Salakanagara, kerajaan / Jawa – Prov. Banten

Kerajaan Salakanagara: 130 – 362. Terletak di Jawa, provinsi Banten.
Salakanagara, berdasarkan Naskah Wangsakerta – Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara (yang disusun sebuah panitia dengan ketuanya Pangeran Wangsakerta) diperkirakan merupakan kerajaan paling awal yang ada di Nusantara.

The kingdom of Salakanagara: 130 – 362. Located on west Java.
For english, click here

Prov. Banten

——————————-

Lokasi kerajaan Salakanagara


Garis kerajaan-kerajaan di Jawa: link


Foto sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa

* Foto sultan dan raja, yang masih ada di Jawa: link
* Foto keraton di Jawa, yang masih ada: link
* Foto Batavia (Jakarta) masa dulu: link
* Foto Jawa masa dulu: link
* Penyerbuan Batavia oleh Sultan Agung, 1628/1628: link
* Foto perang Diponegoro, 1825: link
* Foto situs kuno di Jawa: link


Video sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa

– Video Penguasa Monarki kesultanan Jawa Mataram, 1556 – 2020: link
– Video sejarah kesultanan Mataram, 1576-2020: link
– Video sejarah kerajaan Medang Mataram Hindu: link
– Video sejarah kerajaan Majapahit, 1293 sampai 1527: link
– Video raja-raja Majapahit hingga ke Mataram, 1293 – 1587: link
– Video sejarah kerajaan Jawa Timur, 1.5jt SM sampai 2020: link
– Video sejarah kerajaan Jawa Barat, 3000 SM sampai 2020: link
– Video sejarah kerajaan Jawa Tengah, 1.5jt SM sampai 2020: link


KERAJAAN SALAKANAGARA, 130 – 362

Sejarah kerajaan Salakanagara

Sumber: https://www.kompas.com/stori/read/2021/05/18/142720279/kerajaan-salakanagara-sejarah-letak-dan-raja-raja?page=all

Kerajaan Salakanagara ada pendahulu kerajaan Tarumanagara.

Kerajaan Salakanagara adalah kerajaan di nusantara yang berdiri antara 130-362 masehi. Salakanagara diyakini sebagai leluhur Suku Sunda, karena wilayah peradaban keduanya sama persis. Pendiri dan raja kerajaan Salakanagara bernama Dewawarman I, yang memerintah antara 130-168 masehi dengan gelar Prabu Darmalokapala Aji Raksa Gapura Sagara. Wilayah kekuasaan kerajaan Salakanagara meliputi daerah Jawa bagian barat, termasuk pulau yang terletak di sebelah barat Pulau Jawa dan laut yang membentang sampai Pulau Sumatera. Setelah berkuasa selama 232 tahun, kerajaan Salakanagara berada di bawah pemerintahan kerajaan Tarumanegara.

Sejarah kerajaan Salakanagara

Kerajaan Salakanagara cukup misterius karena terbatasnya sumber sejarah dan arkeologi seperti catatan ataupun peninggalan berwujud prasasti dan candi. Sumber sejarah utamanya adalah Naskah Wangsakerta – Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara. Menurut naskah tersebut, kerajaan Salakanagara diyakini sebagai kerajaan tertua di nusantara yang berdiri antara 130-362 M, sebelum kerajaan Kutai (400-1635 M).
Namun karena minimnya bukti keberadaan Salakanagara, kerajaan Kutai lebih dikenal sebagai kerajaan pertama di nusantara.
Menurut Naskah Wangsakerta – Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara, sejarah berdirinya kerajaan Salakanagara bermula ketika seorang pedagang dari India yang bernama Dewawarman menetap di Jawa, lebih tepatnya di Teluk Lada, Pandeglang. Dewawarman kemudian menikahi putri dari Aki Tirem, kepala daerah setempat.
Pada 130 masehi, Dewawarman mendirikan kerajaan Salakanagara dengan ibu kota di Rajatapura. Setelah menjadi raja dengan gelar Prabu Darmalokapala Aji Raksa Gapura Sagara, ia melakukan ekspansi untuk memperluas daerah kekuasaan. Wilayah kekuasaan kerajaan Salakanagara meliputi daerah Jawa bagian barat, termasuk pulau yang terletak di sebelah barat Pulau Jawa dan laut yang membentang sampai Pulau Sumatera. Letaknya yang strategis, membuat perahu yang melintas terpaksa harus singgah dan memberi upeti kepada Dewawarman. Raja Dewawarman I berkuasa selama 38 tahun, antara 130-168 masehi. Setelah itu, takhta kerajaan diteruskan oleh putranya, Dewawarman II yang bergelar Sang Prabhu Digwijayakasa Deawarman.

Letak kerajaan Salakanagara

Kerajaan Salakanagara terletak di daerah Jawa bagian barat. Terdapat tiga lokasi yang diyakini sebagai pusat pemerintahan kerajaan Salakanagara. Tiga lokasi tersebut adalah Teluk Lada (Pandeglang, Banten), Condet (Jakarta) dan Gunung Salak (Bogor).

Teluk Lada

Rajatapura disebutkan dalam Naskah Wangsakerta sebagai pusat pemerintahan Salakanagara yang terletak di Teluk Lada (Pandeglang, Banten). Dalam naskah tersebut, Rajatapura disebut sebagai kota yang diterjemahkan dalam bahasa Jawa. Dari sinilah kedelapan Raja Dewawarman memerintah dan menguasai perdagangan di seluruh Jawa.

Condet

Condet terletak di Jakarta Timur, yang berjarak 30 kilometer dari pelabuhan Sunda Kelapa. Daerah ini dipercaya sebagai ibu kota kerajaan Salakanagara karena memiliki aliran sungai bernama Sungai Tiram. Kata “Tiram” berasal dari nama Aki Tirem, mertua Dewawarman I, pendiri Salakanagara. Gunung Salak Gunung Salak di Bogor adalah gunung yang ketika siang berwarna keperak-perakan karena tersinari oleh terangnya matahari. Dalam Bahasa Sunda, Salakanagara berarti kerajaan Perak. Selain itu, pendapat ini juga dilandasi oleh kemiripan nama antara Salaka dan Salak.

Lokasi Salakanagara dan Tarumanagara
.
Click to enlarge --- klik untuk memperbesar

Click to enlarge — klik untuk memperbesar


Daftar raja

Deskripsi lengkap raja raja Salakanagara: klik di sini

  1. 130-168: Dewawarman I Prabu Darmalokapala Aji Raksa Gapura Sagara Pedagang asal Bharata (India)
  2. 168-195: Dewawarman II Prabu Digwijayakasa Dewawarmanputra Putera tertua Dewawarman I
  3. 195-238: Dewawarman III Prabu Singasagara Bimayasawirya Putera Dewawarman II
  4. 238-252: Dewawarman IV Menantu Dewawarman II, Raja Ujung Kulon
  5. 252-276: Dewawarman V Menantu Dewawarman IV
  6. 276-289: Mahisa Suramardini Warmandewi Puteri tertua Dewawarman IV & isteri Dewawarman V, karena Dewawarman V gugur melawan bajak laut
  7. 289-308: Dewawarman VI Sang Mokteng Samudera Putera tertua Dewawarman V
  8. 308-340: Dewawarman VII Prabu Bima Digwijaya Satyaganapati Putera tertua Dewawarman VI
  9. 340-348: Sphatikarnawa Warmandewi Puteri sulung Dewawarman VII
  10. 348-362: Dewawarman VIII Prabu Darmawirya Dewawarman Cucu Dewawarman VI yang menikahi Sphatikarnawa, raja terakhir Salakanagara
  11. Mulai 362: Dewawarman IX Salakanagara telah menjadi kerajaan bawahan Tarumanagara

Sumber: http://hindualukta.blogspot.co.id/2015/02/pendiri-kerajaan-salakanagara-dan-raja.html


Peninggalan kerajaan Salakanagara

 1) Menhir Cihunjuran

Situs yang menguatkan dugaan bahwa terdapat Kerajaan Salakanagara dapat kita jumpai  di Ciaruteun, daerah Cihampea, Kabupaten Bogor. Di lokasi situs banyak ditemukan umpak (penyangga tiang kayu). Setiap umpak memiliki ukuran yang cukup besar, yaitu 50 x 50 centimeter dan tinggi 75 centimeter. Di samping temuan umpak, di seputar situs juga banyak ditemukan adanya menhir, batu datar (dolmen; untuk upacara persembahyangan), batu berundak, dan lain sebagainya. Hal ini diindikasikan kepercayaan penduduk Salakanagara merupakan kepercayaan dengan budaya megalitik, yang memiliki sebuah kepercayaan yaitu menghormati roh leluhur.

Image result for Menhir Cihunjuran
2) Pemandian Cihunjuran

Terdapat di situs Cihunjuran Kabupaten Pandeglang. Menurut cerita rakyat, pemandian ini dulunya dipakai oleh Prabu Angling Dharma atau Aki Tirem atau Wali Jangkung.


3) Batu Dakon

Terdapat di Kecamatan Mandalawangi, tepatnya di situs Cihunjuran.
Disebut batu dakon karena memang ada lubang lubang seperti tempat menaruh biji dakon dalam papan dakon. Dalam batu dakon ini tidak ada keterangan aapun, jadi hanya bisa mereka reka penggunaan batu ini. Penyebutan dakon bukan ke arah penggunaannya bermain dakon, tetapi karena cekungan cekungan halus yang ada di permukaan batu ini. Susunan lubang yang ada juga relatif berantakan (acak) sehingga tidak mirip dengan papan dakon.


Peta kuno Jawa

Klik di sini untuk peta kuno Jawa tahun 1598, 1612, 1614, 1659, 1660, 1706, 1800-an, awal abad ke-18, 1840.

Jawa, awal abad ke-18

1234


Sumber / Source

 – Sejarah dan daftar raja Salakanagara: https://mandala-wilwatikta.blogspot.com/2018/03/kerajaan-salakanegara.html
– Sejarah kerajaan Salakanagara di Wiki: Wiki
Sejarah kerajaan Salakanagara:  http://sepuluhauberalles.blogspot.co.id/2013/09/kerajaan-salakanagarakerajaan-tertua-di.html
Sejarah kerajaan Salakanagara: https://histori.id/kerajaan-salakanagara/
Sejarah kerajaan Salakanagara dan Daftar Raja:  https://mandala-wilwatikta.blogspot.com/2018/03/kerajaan-salakanegara.html


Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: