* FOTO peninggalan kerajaan Kahuripan

Candi Jolotundo merupakan bangunan petirtaan yang dibuat pada zaman Airlangga (kerajaan Kahuripan). Berukuran panjang: 16,85 m, lebar: 13,52 m dan kedalaman: 5,20 m. Terbuat dari batu Andesti yang dipahat halus. Dua data sejarah yang sangat penting yang berhubungan dengan kepurbakalaan ini adalah angka 997 yang dipahatkan di sebelah kanan dan tulisan Yenpeng di sebelah kiri dinding belakang.

—————

Candi Reog merupakan candi peninggalan jaman Kerajaan Airlangga. Nama Candi Sadon itu sendiri diambil dari nama dusun dimana candi ini berada, yaitu Dusun Sadon. Sedangkan penamaan Candi Reog itu sendiri didasarkan pada salah satu bagian dari candi yang disebut Kalamakara. Kalamakara merupakan arca raksasa yang berbentuk seperti Barongan ata.

—————

Candi Lolotundo (Jalatundo) merupakan bangunan petirtaan yang dibuat pada zaman Airlangga ( Kerajaan Kahuripan ). Berukuran panjang: 16,85 m, lebar: 13, 52 m dan kedalaman: 5, 20 m. Terbuat dari batu andesit yang dipahat halus. Dua data sejarah yang sangat penting yang berhubungan dengan kepurbakalaan ini adalah angka 997 M yang dipahatkan di sebelah kanan dan tulisan Yenpeng di sebelah kiri dinding belakang.

—————

Mahkota Kerajaan Kahuripan. Elemen khas yang dimiliki oleh Kerajaan Kahuripan (Jawa Timur), terlihat jelas: Garudamukha. Kerajaan Kahuripan didirikan oleh Airlangga, beribukota di Wwtan (berubah menjadi Wotan Mas di era Majapahit dan menjadi Wotan Mas Jedong pada saat ini) yang terletak di lereng Gunung Pawitran atau disebut juga Gunung Penanggunang. Sepeninggal Airlangga, kerajaan dibagi dua : Kerajaan Daha dan Kerajaan Jenggala.

—————

Airlangga, Bali, 1000 – Belahan, 1049

—————

Candi Tegawangi

—————

Candi Belahan


 

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: