Singhasari, Kerajaan / Jawa Timur

Kerajaan Singhasari:  1222 – 1292. Terletak di Jawa timur.
Kerajaan ini didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222. Lokasi kerajaan ini sekarang diperkirakan berada di daerah Singosari, Malang.

The kingdom of Singhasari: 1222 – 1292. Located on east Jawa.

Provinsi Jawa Timur

Provinsi Jawa Timur


* Foto foto Jawa dulu, situs kuno dan Batavia: link


Sejarah / History Singhasari

I   Garis sejarah kerajaan Jawa / Line of history of kingdoms on Java: link

II   Sejarah / History kerajaan Singhasari

Kerajaan Singhasari
atau sering pula ditulis Singasari atau Singosari, adalah sebuah kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222. Lokasi kerajaan ini sekarang diperkirakan berada di daerah Singosari, Malang.
Berdasarkan prasasti Kudadu, nama resmi Kerajaan Singhasari yang sesungguhnya ialah Kerajaan Tumapel. Menurut Nagarakretagama, ketika pertama kali didirikan tahun 1222, ibu kota Kerajaan Tumapel bernama Kutaraja.
Pada tahun 1253, Raja Wisnuwardhana mengangkat putranya yang bernama Kertanagara sebagai yuwaraja dan mengganti nama ibu kota menjadi Singhasari.

Menurut Pararaton, Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjabat sebagai akuwu (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Ia mati dibunuh dengan cara tipu muslihat oleh pengawalnya sendiri yang bernama Ken Arok, yang kemudian menjadi akuwu baru. Ken Arok juga yang mengawini istri Tunggul Ametung yang bernama Ken Dedes. Ken Arok kemudian berniat melepaskan Tumapel dari kekuasaan Kadiri.
Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelanggelang, yang merupakan sepupu, sekaligus ipar, sekaligus besan dari Kertanagara (raja terakhir Singhasari) sendiri. Dalam serangan itu Kertanagara mati terbunuh.
Setelah runtuhnya Singhasari, Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota baru di Kerajaan Kadiri. Riwayat Kerajaan Tumapel-Singhasari pun berakhir.

– Sumber: link

klik peta untuk besar

Perkembangan Kerajaan Singhasari pada masa pemerintahan Kertanegara


————————-

Singhasari was a kingdom located in east Java between 1222 and 1292. The kingdom succeeded the Kingdom of Kediri as the dominant kingdom in eastern Java.
Based on the Kudadu inscription, the official name of the kingdom was the kingdom of Tumapel. According Nagarakretagama, when it was first established in 1222, the capital of the Kingdom of Tumapel was named Kutaraja.
In 1253, King Wisnuwardhana installed his son Kertanagara as yuwaraja and renamed the capital into Singhasari.

Singhasari (alternate spelling: Singosari) was founded by Ken Arok (1182-1227/1247), whose story is a popular children’s tale in Central and East Java.
In 1292 there was an uprising by Jayakatwang, bupati of Gelanggelang. In the uprising Kertanagara, the last king of Singhasari, was killed.
After the collapse of Singhasari, Jayakatwang became king and build a new capital in the kingdom of Kediri. The TumapelSinghasari kingdom came to an end.

– Source: Wiki


Daftar Raja / list of kings

* 1222-1227: Ken Arok (engl. link)
* 1227-1248: Anusapati  (engl.: link)
* 1248: Tohjoyo
* 1248-1268: Ranggawuni
* 1268-1292: Kertanegara (engl.: link)

– Sumber: link


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Singhasari: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Singhasari
Sejarah kerajaan Singhasari: http://sejarahbudayanusantara.weebly.com/kerajaan-singasari.html
– Sejarah kerajaan Singhasari: http://www.gurusejarah.com/2015/01/kerajaan-singhasari.html
Daftar Raja kerajaan Singhasari: link
– Nama raja kerajaan Singhasari: http://www.artikelsiana.com/2014/11/nama-raja-raja-kerajaan-singasari.html#

Peninggalan kerajaan Singhasari: http://kisahasalusul.blogspot.com/2015/12/peninggalan-kerajaan-singasari-5-candi.html
– Prasasti dan candi peninggalan kerajaan Singhasari: https://ulvaladiartygoblog.wordpress.com/2015/11/05/prasasti-prasasti-kerajaan-singasari/

English

– History of Singhasari: Wiki
History of Singhasari: link
History of Singhasari: link


Candi Kidal adalah salah satu candi warisan dari kerajaan Singasari

Candi Kidal adalah salah satu candi warisan dari kerajaan Singasari. Sumber: https://blingjamong.wordpress.com/2014/02/09/kerajaan-singosarisinghasari/

Candi Sumberawan, Singosari, Malang, Jawa Timur.

Candi Sumberawan merupakan satu-satunya stupa yang ditemukan di Jawa Timur. Dengan jarak sekitar 6 km dari Candi Singosari, Candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Singasari dan digunakan oleh umat Buddha pada masa itu. Pemandangan di sekitar candi ini sangat indah karena terletak di dekat sebuah telaga yang sangat bening airnya. Keadaan inilah yang memberi nama Candi Rawan. Sumber: https://blingjamong.wordpress.com/2014/02/09/kerajaan-singosarisinghasari/

Candi Jawi. Candi ini terletak di pertengahan jalan raya antara Kecamatan Pandaan – Kecamatan Prigen dan Pringebukan. Candi Jawi banyak dikira sebagai tempat pemujaan atau tempat peribadatan Buddha, namun sebenarnya merupakan tempat pedharmaan atau penyimpanan abu dari raja terakhir Singhasari, Kertanegara. Sebagian dari abu tersebut juga disimpan pada Candi Singhasari. Kedua candi ini ada hubungannya dengan Candi Jago yang merupakan tempat peribadatan Raja Kertanegara. https://blingjamong.wordpress.comSumber: /2014/02/09/kerajaan-singosarisinghasari/

Prasasti Wurare adalah sebuah prasasti yang isinya memperingati penobatan arca Mahaksobhya di sebuah tempat bernama Wurare (sehingga prasastinya disebut Prasasti Wurare). Prasasti ditulis dalam bahasa Sansekerta, dan bertarikh 1211 Saka atau 21 November 1289. Arca tersebut sebagai penghormatan dan perlambang bagi Raja Kertanegara dari kerajaan Singhasari, yang dianggap oleh keturunannya telah mencapai derajat Jina (Buddha Agung). Sedangkan tulisan prasastinya ditulis melingkar pada bagian bawahnya. Sumber: https://blingjamong.wordpress.com/2014/02/09/kerajaan-singosarisinghasari/

Candi Singhasari dibangun sebagai tempat pemuliaan Kertanegara, raja terakhir Singhasari.

Candi Singhasari dibangun sebagai tempat pemuliaan Kertanegara, raja terakhir Singhasari.

Candi Jago, Cberlokasi di Kecamatan Singosari

Candi Jago, Cberlokasi di Kecamatan Singosari Arsitektur Candi Jago disusun seperti teras punden berundak. Candi ini cukup unik, karena bagian atasnya hanya tersisa sebagian dan menurut cerita setempat karena tersambar petir. Relief-relief Kunjarakarna dan Pancatantra dapat ditemui di candi ini. Sengan keseluruhan bangunan candi ini tersusun atas bahan batu andesit. Sumber: https://blingjamong.wordpress.com/2014/02/09/kerajaan-singosarisinghasari/

Prasasti Manjusri

Prasasti Manjusri. Prasasti Manjusri merupakan manuskrip yang dipahatkan pada bagian belakang Arca Manjusri, bertarikh 1343, pada awalnya ditempatkan di Candi Jago (sekarang tersimpan di Museum Nasional dengan nomor inventaris D. 214). Candi Jago atau Candi Tumpang atau Candi Jinalaya (pura) merupakan tempat asalnya patung Manjusri ini. Candi tersebut mula-mula didirikan atas perintah raja Kertanagara untuk menghormati ayahandanya, raja Wisnuwardhana yang mangkat pada tahun 1268. Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Manjusri

Prasasti Singosari

Prasasti Singosari. Prasasti Singhasari, yang bertarikh tahun 1351 M, ditemukan di Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur dan sekarang disimpan di Museum Gajah. Ditulis dengan Aksara Jawa. Prasasti ini ditulis untuk mengenang pembangunan sebuah caitya atau candi pemakaman yang dilaksanakan oleh Mahapatih Gajah Mada. Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Singhasari_1351


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: