Laha, negeri / P. Ambon – prov. Maluku

Negeri Laha terletak di pulau Ambon, tepatnya terletak di ujung teluk Ambon, Kota Ambon, dibatasi oleh tanjung Alang dan tanjung Nusaniwe. Provinsi Maluku.
Laha mayoritas beragama Islam.

Lokasi pulau Ambon


* Foto raja raja negeri Laha: link
* Foto foto negeri, kerajaan dan suku di Maluku: link


Nederlands (bah. belanda)

* Klik Molukken en Nederland voor:
– lijsten met marga’s en negeri’s,
– zoekmachine voor marga’s,
– informatie over Molukkers in Nederland en molukse onderwerpen.


Raja negeri Laha

27 September 2011: H. Said Laturua, SE; dilantik 27 September 2011.
– Sumber:  link

Kapitan negeri Laha

Kapitan negeri Laha


Baileo negeri Laha

Rumah Baileo adalah rumah adat Maluku dan Maluku Utara. Rumah Baileo merupakan representasi kebudayaan Maluku dan memiliki fungsi yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Rumah Baileo adalah identitas setiap negeri di Maluku selain Masjid atau Gereja. Baileo berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda-benda suci, tempat upacara adat, sekaligus sebagai balai warga.
Lantai baileo dibuat tinggi karena dipercaya agar roh-roh nenek moyang memiliki tempat dan derajat yang tinggi dari tempat berdirinya masyarakat. Dan agar masyarakat tahu permusyawaratan yang berlangsung di balai.
– Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_baileo
* https://kangapip.com/rumah-adat-maluku/

Baileo negeri Laha

https://negerilaha.files.wordpress.com/2007/09/avseq01-006_0003.jpg


Sejarah negeri Laha

Laha adalah sebuah negeri yang terletak di pulau Ambon, tepatnya terletak di ujung teluk pulau Ambon yang dibatasi oleh tanjung Alang dan tanjung Nusaniwe. Negeri Laha pada mulanya bernama Toisapua Sopaini yang kemudian berganti menjadi Toisapua Sopaini Yamano Nusa Laha.
Negeri Laha terbentuk pada tahun 1314 dengan luas wilayah kurang lebih 500 Ha.
Negeri ini adalah negeri yang sangat berpegang pada adat leleuhur mereka, mempunyai bahasa tersendiri dan terdiri dari beberapa soa serta tanah Ulayat Negeri Laha. Telah mengalami perubahan dari nama negeri Laha menjadi desa Laha dan kini kembali menjadi negeri Laha. Luas wilayahnya pun telah berkurang setelah pemekaran kotamadya Ambon, dimana desa Tawiri yang dulunya merupakan salah satu dusun dari Negeri Laha kini telah menjadi desa yang otonom. Oleh: Toisapu.
– Sumber: http://rinoldipapasoka.blogspot.co.id/2012/01/v-behaviorurldefaultvmlo_26.html

Lokasi negeri Laha di P. Ambon


Daftar raja negeri Laha

.
* …. – 1812: Hading Mewar

* 1812 – 1875: Rabul Mewar
* 1875 – 1917: Hamzah Mewar
* 1917 – 1925: Vacant
* 1925 – 1936: Abdullah Mewar
* 1936 – 1946: Husein Mewar
* 1946 – 1953: Habib Ali bin Tahir
* 1953 – 1963: Vacant
* 1963 – 1982: Muhammad Mewar
* 1983 – 1987: Husein Henaulu
* 1987 – 1988: Ahmad Partola
* 1988 – 1994: Vacant
* 1994: Junaid Mear
* 1994 – 1998: Vacant
* 1998 – 2002: Franky Mewar
* 2002 –          : Habib Al-Fachri bin Tahir

– Sumber: link

Foto raja raja negeri Laha: link

Ambon tahun 1617


Marga, SOA dan Pela / Gandong negeri Laha

1) Nama Marga

Laturua
Mewar
– Sumber: Atlas Maluku

2) SOA

Negeri Laha pada awalnya dihuni oleh 5 Soa/Marga asli yang terdiri dari:

1. Soa Hehuat (Tuan tanah / Kepala Adat )
2. Soa Laturua ( Tabib/Tukang pengobatan)
3. Soa Mewar I (Raja)
4. Soa Mewal (Tukang)
5. Soa Mewar 2 (Penghulu/Imam.
– Sumber: https://negerilaha.wordpress.com/about/
3) Cari nama marga dan negeri

Daftar nama marga di Maluku, dan Negeri: nunusaku.com/pdfs
– Daftar Negeri di Maluku, dan marga: nunusaku.com/pdfs
– Daftar Negeri di Maluku, dan marga: Atlas Maluku

4) Pela dan Gandong

Negeri Laha pela dengan negeri Amahusu, Tial, Hatalai (Kumpulan Pela dan Gandong).
Pela dengan Sila (Atlas Maluku)

Sumber daftar Pela dan Gandong:
Atlas Maluku
Kumpulan Pela dan Gandong
Nunusaku.com


Subjek penting budaya Maluku

1) Penjelasan Marga, Matarumah dan SOA
2) Penjelasan Pela dan Gandong
3) Struktur pemerintahan dan masyarakat negeri negeri di Maluku
4) Baileo negeri maluku
5) Tarian Cakalele
6) lain

Untuk subjek penting, klik di sini


Peta Maluku kuno

Untuk peta kuno Maluku, 1493, 1616, 1630, 1700, 1706, 1714, 1750, 1750, 1753, 1756, 1764 klik di sini

Peta Maluku 1640 (Gilolo = Halmahera)


Sumber

Laha

– Sejarah Negeri Laha: https://negerilaha.wordpress.com/about/
– Sejarah Negeri Laha: http://rinoldipapasoka.blogspot.co.id/2012/01/v-behaviorurldefaultvmlo_26.html
– Daftar raja negeri Laha: https://negerilaha.wordpress.com/profile/
——————–

– Sumber daftar Pela dan Gandong: Atlas Maluku
– Sumber daftar Pela dan Gandong: Kumpulan Pela dan Gandong
– Sumber daftar Pela dan Gandong: Nunusaku.com

– Daftar nama matarumah dan negeri di Maluku: nunusaku.com/pdfs
– Daftar Negeri di Maluku, dan Matarumah: nunusaku.com/pdfs

– Penjelasan Pela dan Gandong: http://pelagandong.blogspot.com/2013/05/pengertian-pela-dan-gandong-sebagai.html
– Penjelasan Pela dan Gandong: https://id.wikipedia.org/wiki/Pela
– Penjelasan Pela dan Gandong: http://historymaluku.blogspot.com/2016/06/pela-gandong-hanya-di-maluku.html

– Struktur pemerintahan dan masyarakat Negeri di Maluku: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/maluku/struktur-pemerintahan-dan-masyarakat-negeri-maluku/
Sejarah Maluku: http://pelangimaluku.blogspot.co.id/2008/05/sejarah-maluku.html
– Sejarah Maluku: http://juliansoplanit.blogspot.co.id/2011/03/maluku-merupakan-salah-satu-propinsi.html
Sejarah Maluku: https://singalodaya.wordpress.com/2009/10/07/sejarah-maluku/comment-page-1/
.
Suku di Maluku: http://protomalayans.blogspot.co.id/2012/08/suku-di-maluku.html
– Suku di Maluku: http://www.lasamahu.com/2011/06/mengenal-suku-maluku-dari-dekat.html
– Asal usul penduduk Maluku:
http://www.angelfire.com/home/SiAPAPorto/asal_usul_mal.htm


Foto

laha ..

laha,.,

Raja Ambon. All the 34 raja’s, patihs and orang kaya’s of Ambon together with their staff and their banners with the symbols of the three kingdoms. About 1920. In the middle with crown: raja Leonard L. Rehatta van Soya. Photographer unknown. Picture from Pusaka (Indonesian Kingdoms Documentation Centre) in Vlaardingen (the Netherlands), used with permission of secretary Donald P. Tick.

Raja Ambon. All the 34 raja’s, patihs and orang kaya’s of Ambon together with their staff and their banners with the symbols of the three kingdoms. About 1920. In the middle with crown: raja Leonard L. Rehatta van Soya. Photographer unknown.


 

 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s