Bulungan, Kesultanan / Kal. Timur – Kab. Bulungan

ﻛﺴﻠﺘﺎﻧﻦ بولوڠن
Kesultanan Bulungan  1731–1964. Terletak di Kalimantan, Kab. Bulungan, Kalimantan Timur.
Gelar raja Bulungan: Sultan.

The Sultanate of Bulungan: 1731 – 1964. Located in east Kalimantan, in the district of Bulungan.
Title of the king of Bulungan: Sultan.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Bulungan

Kabupaten Bulungan

Provinsi Kalimantan Timur

Provinsi Kalimantan Timur


* Foto Kesultanan / Sultanate Bulungan: link
*
Foto Istana (Museum) kerajaan Bulungan: link

* Foto kerajaan2, situs kuno dan suku di Kalimantan:  link


1 Kebangkitan kesultanan / Revival of the sultanate, 2013
2 Sejarah / History
3 Daftar Raja / List of kings
4 Istana / Palace
5 Peta Kalimantan (Borneo) kuno
6 Sumber / Source


1) Kebangkitan kesultanan / Revival of the sultanate, 2013

Gelar raja Bulungan: Sultan.

Maret 2013: Pelantikan Sultan Bulungan X, Muhammad Al-Mamun Ibni Muhammad Djalaludin.
Sumber Pelantikan sultan Bulungan X 2013:  http://www.korankaltim.com/pelantikan-sultan-bulungan-x-disambut-warga/

March 2013: Installation of Sultan X, Muhammad Al-Mamun Ibni Muhammad Djalaludin.
The Sultan was installed 2013:
link

Maret 2013: Pelantikan Sultan Bulungan X, Muhammad Al-Mamun Ibni Muhammad Djalaludin.


2) Sejarah / History kerajaan Bulungan

Kesultanan Bulungan atau Bulongan adalah kesultanan yang pernah menguasai wilayah pesisir Kabupaten Bulungan, Kabupaten Tana Tidung, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, dan Kota Tarakan sekarang. Kesultanan ini berdiri pada tahun 1731, dengan raja pertama bernama Wira Amir gelar Amiril Mukminin (1731–1777), dan Raja Kesultanan Bulungan yang terakhir atau ke-13 adalah Datuk Tiras gelar Sultan Maulana Muhammad Djalalluddin (1931-1958).
Negeri Bulungan bekas daerah milik “negara Berau” yang telah memisahkan diri sehingga dalam perjanjian Kesultanan Banjar dengan VOC-Belanda dianggap sebagai bagian dari “negara Berau” (Berau bekas vazal Banjar). Pada kenyataannya sampai tahun 1850, Bulungan berada di bawah dominasi Kesultanan Sulu.
Setelah pengakuan kemerdekaan Indonesia dari Kerajaan Belanda, wilayah Bulungan menerima status sebagai Wilayah Swapraja Bulungan atau “wilayah otonom” di Republik Indonesia pada tahun 1950, yaitu Daerah Istimewa setingkat kabupaten pada tahun 1955. Sultan terakhir, Jalaluddin, meninggal pada tahun 1958. Kesultanan Bulungan dihapuskan secara sepihak pada tahun 1964.

Kebangkitan kesultanan 2013: Maret 2013: Pelantikan Sultan Bulungan X, Muhammad Al-Mamun Ibni Muhammad Djalaludin.

– Sumber Wiki: link

Peta kerajaan-kerajaan di Kalimantan timur

————————
The Sultanate of Bulungan or Bulongan was an empire that once ruled the coastal areas Bulungan, Tana Tidung, Malinau District, Nunukan and Tarakan City now. The Sultanate was founded in 1731, the first king was named Wira Amir with the title Amiril Mukminin (1731-1777); the last Sultan (the 13th) was Datuk Tiras title Sultan Maulana Muhammad Djalalluddin (1931-1958).
The former state of Bulungan owned area Berau statethat had separated itself; in an  agreement of the Sultanate of Banjar with the Dutch VOC it was considered as part of the state Berau(Berau former vazal Banjar). In fact, until 1850, Bulungan was under the domination of the Sultanate of Sulu.

After Indonesia’s independence, the territory of Bulungan received the status as Autonomous Region of Bulungan or autonomous regionin the Republic of Indonesia in 1950  in 1955. The last Sultan, Jalaluddin, died in 1958. Bulungan Sultanate was abolished in 1964.

History in english: Wiki


3) Daftar Sultan Bulungan  / List  of kings

1) Masa Pemerintahan Yang Dipimpin Oleh Seorang Kesatria/Wira /Ruled by a Kesatria / Wira:

* 1555-1594: Datuk Mencang (Seorang bangsawan dari Brunei), beristrikan Asung Luwan,
* 1594-1618: Singa Laut, Menantu dari Datuk Mencang,
* 1618-1640: Wira Kelana, Putera Singa Laut,
* 1640-1695: Wira Keranda, Putera Wira Kelana,
* 1695-1731: Wira Digendung, putra Wira Keranda,
* 1731-1777: Wira Amir, Putera Wira Digendung Gelar Sultan Amiril Mukminin.

2) Masa pemerintahan yang dipimpin oleh Seorang Sultan / ruled by a Sultan:

* 1777-1817: Aji Muhammad/Sultan Alimuddin bin Muhammad Zainul Abidin/Sultan Amiril Mukminin/Wira Amir
* 1817-1861: Muhammad Alimuddin Amirul Muminin Kahharuddin I bin Sultan Alimuddin (jabatan ke-1)
* 1861-1866: Muhammad Jalaluddin bin Muhammad Alimuddin
* 1866-1873: Muhammad Alimuddin Amirul Muminin Kahharuddin I bin Sultan Alimuddin (jabatan ke-2)
* 1873-1875: Muhammad Khalifatul Adil bin Maoelanna
* 1875-1889: Muhammad Kahharuddin II bin Maharaja Lela
* 1889-1899: Sultan Azimuddin bin Sultan Amiril Kaharuddin
* 1899-1901: Pengian Kesuma. Ia adalah istri Sultan Azimuddin.
* Sultan Kasimuddin
* 1925-1930: Datu Mansyur, Pemangku jabatan sultan
* 1930-1931: Maulana Ahmad Sulaimanuddin, menikah dengan Tengku Lailan Syafinah binti alm. Tuanku Sultan Abdul Aziz Abdul Jalil Rakhmat Shah (Sultan Langkat)
* 1931-1958: Maulana Muhammad Jalaluddin
* 2013: Maulana Al-Mamun Ibni Muhammad Maulana Djalaludin

– Source / Sumber Wiki: link


4) Istana / Palace

– Sejarah Istana: link

Foto Istana (Museum) kerajaan Bulungan: link

Istana kerajaan Bulungan

Istana kerajaan Bulungan


5) Peta Kalimantan (Borneo) kuno

Untuk peta-peta Kalimantan kuno (1570, 1572, 1594, 1601, 1602, 1740, 1747, 1760, 1835), klik di sini.

Peta Kalimantan (Borneo) tahun 1601


6) Sumber / Source

– Sejarah kesultanan Bulungan di Wiki: link
– Sejarah kesultanan Bulungan: http://kota-islam.blogspot.co.id/2015/05/sejarah-kerajaan-islam-kesultanan-bulongan.html
Sejarah kesultanan Bulungan: http://addhhaar.blogspot.co.id/2013/06/kesultanan-bulungan-melawanlupa.html
Daftar Raja raja Bulungan:  https://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Bulungan#Sultan_Bulungan
Pelantikan Sultan Bulungan X disambut warga (2013):  http://www.korankaltim.com/pelantikan-sultan-bulungan-x-disambut-warga/

English:

– History of the Sultanate on Wiki: link
History of the sultanate: link
– List of kings:
link
————–
Facebook

Sultan of Bulungan


* Foto Kesultanan / Sultanate Bulungan: link


 

5 Comments

5 thoughts on “Bulungan, Kesultanan / Kal. Timur – Kab. Bulungan

  1. Sim Kok Keng

    HRH Sultan is recognized and installed by the government is good enough, thereby continuance of the Bulungan dynasty

  2. abdul shah nurjan

    saya tau siapa keturunan sultan bulungan yg sebenar.

    • Fendy Permadi

      Bisa dijelaskan? Saya sendiri bingung dengan sejarah dan garis keturunannya, lalu siapakah pangeran khar/penggiran khar? Mohon bantuan pencerahannya

      • Sultans in Indonesia

        Dear Fendi,
        Sumber kami untuk daftar raja Bulungan adalah Wiki. Info di Wiki biasanya betul.
        Bukan semua kerajaan di Kalimantan milik sultan; ada lebih kurang 3 yang bergelar sultan, yang lain bergelar Pangeran, Pangeran Ratu dll.
        Itu hal kompleks.
        Dengan hormat,
        Paul
        Penerbit website

  3. Datu Mamun is son of last sultan and claimant,but not installed by the dynasty as sultan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: