Satria Jaya yang kini menjadi Kepala Desa Kampung Baru Mattone.
Semua peninggalan raja-raja masih disimpan rapi di rumahnya dan rumah yang ditempatinya merupakan bagian dapur eks kerajaan Pagatan dan Kusan.

Tak heran, banyak yang datang ke rumah Andi S Jaya yang untuk mengetahui cerita-cerita kerajaan Pagatan. Terlebih, cukup banyak foto-foto peninggalan yang ada di rumahnya dan disimpan dengan rapi.
“Semuanya masih tersimpan rapi. Keturanan raja masih banyak bahkan ada di wilayah Martapura juga. Foto Raja IX pun sempat ditemukan di wilayah Banjar karena masih ada ikatan darah. Semua foto-foto itu kini dipajangnya di ruang tamu rumahnya,” kata Andi Satria Jaya. (BANJARMASINPOST.co.id/man hidayat)


Makam raja-raja Pagatan dan Kusan
.
Makam raja-raja Pagatan dan Kusan yang ada di RT 1 Kampung Baru, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan, masih terawat baik.

Kompleks pemakaman Raja Pagatan dan Kusan di Desa Kampungbaru, menjadi situs yang sering dikunjungi pelajar untuk kegiatan studi banding.
Meski hanya sebagian makam saja yang ada, namun tetap menjadi pembelajaran bagi siswa-siswi di kalimantan Selatan.
Pasalnya, pelajar dan anggota Pramuka sering datang untuk berziarah dan mengetahui makam peninggalan Raja Pagatan dan Kusan.

Makam Raja Pagatan dan Kusan Sering Didatangi Pelajar yang Melakukan Ini


Sisa-sisa peninggalan Raja Pagatan dan Kusan

Peninggalan zaman kerajaan Pagatan dan Kusan yang tak banyak yang tahu.
Beberapa peninggalan itu kerajaan Pagatan dan Kusan itu masih tersimpan rapi di kediaman cicitnya, Andi Satria Jaya, yang tinggal di Desa Kampungbaru Matoone, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanahbumbu.

Beberapa peninggalan seperti guci berukuran cukup besar dan berbentuk belimbing masih tersimpan baik di rumah Andi Jaya.
Berulangkali pihak museum datang untuk membawanya, namun Andi S Jaya menolak.
Selain guci atau tajau itu, juga ada beberapa stempel kerajaan milik raja IX yaitu Raja Arung Abdurrahim atau Andi Sallo.
Ada sebanyak 7 stempel yang terbuat dari sebuah tanduk, perak, kuningan, tembaga hingga batu alam yang sudah diukir berbentuk stempel.
Selain itu ada baju kebangsaan milik raja ke 9 tersebut dengan baju warna kuning dan celana warna agak kecoklatan.
Belum diketahui persis itu pakaian untuk apa, namun baju tersebut merupakan baju resmi raja. (BANJARMASINPOST.co.id/man hidayat)

Stempel Raja Pagatan (BANJARMASINPOST.co.id/man hidayat)

Stempel Raja Pagatan


Peta Kalimantan kuno

Untuk peta-peta Kalimantan kuno (1570, 1572, 1594, 1601, 1602, 1740, 1747, 1760, 1835), klik di sini.

Peta Kalimantan (Borneo) tahun 1601


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Pagatan di Wiki: link
Sejarah kerajaan Pagatan:  http://www.desamattone.com/sejarah/kerajaan-pagatan/
– Sejarah kerajaan Pagatan:http://faisalbatennie.blogspot.co.id/2010/07/kerajaan-di-tanah-bumbu.html
– Sejarah kerajaan Pagatan: http://kskkusanhilir.com/?set=viewProfil&id=6
Daftar Raja Pagatan dan Kusan: Wiki

– Kerajaan kecil yang dibawah kekuasaan Kesultanan Banjar: link

——————————–

– Kerajaan Tanah Bumbu: link
Kerajaan Cantung: link
Kerajaan Kusan: link
Kerajaan Bangkalaan: link
Kerajaan Sampanahan: link
– Kerajaan Sebamban: link
.

Baju Raja Pagatan
Sisa-sisa Peninggalan Raja Pagatan dan Kusan, Ahli Waris Tolak Permintaan Pihak Museum
———————————-
Guci peninggalan Raja Pagatan. (BANJARMASINPOST.co.id/man hidayat)
Guci peninggalan Raja Pagatan. Foto diambil Selasa (9/1/2018)

 

 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s