Dewa Awan Mas Kuning, Kedatuan / Nusa Tenggara Barat – Sumbawa

Kedatuan Dewa Awan Mas Kuning terletak di pulau Sumbawa, di daerah Selesek.

Pulau Sumbawa

Provinsi Nusa Tenggara Barat


* Foto kerajaan-kerajaan Sumbawa: link
* Foto situs kuno di Sumbawa: link


Sejarah kedatuan Dewa Awan Mas Kuning

Tahun 1520: Terbentuknya Pemerintahan kedatuan Dewa  Awan Mas Kuning

Pada tahun 1520 terbentuklah sistem pemerintahan dengan nama Pemerintahan kedatuan Awan Mas Kuning yang membawahi 7 kelompok pemukiman. Kepala pemerintahan dipimpin langsung oleh Dewa Datu Awan Kuning dan wakilnya adalah Cek Bocek. Atas mandat dari Dewa Datu Awan Mas Kuning maka dalam menjalankan roda pemerintahan Cek Bocek membentuk kementrian yaitu; Kementerian Teme Dodo, Selesek (Cek Bocek), Kota Kedatuan Suri , Lebah (Kanurunan Lebah) dan Beru – Jeluar (Panyeberu). Sementara Dewa Datu Awan Mas Kuning mendapatkan sebutan baru, yaitu Balang Kelap.  Seluruh jalannya roda pemerintahan ini di kontrol oleh wakil kepala, yaitu Cek Bocek.

Pada tahun 1628 Dewa Datu Awan Mas Kuning meninggal dunia. Kemudian pemerintahan dilanjutkan oleh putra pertamanya, yaitu Dato M Hatta. Pemerintahan Dato M Hatta berjalan selama 62 tahun. Tahun 1692, Dato M. Hatta meninggal dunia, kemudian pemerintahannya dilanjutkan oleh putra pertamanya yang bernama Pua’ Dayu Usman.

– Sumber: http://cekbocek.blogspot.nl/2011/09/sejarah-dan-situs-peninggalan-leluhur.html

Untuk sejarah lengkap, klik di sini


Daftar Datu

* 1628: Dewa Datu Awan Mas Kuning meninggal dunia.

* 1628-1692: pemerintahan dilanjutkan oleh putra pertamanya, yaitu Dato M Hatta. Pemerintahan Dato M Hatta berjalan selama 62 tahun.
* 1692-1728: Pemerintahan Pua’ Dayu Usman (Pua Adat)

* 1728-1814: Ne’ adat Tunru bin Usman memerintah,, kemudian pemerintahan diwariskan pada keturunannya.

* 1814-1912: H.  Damhudji  dari tahun 1814-1912.

* 1912-1959: ne’ adat H Damhuji.


Peta kuno Sumbawa th.1800an

Peta lokasi kerajaan-kerajaan di pulau Sumbawa


 

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: