Susoh, negeri / Sumatera – Prov. Aceh, kab. Aceh Barat Daya

Negeri Susoh terletak di Aceh, kab. Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, Sumatera.

Lokasi kab. Aceh Barat Daya


Garis kerajaan-kerajaan di Sumatera: link


Foto kesultanan Aceh

* Foto kesultanan Aceh Darussalem: link
* Foto raja-raja kerajaan kecil di Aceh: link
*
Foto Aceh dulu: link
*
Foto perang Aceh-belanda (1873-1903): link


Foto kerajaan-kerajaan di Sumatera

* Foto sultan dan raja yang masih ada di Sumatera: link
* Foto sultan dan raja di Sumatera dulu: link

* Foto Istana kerajaan di Sumatera: link


NEGERI SUSOH

Negeri Susoh didirikan oleh Datuk Baginda dan Datuk Tuha yang awal kedatangannya dimulai sejak tahun 1665 M dari Pariaman Sumatera Barat, hingga sampai ke daratan ini ditahun 1666 M.
Para pendiri Susoh adalah meraka yang berdarah Aceh menetap di Minangkabau sebagai wakil Sultan Aceh yang berkuasa selama 40 tahun di Pariaman, kemudian terusir akibat adanya Traktat Painan dan serangan dari VOC beserta Masyarakat Minang.
Susoh merupakan pusat perdagangan dengan beberapa negeri sekitarnya, seperti Kuala Batu, Blangpidie, Lhok Pawoh Utara (Tangan-Tangan) dan Manggeng, serta dengan negeri Gayo Lues (Patiambang).

Kenegerian Susoh mulai berkembang pada abad ke-17 (1601-1700 M). Kedatangan sejumlah koloni Aceh dari Minang  terbagi dalam dua fase, yaitu fase pertama atau yang awal adalah kedatangan para datuk yang secara nasab masih bersukukan Aceh. Mereka datang dari Sumatera Barat bermigrasi ke daerah barat Aceh (Susoh) yang diperkirakan terjadi pada bagian kedua abad ke-17, karena semenjak Belanda menduduki Sumatera Barat melalui Traktat Painan tahun 1663 M.
Fase kedua yaitu kedatangan rombongan Teuku Nanta Teuleubeh yang bergelar Datuk Makhdum Sati pada abad ke-18 dimasa pemerintahan Sultan Jamalul Alam Badrul Munir (1711-1733 M).
Datuk Makhdum Sati sendiri adalah anak dari  Laksamana Muda Nanta yang ditugaskan oleh Sultan Iskandar Muda sebagai panglima angkatan perang Aceh di Andalas Barat tahun 1630, anak dari Laksamana Muda Nanta yaitu Teuku Nanta Teuleubeh yang digelari Datuk Makdum Sati datang ke Meulaboh dan mendarat di Rantau Dua Belah; kelak kemudian beliau membuka Negeri Woyla.

Teluk Susoh pada abad ke-18 dan awal abad ke-19 merupakan salah satu pusat perdagangan di pantai barat Aceh dengan pelabuhannya di Kadai Susoh. Penduduk-penduduk yang ada di Susoh kemudian menyebar ke berbagai daerah di pantai barat tersebut.

Rumah Syahbandar Susoh Tahun 1894


KERAJAAN-KERAJAAN KECIL DI BAWAH KESULTANAN ACEH

– Untuk sejarah lengkap: klik di sini

Kesultanan Aceh Darussalam dipimpin oleh sultan bergelar Sultan Imam Adil.
Bentuk pemerintahan kesultanan Aceh adalah federasi. Disebut federasi karena kesultanan Aceh menganut prinsip desentralisasi dengan memberikan otonomi yang tinggi bagi daerah bawahannya yaitu nanggroe dan mukim, apalagi untuk daerah taklukan.

Peta Uleebalang Aceh 1917


Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: